Meraih Bahagia & Sukses melalui IQ, EQ, SQ, PQ, AQ

Random Image

Siapa TOKOH KARTUN Sepia Modus Anda?
Coba saja fasilitas baru kami SEPIA Modus Online Quick Test!

Kini Anda bisa mendapatkan artikel SEPIA lewat email. Subscribe di menu sebelah kanan. Trims.



March 25, 2007

Mind Mapping : cara mudah memakai otak

mindmapBuntu menemukan solusi? Macet dalam berkreasi? Cobalah mind mapping. Cara sederhana ini telah banyak membantu saya menyelesaikan pekerjaan.

Tony Buzan, pencipta metode mind map ini, terinspirasi oleh komputer di tahun 1971 yang dilengkapi dengan manual pemakaian hingga ribuan lembar. Dia heran, mengapa otak manusia yang jauh lebih hebat tidak disertai manual penggunaan? Maka dia menciptakan alat mind map sebagai cara memaksimalkan kerja otak.

Prinsipnya sederhana, cukup anda ikuti kemana otak berpikir, apa yang terlintas, apa yang teringat, dan tuliskan di atas kertas dalam bentuk coretan yang berkait-kaitan. Coretan tersebut dimulai dari tengah kertas sebagai pusat, kemudian mengembang keluar ke arah tepi kertas. Inilah konsep radiant thinking. (more…)


March 13, 2007

SEPIA di Telkom Pusat

“Harus berambisi, namun tidak ambisius,” kata Pak John Welly, direktur SDM Telkom, tentang karakter yang perlu dimiliki oleh seorang pegawai Telkom.

Saya senang dengan ungkapan ini, singkat dengan pesan yang padat. Berambisi namun tidak ambisius, menggambarkan sesuatu yang dinamis sekaligus seimbang. Dalam framework SEPIA, hal ini sangat sesuai dengan cerdas aspirasi (AQ) sehingga memiliki keinginan meraih cita-cita tinggi, sekaligus diimbangi dengan cerdas spiritual (SQ) sehingga tetap tawakkal dalam meraih cita-citanya tersebut. Banyak orang yang karena sangat spiritual jadi kehilangan ambisi, sebaliknya banyak yang punya ambisi tinggi tapi miskin nilai spiritual. SQ dan AQ seharusnya sinegis. Perbincangan ringan ini menjadi awal diundangnya SEPIA untuk berbagi wawasan di Direktorat SDM Telkom. (more…)


January 8, 2007

Memimpikan perusahaan 10 ribu karyawan

“Bapak itu berdosa loh…,” celetuk Pandu, sobat dekat saya dalam kegiatan berinvestasi.

“Loh, memangnya kenapa, Ndu?” tanya saya keheranan.

“Iya. Bapak itu sudah memperkenalkan SEPIA. Mungkin di ujung dunia sana ada orang yang tercerahkan, yang terbuka pemikirannya karena SEPIA itu. Kalau kemudian tidak dilanjutkan, wah bisa kecewa mereka…,” ujarnya dengan muka serius.

“Yah, maksud saya itu sekedar memulai. Siapa tahu kemudian ada yang bisa melanjutkan…,” sahut saya membela diri… dengan ragu-ragu.

Dan itulah yang terjadi. SEPIA yang sudah dirumuskan 5 tahun lalu (sejak hebohnya SQ oleh Danah Zohar), hingga kini masih berjalan tertatih-tatih. Hidup enggan, mati tak mau. Bukunya masih beredar sangat terbatas, susah dicari. Di toko buku Gramedia Bandung pun, judulnya salah ketik menjadi “5 kecrdasan utama” (bahkan tulisan ‘kecerdasan’ pun salah ketik menjadi ‘kecrdasan’ kurang huruf ‘e’), akibatnya banyak kenalan yang bilang, “Bukunya nggak ada tuh Pak di Gramedia…,” dan ketika saya coba sendiri tanya ke bagian informasi, “Ada buku SEPIA?”, dijawab petugas,” Ada nih pak, … novel ya..”

Novel? (more…)


November 7, 2006

Kelompok Peran hasil riset SEPIA Modus

Pada bulan Juni 2006 dilakukan tes SEPIA Modus terhadap sekitar 11 ribu siswa SMU se Bandung Raya. Tes SEPIA ini merupakan bagian dari acara Master Mind Motivation (MaMiMo) yang diselenggarakan oleh Diknas Bandung dengan sponsor PT Telkom dan organizer IZI Consulting.

Sebanyak 4852 hasil test yang valid diproses dengan Cluster Analysis dan Discriminant Analysis. Hasil analisis klaster berupa 5 kelompok tipikal siswa SMU yang kemudian disimpulkan menjadi KELOMPOK PERAN. Selanjutnya dari hasil analisis diskriminan dapat dibuat program penentuan kelompok dengan ketepatan pengelompokan (hit ratio) 96.4%. Tes ini dapat Anda ikuti secara online melalui SEPIA Modus Online Quick Test. (more…)


August 27, 2005

Training di Salman

Filed under: Aktifitas

Training di Salman sudah terlaksana dengan sukses.

Diikuti para guru dari 13 sekolah, ada pula dari umum. Foto-foto menyusul. :)


July 23, 2005

SEPIA di Izi

Filed under: Aktifitas

Tim SEPIA diundang untuk memberikan pembekalan tentang pengelolaan otak kanan dan paradigma SEPIA di Komunitas Belajar IZI Bandung.

Dalam acara selama dua jam tersebut disampaikan pentingnya mengubah paradigma belajar lama menuju ke paradigma baru SEPIA. Dunia terus berubah, namun kebanyakan orang masih menggunakan paradigma lama untuk menghadapi dunia yang baru. Hal ini disebabkan perbedaan pengalaman dari suatu generasi terhadap generasi sesudahnya. Padahal, setiap perubahan baru menuntut penyesuaian kembali dari setiap diri untuk mampu berperan dengan maksimal di kondisi baru tersebut.

Menurut Peter Drucker, abad 21 adalah era informasi dimana pekerja berpengetahuan (knowledge worker) adalah aset utama dalam dunia kerja. Era keunggulan mesin di masa industri telah lewat, kini jaman dimana pengetahuan seseorang bernilai sangat mahal. Banyak kreasi manusia yang sebelumnya tampak kurang bernilai berubah menjadi sangat bernilai, misalnya kemampuan dalam mencari informasi, kemampuan memadukan berbagai pengetahuan yang awalnya terpisah, dan kemampuan mewujudkan suatu ide baru. Bisnis film animasi komputer misalnya menjadi bukti bahwa suatu ide yang kemudian dituangkan dengan bantuan komputer dapat bernilai sangat mahal. Misalnya film Finding Nemo dari Pixar, selama masa pemutaran resmi sekitar 6 bulan mampu menghasilkan lebih dari 800 juta dolar. Jumlah yang amat banyak. Dan itu semua bagaikan suatu ide dari udara kosong yang kemudian dibuat dengan komputer , artinya murni dibuat dengan listrik saja. Suatu yang mustahil di masa industri, menjadi masuk akal di era informasi.

Tanya jawab sekitar kecerdasan aspirasi, kecerdasan power, dan peningkatan kemampuan otak setelah seseorang dewasa, menjadi topik tanya jawab pada acara tersebut.


Artikel lama, dipilih random, yang mungkin bermanfaat bagi Anda.
http://sepia.blogsome.com/2005/05/24/sepia-modus/


Next Page »


Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here