Meraih Bahagia & Sukses melalui IQ, EQ, SQ, PQ, AQ
bersama SEPIA Institute

Random Image

Siapa TOKOH KARTUN Sepia Modus Anda?
Coba saja fasilitas baru kami SEPIA Modus Online Quick Test!



Kini Anda bisa mendapatkan artikel SEPIA lewat email. Subscribe di menu sebelah kanan. Trims.



May 15, 2009

Buku Sepia : model diri Anda menentukan nasib Anda

George Soros lolos dari kebiadaban Nazi. Soros selalu mengenang ayahnya dengan bangga. Ayahnya adalah seorang yang cerdik. Ketika Nazi mengumumkan bahwa setiap Yahudi harus mendaftarkan diri, maka kebanyakan Yahudi berbondong-bondong mendaftarkan diri. Mereka taat dan patuh. Ayah Soros bertindak berbeda. Dia merasakan ada ketidakwajaran dari pengumuman Nazi tersebut. Alih-alih mendaftar, dia justru menyembunyikan identitas seluruh keluarganya. Soros kecil yang kebetulan bermata biru, dititipkan ke seorang kenalannya agar diaku sebagai anak, dan diberi identitas yang jauh dari Yahudi. Keluarga Soros lainnya juga berpindah-pindah disembunyikan oleh ayahnya. Ketika tragedi pembantaian holocaust terjadi, kaum Yahudi yang menurut himbauan Nazi mengalami nasib yang menyedihkan, tewas karena kebiadaban. Keluarga Soros selamat berkat kewaspadaan ayahnya. Soros mengenang hal itu dalam buku-bukunya. (more…)


May 6, 2009

Buku SEPIA, a small story

buku sepiaBuku SEPIA ini tidak akan Anda dapatkan lagi di toko buku. Gramedia juga tidak jual. Buku sulit laku? Bukan, bukan karena buku ini sulit laku, terbalik, justru karena buku ini pertama kali dijual tahun 2003 langsung menjadi best seller. Lalu dicetak lagi, juga habis lagi. Lalu tidak dijual lagi. Loh kok?

Karena semua penulisnya – termasuk saya – tampaknya kurang berminat menjual buku ini. Contohnya, tidak mengontak distributor buku. Ketika cetakan pertama habis di Gramedia, buku ini tidak dipasok hingga 1,5 tahun lamanya. Ketika dicetak lagi dan dijual lagi, dan habis lagi, ternyata hingga 3 tahun sesudahnya (yaitu sampai tahun 2009 ini) tidak juga kami memasoknya kembali ke toko buku. Juga menolak tawaran penerbit besar yang ingin mencetaknya. Aneh? (more…)


April 13, 2009

SDM Bagus, mahal harganya

The top software developers are more productive than average software developers not by a factor of 10x, or 100x, or even 1000x, but by 10000x. Nathan Myhrvold, CTO  Microsoft

Seorang programmer yang bagus bisa produktif 10 ribu kali lipat dibandingkan programmer biasa. Demikian ujar Nathan Myhrvold, Chief Technological Officer Microsoft.

Ya, kita bisa paham, karena kita sudah biasa mendengar transfer pemain sepakbola yang mencapai trilyunan rupiah. Seorang pemain striker yang bagus, bisa sangat produktif mencetak gol. kalau dia seorang ‘play maker’ seperti Ruud Gullit atau Zinedine Zidane, dia bisa sering menciptakan peluang gol. Bayaran mereka mencapai milyaran rupiah seminggu, dan nilai transfernya mencapai trilyunan.

Peter Drucker menyatakan bahwa pada akhirnya perusahaan-perusahaan saling bersaing untuk mendapatkan talenta terbaik. Perusahaan yang bagus bisa mendapatkan dan mempertahankan SDM yang bagus. Perusahaan yang buruk ternyata gagal mendapatkan dan mempertahankan SDM yang bagus ini. (more…)


March 22, 2009

Strike the Oil

“Loh, siapa nih yang berani nulis ‘gas’ di sini?” komentar teman saya sambil tertawa.

Dia geolog. Dan dia tahu, usia saya sebagai ‘interpreter geologi’ masih seumur jagung. Nah, seorang ‘textbook interpreter’ ini sudah berani mengambil kesimpulan bahwa ada gas di lokasi ini dan itu. Kami tertawa bersama. Saat itu kami sedang menyiapkan presentasi uji coba metode Waveform Tomography pada sebuah seksi seismik dengan struktur geologi cukup kompleks. Ini uji coba buta (blind test) dari sebuah perusahaan yang tertarik dengan teknologi kami.

Surprise, analisis itu ternyata sangat akurat! Tepat pada posisi yang kami tunjuk tersebut sudah terdapat ladang minyak (kami tidak tahu sebelumnya). Bahkan titik bor yang kami rekomendasikan ternyata hanya meleset 25 meter dari lokasi sesungguhnya. Jackpot. We strike the oil! (thanks to WaveTomo yang hasilnya memudahkan interpretasi) (more…)


February 10, 2009

Red Cliff Deep Blue

Red Cliff

red cliff filmKalau Anda sempat menonton film Red Cliff, maka tentu Anda mengenal tokoh Zhuge Liang. Dalam sejarah Cina, Zhuge Liang dianggap tokoh paling cerdik di jaman periode Tiga Kerajaan (Sam Kok). Zhuge, yang tidak bisa silat, memiliki pengetahuan yang mendalam tentang strategi militer, pengetahuan alam, sekaligus pengetahuan teknik. Beberapa inovasi dinisbatkan kepadanya, salah satunya adalah senjata panah yang dapat melontarkan beberapa anak panah secara beruntun.

Dalam kisah Battle of Red Cliff, Zhuge bersama Zhou Yu memanfaatkan kondisi alam untuk mengalahkan pasukan lawan yang lebih besar(sekitar 50 ribu pasukan mengalahkan 220 ribu pasukan). Kisah di abad 3 tersebut menjadi salah satu kisah yang paling banyak diceritakan dalam masyarakat Cina. Zhuge Liang sendiri menjadi identik dengan atribut ‘kejeniusan’ dalam masyarakat Cina.

Zhuge Liang adalah contoh menarik dari orang dengan kecerdasan power (PQ) tinggi. (more…)


June 1, 2008

Damai Pak Pos!

Melihat tayangan di TV, setelah BBM naik ternyata terjadi gejolak di berbagai daerah. Mahasiswa ngamuk. Di Jakarta mahasiswa membakar ban di jalan depan kampusnya. Di Makassar mahasiswa menganiaya polisi, yang dibalas dengan serbuan polisi ke kampus. Sopir angkutan umum juga ngamuk dengan mogok kerja, bahkan merusak angkutan umum lainnya yang masih memberikan layanan. Ada yang mogok makan. Ada yang bunuh diri (sangat memprihatinkan!).

Banyak orang punya kebiasaan ‘membunuh tukang Pos’, yaitu melampiaskan kemarahan kepada orang yang berada di depannya. Misalnya ada tukang pos yang mengantar surat. Ternyata surat tersebut terlambat datang dari jadwal semestinya. Seringkali kekesalan langsung ditumpahkan kepada Pak Pos yang mengantar surat itu. Kesalahan ditimpakan kepada tukang pos. Padahal, belum tentu itu salah si tukang pos. Boleh jadi si pengirim surat menuliskan alamat yang tidak jelas. Boleh jadi jalanan macet, atau sepeda motor Pak Pos mogok di jalan karena kurangnya biaya pemeliharaan. Bahkan boleh jadi pihak pengirim surat memang terlambat mengeposkan, namun tidak mau mengakui!

“Jangan bunuh Pak Pos nya”, berdamailah dengan dia karena bisa jadi dia hanyalah korban dari masalah lain yang sesungguhnya.

Seringkali YANG ADA DI DEPAN MATA BUKANLAH SUMBER MASALAH SESUNGGUHNYA. Cobalah kita analisis 2 atau 3 lapis di belakangnya. Mungkin kita bisa temukan penyebab sesungguhnya. (more…)


Artikel lama, dipilih random, yang mungkin bermanfaat bagi Anda.
http://sepia.blogsome.com/2005/10/30/pasif-income-untuk-dunia-pasif-amal-untuk-akhirat/


« Previous PageNext Page »


Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here