Meraih Bahagia & Sukses melalui IQ, EQ, SQ, PQ, AQ
bersama SEPIA Institute

Random Image

Siapa TOKOH KARTUN Sepia Modus Anda?
Coba saja fasilitas baru kami SEPIA Modus Online Quick Test!



Kini Anda bisa mendapatkan artikel SEPIA lewat email. Subscribe di menu sebelah kanan. Trims.



December 21, 2009

Penting lawan mudah

“Jadi, apa kiat Ibu dalam mengerjakan sesuatu. Apakah yang mudah dulu, misalnya?” begitu kira-kira pertanyaan Pak Ichsan kepada Bu Susi. Bu Susi ini adalah pemilik Susi Air, sebuah maskapai penerbangan perintis, dan juga seorang milyuner pengusaha komoditas laut dari Pangandaran Jawa Barat.

Hari itu, jurusan Teknik Penerbangan ITB (sekarang namanya Aeronautika ITB) mengundang Ibu Susi Pujiastuti yang menjadi inspirasi kami dengan semboyannya, ” Satu kilometer jalan raya tidak akan membawa kita kemana-mana. Satu kilometer landasan pesawat terbang akan membawa kita ke seluruh dunia.” (more…)


December 13, 2009

Prioritas

Ini yang dikatakan Peter Drucker, perumus ilmu manajemen. Bila Anda seorang pimpinan, maka salah satu tugas utama Anda adalah menetapkan prioritas. Anda susun hal-hal yang perlu dikerjakan, lalu diurut menjadi prioritas.

Selanjutnya ambil satu (atau maksimum dua) tugas untuk dikerjakan dengan sungguh-sungguh hingga tuntas.

Setelah tugas selesai dikerjakan, kembali lihat daftar prioritas. Tapi, JANGAN langsung ambil tugas berikutnya. (more…)


November 30, 2009

Fokus (bagian 3) : Peluang Terbaik

Tidak ada jawaban paling pasti untuk menjawab pertanyaa apa itu peluang terbaik. Sesuatu yang terbaik selalu terkait dengan kondisi dan waktu. Apa yang terbaik saat ini mungkin tak lagi terbaik untuk esok hari. Walau begitu, ada beberapa tips untuk mendeteksi peluang terbaik. Berikut tiga kriteria sederhana untuk menentukan peluang terbaik.

1. Dampak : memberi imbalan jangka panjang

Bagaimana kita yakin calon pendamping, tempat kerja, rumah, atau karir yang kita pilih adalah peluang terbaik? (more…)


November 23, 2009

Fokus (bagian 2) : dimanakah fokus diarahkan?

Orang yang fokus ternyata sering ‘tidak beruntung’. Hehe, benar, terlalu fokus menyebabkan kita tidak beruntung. Sebuah penelitian oleh Wiseman menunjukkan bahwa orang yang terlalu fokus seringkali justru luput dari peluang-peluang yang melintas di depannya. Orang yang gagal menunjukkan ciri sikap yang kaku dan tegang, sehingga perhatiannya hanya terpusat pada fokusnya. Sebaliknya orang yang beruntung, dalam penelitian Wiseman yang ditulis di buku Luck Factor, menunjukkan fleksibilitas dalam memindahkan fokusnya. (more…)


November 16, 2009

Fokus (bagian 1) : menjadi alami

“Sepertinya susah kalau memulai bisnis setelah berkeluarga,” komentar seorang teman saya.

“Selain perhatiannya banyak terpecah, juga kita jadi keluar dari zona nyaman,” katanya melanjutkan.

Memang demikian pula yang saya rasakan. Perhatian kita yang sudah berkeluarga akan terpecah dengan banyak urusan, mulai dari masalah mainan anak, anak sekolah, kesehatan, rumah, persoalan keluarga besar, hingga urusan karir dari pekerjaan yang sudah kita geluti. Masuk ke dunia bisnis tentu saja menambah kerumitan. Padahal kita menginginkan kenyamanan dan kebahagiaan. (more…)


August 2, 2009

Libur

Saat musim liburan justru keluarga saya tidak berlibur. Maksudnya, kami menghindari tempat-tempat untuk berlibur, misalnya Dunia Fantasi atau Kebun Binatang. Itu karena dulu kami pernah berlibur saat musim liburan, dan hasilnya adalah capek di jalan serta capek antri. Di DuFan Ancol, kami mengantri satu jam hanya untuk bisa naik mainan Bianglala. Liburannya tidak menghibur. Sejak saat itu kami sekeluarga berlibur saat orang lain tidak berlibur. Biasanya hari Selasa atau Rabu. Ada keuntungannya, sepi suasananya, jadi kami bisa melenggang santai. Ada kerugiannya, tidak semua fasilitas hiburan dinyalakan.

Musim liburan kemarin saya melanggar prinsip tersebut, walaupun istri sudah mengingatkan. Hari Minggu di bulan Juli, saat musim libur sekolah, kami mencoba ke taman buah Mekarsari di Bogor. Hasilnya? Kecewa. Untuk naik kereta antriannya sangat panjang. Batal, padahal sudah beli tiket. Anak mau pipis pun, antri di WC penuh. Padahal kami datang sudah hampir jam 3 sore, waktu yang kami perkirakan taman buah tersebut sudah mulai sepi. Sekali lagi, karena pengalaman buruk tersebut, kami menjadi semakin malas berlibur saat musim liburan. Kapok.

Kalau Anda di Bandung, saat hari libur Sabtu dan Minggu adalah saat yang tepat untuk… tetap di rumah! Itu karena jalanan di Bandung menjadi padat akibat tamu dari luar kota, terutama Jakarta.

Jadi apa itu libur? (more…)


Artikel lama, dipilih random, yang mungkin bermanfaat bagi Anda.
http://sepia.blogsome.com/2005/05/24/menyeimbangkan-pengembangan-kecerdasan/


Next Page »


Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here