Keuangan Kodok mati direbus
Kodok adalah hewan berdarah dingin. Kabarnya (saya belum mencoba sendiri) kalau kodok dimasukkan air dalam panci, kemudian dipanaskan pelan-pelan, maka si kodok akan terebus tanpa sadar, bahkan tidak pernah ingin melompat keluar. Ini dikarenakan suhu kodok ikut menyesuaikan dengan lingkungan sekitar secara perlahan, sehingga kodok tidak sadar bahwa air sekelilingnya sudah sedemikian panas sampai merebus dirinya.
Manusia, kita ini, makhluk berdarah panas. Artinya suhu badan kita relatif tetap. Namun dalam urusan keuangan sering kita bagai kodok berdarah dingin, tidak sadar kalau pelan-pelan pengeluaran terus naik sampai tiba-tiba matang terebus oleh hutang.. Biasanya diawali dengan penghasilan yang tiba-tiba meningkat, entah karena bonus akhir tahun, punya kartu kredit baru, atau disetujui dapat pinjaman ‘lunak’ dari bank. Karena ‘merasa’ punya uang, maka rencana belanja pun meningkat tak terasa. Tiba-tiba sudah pusing menghadapi pusing.
Salah satu kiat menghindari terjerat hutang ‘yang tak terkendali’ adalah dengan mempunyai indikator keuangan yang mudah dipantau. Konsepnya sederhana namun mewujudkan tidak mudah. (more…)







