Libur
Saat musim liburan justru keluarga saya tidak berlibur. Maksudnya, kami menghindari tempat-tempat untuk berlibur, misalnya Dunia Fantasi atau Kebun Binatang. Itu karena dulu kami pernah berlibur saat musim liburan, dan hasilnya adalah capek di jalan serta capek antri. Di DuFan Ancol, kami mengantri satu jam hanya untuk bisa naik mainan Bianglala. Liburannya tidak menghibur. Sejak saat itu kami sekeluarga berlibur saat orang lain tidak berlibur. Biasanya hari Selasa atau Rabu. Ada keuntungannya, sepi suasananya, jadi kami bisa melenggang santai. Ada kerugiannya, tidak semua fasilitas hiburan dinyalakan.
Musim liburan kemarin saya melanggar prinsip tersebut, walaupun istri sudah mengingatkan. Hari Minggu di bulan Juli, saat musim libur sekolah, kami mencoba ke taman buah Mekarsari di Bogor. Hasilnya? Kecewa. Untuk naik kereta antriannya sangat panjang. Batal, padahal sudah beli tiket. Anak mau pipis pun, antri di WC penuh. Padahal kami datang sudah hampir jam 3 sore, waktu yang kami perkirakan taman buah tersebut sudah mulai sepi. Sekali lagi, karena pengalaman buruk tersebut, kami menjadi semakin malas berlibur saat musim liburan. Kapok.
Kalau Anda di Bandung, saat hari libur Sabtu dan Minggu adalah saat yang tepat untuk… tetap di rumah! Itu karena jalanan di Bandung menjadi padat akibat tamu dari luar kota, terutama Jakarta.
“Saya sedang merasa kurang hepi, karena kesibukan yang luar biasa,” celetuk Pak Arry jujur. Kami sedang makan siang bersama di hotel Aston, di kawasan Cihampelas Bandung. Perusahaan Pak Arry sedang mendapat banyak peluang bagus. Peluangnya menggembirakan. Namun jadwal bertemu orang membuat Pak Arry menjadi kekurangan waktu untuk bersantai.
“Pak Arry dan Pak Khairul ini orang yang luar biasa, jadi sudah saatnya membuat suatu karya yang besar, dan biarkan peluang mendatangi. Sudah bukan saatnya lagi mengejar peluang,” komentar Pak Agus Nggermanto, si pendiri APIQ. Kami tertawa bersama. Pak Agus sudah memulainya. Dia membuat karya, dan peluang mulai mendatanginya.
Diskusi berkembang menjadi topik tentang berlibur. “Saya selalu mengagendakan libur, minimal sehari dalam seminggu,” kata Pak Agus.
“Tapi yang kita anggap hari libur itu ternyata sering tidak bisa dipakai bersantai loh. Ada acara dengan keluarga misalnya, mungkin itu kewajiban, jadi bukan libur,” sahut Pak Arry. “Berlibur itu artinya, mungkin, kita bisa bebas melakukan hal yang kita inginkan,” lanjut Pak Arry.
“Kalau saya bisa selalu berlibur, tapi pendek-pendek,” kata Pak Dimitri yang baru bergabung.
“Wah, itu belum libur Pak,” kata Pak Arry, ” mestinya waktunya kontinyu. Kalau terputus-putus, masih bukan libur namanya. Minimal 24 jam misalnya kita bisa melakukan hal yang kita inginkan tanpa diganggu. Nah, itu baru libur namanya….”
Kami tertawa bersama.
Jadi libur adalah : bisa melakukan hal yang kita inginkan dalam suatu kurun waktu yang kontinyu, tanpa diganggu.
Bebas melakukan apa saja. Mau tidur, boleh. Mau mengerjakan sesuatu - termasuk pekerjaan- secara serius juga boleh. Mau nonton film, boleh. Mau di rumah saja, boleh. Mau baca buku, boleh. Itu baru namanya berlibur.
Jadi kalau hari libur, tapi kesal tergadai oleh banyak kerjaan, itu belum libur. Juga kalau hari libur, tapi kesal antri di tempat hiburan, itu juga belum libur.
“Di bukunya yang baru, Outliers, Gladwell menyebut salah satu kriteria pekerjaan yang memuaskan adalah ‘otonomi’, mempunyai kebebasan melakukannya, dengan demikian kita menjadi gembira…,” tukas saya menimpali. Bebas memilih adalah kunci kegembiraan.
Mungkin itulah. Kalau Anda gembira dan terhanyut dengan pekerjaan Anda, mungkin sebenarnya Anda selalu dalam kondisi berlibur….
Yang tampak berlibur, ternyata tidak berlibur. Yang tampak bekerja, ternyata justru sedang berlibur. Kita akan selalu berlibur kalau memilih secara bebas untuk melakukan sesuatu secara gembira. Nah!
Bagaimana menurut Anda?







berlibur? bebas melakukan aktifitas sesuai dengan keinginan kita, baik santai maupun serius tanpa terbebani oleh apapun.
Comment by yani kurniawan — August 3, 2009 @ 6:24 am
bagai mana cara kerja agar selalu happy karena salah satu patner yang kurang mencocoki??????????terimakasih
Comment by fendick — August 3, 2009 @ 5:45 pm
Wah bagus Pak!
Diskusi harus kita lanjutkan lagi besok di tempat yang sama nih…
Comment by angger — August 5, 2009 @ 2:34 pm
Liburan merupakan kebutuhan yang tidak disadari oleh kebanyakan manusia
Comment by berfikirpositif — August 13, 2009 @ 5:06 am
yup..betul mas..sebagaimana org yg tinggal di bandung(meski saya bukan asli orang bandung) cuman bisa berkhayal kapan bandung bisa di nikmati lagi hanya oleh orang bandung aja…udah HEURIN KU TANGTUNG…
Comment by unie — August 14, 2009 @ 4:52 pm
memang anak kalo liburan disaat pikiran jenuh. untuk menyegarkan pikiran
Comment by nofasonic — August 16, 2009 @ 8:37 am
He..he… Bener banget mas Khairul, saya pernah ditugaskan ke luar kota, setelah sekian lama berkutat dengan pekerjaan dan rumah tangga. Tetapi ternyta saya merasa kosong, nelongso ketika kesibukan saya menjadi Ibu tidak bisa saya jalani selama bertugas di luar kota. Padahal setiap hari pulang kantor saya berharap punya sedikit waktu kosong untuk sendiri jauh dari keriuhan dan keriwehan… Ha..ha.. Ternyata canda anak2 itulah yg paling menghibur, obat capek paling mujarab
Comment by Luci — August 18, 2009 @ 12:59 pm
asyik bentar lagi liburan panjang tiba, mari bersiap siap
Comment by aksesoris wanita — August 25, 2009 @ 3:24 am
Blog anda OK dan unik Banget!. Submit tulisan anda di Kombes.Com Bookmarking, Agar member kami vote tulisan anda. Silakan submit/publish disini : http://bookmarking.kombes.com Semoga bisa lebih mempopulerkan blog/tulisan anda!
Kami akan sangat berterima kasih jika teman blogger memberikan sedikit review/tulisan tentang Kombes.Com Bookmarking pada blog ini.
Salam hormat
http://kombes.Com
Comment by Kombes.Com Bookmarking — September 2, 2009 @ 7:34 am
Salam….
nice blog
kunjungan perdanaku.. smg nanti bisa bolak balik mampir ksn…
salam kenal ya. met bulan Ramadhan. mg qt smua diberi kemudahan. lg sibuk apa nih sakarang?
semangat yuk…tukeran link yuk…!!!
www.ahmadfarisi.wordpress.com
Comment by Ahmad Farisi — September 7, 2009 @ 5:25 pm
yang penting tetap semangat walau gak libur. :d
Comment by sewa mobil murah — October 3, 2009 @ 7:54 am
liburan bagiku seh refreshing yang gak ada hubungannya dengan pekerjaan.
Comment by pasang iklan gratis — October 3, 2009 @ 7:56 am
Barangkali untuk kota-kota besar, tips ini sangat membantu, pak..
Tapi kalo di kota-kota yang sedang berkembang..sepertinya hari libur artinya hari untuk pergi ke tempat-tempat wisata…
Comment by putri — October 16, 2009 @ 3:21 pm
liburan memang asik jika ada paswordnya ya duit tentunya kemana naja pasti fresh lah.
ok sekalian PERHATIAN saya kasih info untuk semua yang baca bahwa ada web penipu juga LEMBAH.COM hati hati jangan mengikuti apa yang tertulis di dalam webnya isinya bohong semua lembah.com dan getgold.biz adalah milik dia juga ok salam kenal , thanks
Comment by Bisnis online — October 28, 2009 @ 6:57 pm