Meraih Bahagia & Sukses melalui IQ, EQ, SQ, PQ, AQ
bersama SEPIA Institute

Random Image

Siapa TOKOH KARTUN Sepia Modus Anda?
Coba saja fasilitas baru kami SEPIA Modus Online Quick Test!



Kini Anda bisa mendapatkan artikel SEPIA lewat email. Subscribe di menu sebelah kanan. Trims.


« Semakin baikRekreasi »

May 12, 2008

Main-main hasilnya bukan main

“Nggak perlu terlalu serius ikut trainingnya…, main-main saja tapii hasilnyaa… bukan maeen.. !!” Kata Ibu Rini sambil tersenyum. Sebagai pimpinan di bagian SDM Bank BTN Pusat beliau memberi sambutan sebelum acara training dimulai.

Jum’at pagi itu saya dan Pak Agus Nggermanto menjadi instruktur pelatihan. Bukan pelatihan SEPIA, tapi COBIT yaitu suatu standar untuk Teknologi Informasi (IT). Pelatihan kami berlangsung dengan suasana gembira seperti pesan Ibu Rini tadi. Santai tapi serius. Serius tapi santai. Dan tentu saja… main-main tapi hasilnya bukan main!

Bagi saya dan Pak Agus, jargon “main-main hasilnya bukan main” adalah jargon yang bukan main-main. Ini konsep dengan filosofis tinggi. Tahukah Anda bahwa banyak hal besar dimulai dengan main-main?

Jerry Yang hanya main-main saja saat mengumpulkan link-link terkait pemain basket NBA, tak dinyana jadi perusahaan besar Yahoo! Larry Page juga hanya main-main saat membuat Page Rank yang kemudian menjadi algoritma rahasia search engine Google. Steve Wozniak sekedar main-main saja membuat komputer rakitan pribadi yang kemudian diberi merek Apple oleh temannya, Steve Jobs. Microsoft pun dimulai dari penawaran main-main jasa program Basic untuk komputer Altair oleh Bill Gates yang baru berusia 17 tahun (Bill Gates dan Paul Allen bahkan belum melihat komputer Altair ketika membuat program demo Basic!).

Demikian pula ketika Bell menciptakan telpon. Dia main-main saja dengan ide menjual musik lewat kabel listrik (tak disangka akan menjadi penemu telpon dan mendirikan AT&T. Alexander Graham Bell hanyalah seorang guru bahasa isyarat bagi siswa tuna rungu). Setelah jadi milyuner, Bell juga main-main bikin pesawat terbang. Perusahaan pesawat itu masih ada hingga kini dengan nama Bell Labs yang biasa membuat pesawat super canggih untuk militer.

Ternyata “main-main” adalah resepnya orang sukses. Tentu saja ini bukanlah ‘main-main’ yang berkonotasi ‘tanpa tanggung jawab’ (ini jenis main-main yang salah), melainkan ‘main-main’ yang berarti ‘melakukan sesuatu dengan kegembiraan bermain’ (ini jenis main-main yang benar!). Melakukan sesuatu dengan ‘menikmati permainan’. Inilah resep orang sukses : main-main yang berpeluang memberi hasil bukan main!

Kapan kita bisa bekerja dengan main-main (yang benar)? Yaitu saat kita mengerjakan sesuatu yang kita sukai. Saat kita punya ‘passion’ terhadapnya. Saat kita punya sesuatu ’spiritual’ dalam apa yang kita kerjakan itu (spiritual tidak selalu agama/religi loh. Spiritual adalah yang membuat kita punya spirit/semangat). Jadi kalau Anda mengerjakan sesuatu yang Anda punya ‘passion’, maka Anda akan merasakan kegembiraan ‘main-main’. Sebaliknya jika Anda tidak merasakan kegembiraan ‘main-main’ dalam pekerjaan Anda, berarti Anda sedang mengerjakan sesuatu yang bukan ‘passion’ Anda.

Dalam Strategi Landak yang digagas Jim Collins di buku Good to Great, passion menjadi ciri di bidang apa Anda bisa menjadi hebat. Kalau Anda punya passion dalam suatu hal, lalu didukung talenta bisa menjadi salah satu yang terbaik di bidang itu, kemudian ada yang mau membayar apa yang Anda lakukan dengan passion tersebut, maka disitulah cikal bakal terjadinya ‘main-main hasilnya bukan main!’.

Nah, sudah ketemu belum kerjaan main-main yang hasilnya bukan main bagi Anda? Kalau belum, mulailah memasukkan ‘main-main’ dalam pekerjaan Anda sekarang. Pastilah nanti hasilnya akan menjadi bukan main!

Sst… jangan-jangan SEPIA ini juga cuma main-main belaka… ;)

khairulu Silahkan beri komentar ya..., tanya, kritik, atau menambah ...
Komentar Anda akan turut menyempurnakan ilmu kami, dan berharga buat pembaca lainnya. Tks! - khairul -

9 Comments »

    Gravatar Image
  1. menarik sekali..seru!!
    boleh saya pake judulnya buat signature pak?

    Comment by Andi — May 12, 2008 @ 5:49 am

  2. Gravatar Image
  3. Tentu boleh-boleh saja, karena pasti hasilnya boleh juga! Anda dan saya kan golongan orang biasa-biasa saja, namun karyanya bisa jadi luar biasa! Hehe

    Comment by khairulu — May 12, 2008 @ 9:03 am

  4. Gravatar Image
  5. Tulisan main-main yang maknanya BUKAN MAIN!
    Luar biasa!

    Comment by angger — May 13, 2008 @ 11:17 pm

  6. Gravatar Image
  7. Bukan Main…. (kagum)

    Comment by adikhresna — May 18, 2008 @ 10:10 am

  8. Gravatar Image
  9. main-main masuk blognya pak khairul, ternyata isinya seperti kata pak Angger, BUKAN MAIN. Rasanya tidak perlu baca buku tebal2 cukup masuk blog bapak, semua ada disini telah disarikan oleh sang empunya blog. terima kasih pak.

    Comment by gajahkurus — May 19, 2008 @ 1:54 am

  10. Gravatar Image
  11. ingin rasanya bisa “main-main” tapi gak tau cara bermain? Maudong ikut “main-main” he..he..

    Comment by noviria saputra — August 9, 2008 @ 3:27 pm

  12. Gravatar Image
  13. Dari main-main, jadi hobi, lalu jadi keasyikan dan akhirnya mendapatkan sesuatu yang bukan main. mungkin begitu?

    Comment by sulaiman — August 28, 2008 @ 8:25 am

  14. Gravatar Image
  15. sama pak, sayapun lebih senang bila pekerjaan itu berawal dari sekedar main main (maksudnya seperti hobi) , karena secara otomatis kita mencintai pekerjaan kita dan tidak terasa berat bahkan sampai lupa makan dan tidur (asal jangan kelupaan tar malah sakit)

    Comment by tolong.in — October 12, 2008 @ 9:51 am

  16. Gravatar Image
  17. bagaimana dengan pesan orang bijak ?
    kalau mengerjakan sesuatu jangan main-main yang serius!

    Comment by nurdin — November 21, 2008 @ 4:16 am

Leave a comment



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.


Artikel lama, dipilih random, yang mungkin bermanfaat bagi Anda.
http://sepia.blogsome.com/2007/12/07/formula-kerja-grand-slam/





Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here