Akhirnya manusia
Hari ini boleh jadi Anda sedang menginginkan mobil dan rumah. Orang lain ada yang menginginkan lulus kuliah dan menikah. Yang lain lagi sedang berharap usaha yang dirintisnya akan mendapat sambutan meriah dari konsumen. Kemudian 5 tahun berikutnya mungkin semua itu ada yang terwujud, juga ada yang belum terwujud. Pencapaian hidup manusia di dunia ini bermilyar ragamnya, namun akhirnya manusia hanya ada dua: akhir yang baik (husnul khotimah) dan akhir yang buruk (su’ul khotimah).
Dalam kisah-kisah yang sebagian disampaikan dalam hadits Nabi (sayangnya saya kesulitan melacak sumbernya), ada kisah tentang seorang pelacur yang diampuni dosanya olah Allah karena berusaha keras mengambil air dari sumur menggunakan sepatunya hanya untuk memberi minum seekor anjing yang kehausan. Sebaliknya ada kisah seorang wanita yang mendapat siksa neraka karena mengurung kucingnya hingga mati kelaparan. Ada kisah seorang pembunuh yang mati di tengah perjalanan untuk bertaubat sehingga Allah ampuni dosanya. Sebaliknya ada kisah seorang rajin ibadah yang berakhir mati disalib karena pembunuhan setelah dia dijerumuskan setan melalui mabuk minuman keras. Orang itu memang rajin ibadah, sayangnya ibadahnya tanpa ilmu sehingga mudah ditipu.
“Jangan sepelekan amalan-amalan kecil,” demikian kata ustadz Quraish Shihab dalam sebuah tayangan program Ramadhan, sambil mengingatkan kisah pelacur yang menolong anjing kehausan. Boleh jadi amalan kecil itulah yang menjadi jalan datangnya ampunan Allah.
Salah satu rahasia terbesar bagi seorang manusia adalah waktu kematian. Bisa jadi kita mati nanti sore, bisa jadi besok, bisa jadi lusa. Kita tidak tahu. Kematian itu sebuah peluang statistik. Ketika peluang tersebut berinteraksi dengan tepat terhadap kondisi yang dipilih atau dihadapi manusia, dia bisa terjadi. Peluang Anda mati saat membaca tulisan ini secara normal adalah sangat kecil. Namun kalau Anda membaca sambil minum segelas obat nyamuk Baygon, tampaknya peluang matinya berubah drastis menjadi hampir pasti akan mati.
Cara paling cerdas untuk mencapai akhir yang baik adalah dengan selalu berbuat baik. Ini ilmu statistik yang sederhana. Kalau lebih banyak baik daripada buruk, maka peluang akhir yang baik tentu lebih tinggi. Mungkinkah kita banyak buruknya namun berakhir baik? Mungkin saja, tapi peluangnya kecil. Silahkah banyak maksiat, berzina, korupsi, lalu berharap mati dalam keadaan baik. Yakinkah bahwa saat hampir mati uang korupsinya sudah lunas dikembalikan, sudah taubat dari berzina, dan sudah meninggalkan maksiat? Pasti berat untuk drastis berubah dalam sekejab. Jadi, agar peluangnya tinggi harus dibiasakan dan terus dilakukan perbuatan yang baik-baik.
Suatu ketika saya meminjam telpon istri. Saat ponsel dinyalakan, muncul tulisan di layar : upayakan husnul khotimah. Wah, bagus nih, pikirku. Maka tulisan itupun kucontek untuk ‘greeting words’ layar ponselku.
Ya Allah, jadikanlah kami kembali dalam husnul khotimah. Amin.







menarik juga tuh pake teori statistik (kebetulan lagi belajar statistik) dan memang betul teorinya, plus jangan pernah lupa selalu berdoa yang intinya ingin husnul khotimah.
Comment by iman — October 29, 2007 @ 2:42 am
ulasannya bagus pak, jd pengen ikut2an ngeset upayakan husnul khotimah di hape pas waktu dinnyalain
btw maap OOT, tgl 27 okt kemaren pak khiarul ikutan PestaBlogger nggak ?
Comment by adit — October 29, 2007 @ 7:26 am
hidup kadang jauh juga dari statistik
udah sekolah tinggi-2.. jadinya pengangguran
soalnya minta yang kerja enteng gaji gedhe
Comment by dhany — November 3, 2007 @ 3:57 am
aku suka banget ulasannya…makasih….Pak
Comment by rara — November 5, 2007 @ 9:53 pm
asik bgt ulasannya…
Comment by rara — November 5, 2007 @ 9:53 pm
Alhamdulillah…..terima kasih kang….banyak manfaatnya
Comment by Aripin — November 21, 2007 @ 6:32 pm
aq suka bgt baca postingan anda. keep on posting OK…..
Comment by raddith — November 28, 2007 @ 7:16 pm
mas,kok sy klo buka langsung dr web sepia.blogosme.com g bisa?tiap kali buka blog ini saya harus ewat google pakai kata kunci..
::: mungkin karena blogOSme, harusnya blogSOme….
Comment by agus tw — December 2, 2007 @ 2:17 pm
Nyontek Pesan Milik HP Istri? emang jarang ketemu istri mas?
Comment by Jauhari — December 17, 2007 @ 8:06 am
bagus juga…di awal paragraf ha,pir sedikit mengena dengn keadaan ku sekarang…hehehehe..jadi malu juga..
tapi metode peluang seperti itu memang harus dilakukan untuk semua kegiatan yang akan qta lakukan yang nanti diakhirnya dapat qta prediksi…yang penting usaha qta itu yakin benar..insya Allah peluang untuk benar itu gak akan 50:50 tapi 60 benar sisanya 40..
Comment by maman — December 27, 2007 @ 9:49 am
saya tertarik sekali dengan sepia sun
pikiran saya jadi terbuka
Comment by fahmi — May 28, 2008 @ 6:19 am
Assalamualaikum wr wb..
Anda mencari buku2 Agus Mustofa dan buku2 Best Seller lainnya ?
Silahkan masuk ke www.pembacabuku.com
Toko Buku Online yang hanya menjual buku2 Best Seller saja..
Ada diskon khusus untuk bulan Juni-Juli 2008
Buku yang anda pesan bisa dikirimkan ke rumah anda..
terima kasih
Wassalamualaikum wr wb..
Oki Indro Priambodo
www.pembacabuku.com
Comment by Oki — June 26, 2008 @ 8:45 am