Meraih Bahagia & Sukses melalui IQ, EQ, SQ, PQ, AQ
bersama SEPIA Institute

Random Image

Siapa TOKOH KARTUN Sepia Modus Anda?
Coba saja fasilitas baru kami SEPIA Modus Online Quick Test!



Kini Anda bisa mendapatkan artikel SEPIA lewat email. Subscribe di menu sebelah kanan. Trims.


« Tiga kata sakti untuk meneguhkan aspirasiMain-main hasilnya bukan main »

May 5, 2008

Semakin baik

Dialog 1:

“Apa kabar?”

“Baik.”

Ini dialog standar kalau dua orang bertegur sapa.

Dialog 2:

“Apa kabar?”

“Dahsyat!” (Sambil mengacungkan kepalan tangan.)

Antusias. Itulah perasaan yang muncul dalam diri kita dengan menjawab, “Dahsyat!”

Sayangnya jawaban ini kurang praktis diterapkan sehari-hari. Biasanya jawaban ini ada di kelas pelatihan motivasi.

Dialog 3:

“Apa kabar?”

“Semakin baik.”

Jawaban ini bagi saya terasa lebih nyaman. “Semakin baik” bernuansa positif dan jujur. Positif karena menimbulkan senyum (cobalah). Dan juga jujur, karena selalu ada yang semakin baik dari sebelumnya. Yang tadinya baik, lalu meningkat, berarti semakin baik. Yang tadinya sakit, lalu berkurang sakitnya, itu juga semakin baik (kalau kita sakit, lalu menjawab ‘baik’ atau ‘dahsyat’ tentu ada suara kecil yang protes bahwa jawaban kita tidak jujur. Kalau kita sakit lalu menjawab ’semakin baik’, masih selaras dengan keadaan sebenarnya, karena sakit yang berkurang. Jawaban itu juga berlaku sebagai do’a.)

Setiap hari ada saja hal yang menjadi ’semakin baik’. Mungkin penyelesaian pekerjaan kita, mungkin hubungan kita dengan pasangan, mungkin kesehatan kita, mungkin keuangan kita, mungkin ibadah kita, apa saja bisa menjadi semakin baik dari sebelumnya. Yang tadinya sholat sekali sehari, lalu menjadi 2 kali sehari, ini semakin baik. Yang tadinya sholat di akhir waktu lalu menjadi di awal waktu, ini juga semakin baik. Yang tadinya merasa uang selalu tak cukup sehingga ngomel-ngomel, lalu menjadi lebih bersyukur karena masih punya uang walau sedikit, ini juga semakin baik.

Jawaban ‘baik’ dan ‘dahsyat’ adalah jawaban kondisi saat itu (yang boleh jadi berbeda jauh dengan realita, sehingga ada suara kecil yang protes). Sedangkan jawaban ’semakin baik’ adalah jawaban proses yang sedang dialami. Jawaban ini lebih selaras dengan keadaan sebenarnya. Penambahan kata ’semakin’ ternyata membuat perbedaan besar bagi perasaan kita. Sama halnya perbedaan besar antara pernyataan ‘Aku kaya’ dengan ‘Aku sedang dalam proses menjadi kaya’. Jawaban terakhir lebih jujur sekaligus positif sehingga menimbulkan perasaan menyenangkan yang selaras di hati.

Mari langsung kita praktekkan.

“Hai, apa kabar?”

(Anda jawab: ….)

khairulu Silahkan beri komentar ya..., tanya, kritik, atau menambah ...
Komentar Anda akan turut menyempurnakan ilmu kami, dan berharga buat pembaca lainnya. Tks! - khairul -

18 Comments »

    Gravatar Image
  1. semakin baiiiikk

    Comment by syahrir — May 5, 2008 @ 6:47 am

  2. Gravatar Image
  3. baik,
    dahsyat,
    semakin baik,
    yang terbaik,

    Comment by angger — May 5, 2008 @ 2:26 pm

  4. Gravatar Image
  5. kabar apa nich… :D

    Comment by siswanto — May 7, 2008 @ 12:08 am

  6. Gravatar Image
  7. Iya ya pak, baru tau jawaban yang seperti ini, setiap ada teman bertanya dan saya jawab “baik”. Rasanya ada yang kurang di hati. Trims ya pak….

    Saya semakin baik hari ini saat menulis komen ini….

    Comment by adjie — May 8, 2008 @ 2:29 am

  8. Gravatar Image
  9. semakin baik berarti juga memberi motivasi, kita semakin baik, dan akhirnya bener2 baik deh :) thanks masukannya ya

    Comment by Turmudji — May 13, 2008 @ 5:58 am

  10. Gravatar Image
  11. kayaknya asik.. hehe
    saya jadi sangat termotivifasi, tnx ya pak :D

    Comment by vyrent — May 13, 2008 @ 6:35 am

  12. Gravatar Image
  13. bagus juga
    sebagai latihan alam bawah sadar…
    seperti kiat bilang “Aku pasti Bisa”
    Ini juga dengan mengatakan semakin baik
    maka semuanya akan “Semakin Baik”
    Apa kabar ?

    Comment by Mujayanto — May 19, 2008 @ 4:02 am

  14. Gravatar Image
  15. Semakin baik, mas :)

    Comment by @Syarif — May 20, 2008 @ 2:27 am

  16. Gravatar Image
  17. Never feel better than this :D

    Comment by sandal — May 21, 2008 @ 9:10 am

  18. Gravatar Image
  19. Ngga pernah terpikir menjawab begitu. Setelah dicoba…betull…serasa ada motivasi untuk menjadi lebih baik lagi. Thanks banget ya..

    Comment by delina — May 23, 2008 @ 8:32 am

  20. Gravatar Image
  21. hari ini saya oke banget, eh bener lho jadi nyaman….. semakin baik gitu, trims

    Comment by dedesoelaeman — July 23, 2008 @ 8:21 am

  22. Gravatar Image
  23. hanya berlaku menjadi jujur itu kuncinya bagaimana kita bisa menjawab “semakin baik”. terimakasih pak, selama ini jauh dari pikiran saya hal sesederhana seperti ini namun memberikan impact kejujuran hati.

    Comment by RICO — July 28, 2008 @ 9:28 am

  24. Gravatar Image
  25. akhir-akhir ini di surabaya saya sering mendengar ungkapan:
    “Tambah sip…..!!”. Yang saya kira selaras dengan semangat penulisan tema ini.
    Tapi, klo ungkapan tadi ditambahi dengan satu frase “ae”, (yang kemudian menjadi: Tambah sip ae..”, maka nadanya jadi negatip.

    Comment by fahmi — August 20, 2008 @ 12:39 am

  26. Gravatar Image
  27. apa kabar,om?

    Comment by santos — August 28, 2008 @ 4:59 am

  28. Gravatar Image
  29. Alhmadullillah semakin baik

    Comment by nurdin — November 21, 2008 @ 4:00 am

  30. Gravatar Image
  31. :-) Alhamdulillah semakin baik

    Comment by nurdin — November 21, 2008 @ 4:01 am

  32. Gravatar Image
  33. :-) Alhamdullillah semakin baik (-:

    Comment by nurdin — November 21, 2008 @ 4:03 am

  34. Gravatar Image
  35. ya….boleh-boleh
    SEMAKIN BAIK, alhamdulillah

    Comment by hidayat — January 4, 2009 @ 3:47 am

Leave a comment



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.


Artikel lama, dipilih random, yang mungkin bermanfaat bagi Anda.
http://sepia.blogsome.com/2008/02/09/kapan-menyerah/





Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here