Meraih Bahagia & Sukses melalui IQ, EQ, SQ, PQ, AQ
bersama SEPIA Institute

Random Image

Siapa TOKOH KARTUN Sepia Modus Anda?
Coba saja fasilitas baru kami SEPIA Modus Online Quick Test!



Kini Anda bisa mendapatkan artikel SEPIA lewat email. Subscribe di menu sebelah kanan. Trims.


« Pareto dan kisah Dunia yang tak adilKISS : Keberanian Berpikir Sederhana »

August 1, 2007

Tumbuh

Mengapa bunga plastik tetap tak bisa seindah bunga asli? Mengapa kita senang melihat anak kecil padahal mungkin cukup merepotkan untuk mengurusnya?

Tumbuh. Itulah jawabannya.

Kita menyukai sesuatu yang tumbuh. Kita menyukai sesuatu yang baru setiap hari. Kita menyukai variasi. Kita juga menyukai sedikit ketidakpastian yang menyebabkan kita memiliki harapan surprise. Kalau kita tidak menemukan hal yang baru, maka kita mulai mengalami kebosanan. Bahkan andaipun kita memiliki sesuatu yang sangat indah pada mulanya, dia tak akan lagi menjadi indah kalau nilainya tidak tumbuh.

Semua hal yang menarik mempunyai sisi yang tumbuh. Lukisan antik pun juga tumbuh. Tumbuh nilai keantikannya karena waktu. Bagi sebagian orang keantikan adalah hal yang sangat bernilai. Bagi orang lain mungkin keantikan kurang bernilai.

Sewaktu istri saya masih kerja dahulu, kami biasa berbincang-bincang di dalam mobil saat saya mengantar istri ke kantor. Kami menjadi dekat, baik hati maupun pikiran. Sekarang, saat istri lebih banyak bersama anak di rumah, saya merasakan hal ada yang kurang. Itulah perbincangan di dalam mobil. Maka kami selalu menyempatkan berbincang-bincang bersama, entah di meja makan, atau di ruang keluarga saat anak-anak sudah tidur. Menurut saya, kesulitan dalam berkeluarga bukanlah saat kekurangan uang, tapi saat kita dan pasangan tidak memiliki tujuan yang sama. Kebanyakan rumah tangga yang mengalami masalah keluarga bukanlah dikarenakan kekurangan uang, tapi karena kedua pasangan tak lagi memiliki tujuan yang sama. Bisa jadi tujuan mereka tidak berseberangan, hanya saja tidak satu tujuan. Masing-masing memiliki tujuan yang berbeda, dan saling tidak mendukung. Inilah awal berkurangnya keharmonisan rumah tangga.

Saat awal berkeluarga tujuan pengikat bisa saja memiliki rumah sendiri. Saat sudah ada anak-anak tujuannya adalah membesarkan anak menjadi seorang yang shaleh dan sukses. Saat menjadi makin tua mungkin tujuan sudah berubah lagi. Selama pasangan tetap memiliki ‘tujuan bersama’, maka hubungan keduanya masih bisa terus tumbuh. Sebaliknya, bila masing-masing telah mengejar tujuan yang berbeda, maka hubungan dapat menjadi renggang.

Pekerjaan kita sama saja. Kalaupun awalnya menarik maka kian lama pasti kian tak menarik bila tak lagi Anda rasakan hal yang tumbuh darinya. Mungkin tumbuh itu berupa kenaikan pangkat dan gaji, mungkin Anda mulai menikmati ilmu dan kegiatan yang Anda lakukan, mungkin pula yang Anda hargai adalah variasi seperti misalnya perjalanan tugas ke berbagai tempat yang baru. Selama terus Anda merasakan sesuatu yang tumbuh pada nilai yang Anda hargai tinggi, selama itu pula pekerjaan akan menyenangkan.

Setiap dari kita tentu memiliki cita-cita. Bila Anda setuju untuk meraih cita-cita sekaligus memiliki hubungan yang baik dengan orang yang Anda sayangi, maka usahakanlah agar cita-cita kita dengan pasangan mempunyai titik temu. Pasangan yang harmonis biasanya memiliki cita-cita bersama, yang juga dilakukan bersama secara sinergis. Mungkin mereka bekerjasama dalam kegiatan bisnis, atau berkegiatan bersama dalam acara sosial, atau suami dan istri bersinergi dalam pekerjaan kantor suami (yang paling sering adalah istri aktif di kegiatan sosial kantor suami). Apapun bentuknya, tujuan yang sama bisa mendekatkan hati dan pikiran. Bila satu tujuan telah dicapai, tumbuhkan tujuan bersama lainnya. Kuncinya adalah sering berbincang-bincang dengan pasangan.

Kita akan mengalami kebosanan bila sesuatu tidak tumbuh, termasuk dalam hal pekerjaan, pernikahan, bahkan kehidupan. Apa hal yang penting dari pekerjaan Anda? Apa hal yang penting dalam pernikahan Anda? Apa hal yang penting dalam kehidupan Anda? Pastikan hal tersebut terus tumbuh.

khairulu Silahkan beri komentar ya..., tanya, kritik, atau menambah ...
Komentar Anda akan turut menyempurnakan ilmu kami, dan berharga buat pembaca lainnya. Tks! - khairul -

7 Comments »

    Gravatar Image
  1. duuuu

    kebetulan aku lagi dikasi tugas buat bikin buku non fiksi,
    buku yang pengen aku bikin itu berjudul “apakah aku bahagia?”
    tolonglah bantu dengan berbagai pengertian atau segala hal yang menunjang bukuku nanti.

    Comment by vina — August 1, 2007 @ 12:36 pm

  2. Gravatar Image
  3. yang pasti tujuan manusia selalu berubah

    Ketika pengangguran berharap bekerja apapun asal gajian
    Setelah bergaji, menuntut gajian bertambah setiap tahun

    Itu juga karena tuntutan karena kebutuhan terus TUMBUH serpti Sunnatullah

    Comment by dhany — August 3, 2007 @ 2:05 am

  4. Gravatar Image
  5. Tumbuh = tidak tetap = tidak konsisten = berubah = Hidup
    Tidak berubah = Status Quo = Mati

    Comment by Abu Sulthan — August 9, 2007 @ 1:01 am

  6. Gravatar Image
  7. yang jelas tujuan akhir dari kita tumbuh terus seperti ini berarti meraih ridla-Nya kan, dengan segala ikhtiar dengan segala cara bagaimana menikmati hasil dari sebuah ikhtiar dengan berbagai warnanya …
    bukan berarti tujuan dari hidup kita itu berubah, yang berubah itu adalah paradigma kita … yang terus meluas menemukan berbagai kreatifitas dalam mencapai kesuksesan.
    terus cita2 yang mulia itu yang pertama untuk agama dulu … terus diri kita … terus ayah ibu-keluaraga-temen2 seperjuangan-lingkungan -kompleks …
    gitu kan ya?
    wah ada 5 kecerdasan to'’ q baru tawu ,,,
    terus bagi ilmunya ya … sambil nikmatin practice-nya … bagi yang itu juga. salam kenal SEPIA …

    Comment by ishaqy — October 17, 2007 @ 12:27 pm

  8. Gravatar Image
  9. apa2 saja kah pengertian taqdir itu menurut beberapa orang dan apakah hubungannya taqdir dengan ikhtiar

    Comment by ika yulianti reza — December 1, 2007 @ 3:33 am

  10. Gravatar Image
  11. “mungkin tumbuh itu berupa kenaikan pangkat dan gaji” … hehehe, klo malah rontok gimana ???

    Comment by alin — March 4, 2008 @ 9:45 am

  12. Gravatar Image
  13. tumbuh..tumbuh..dan tumbuh…

    Comment by sya — April 20, 2009 @ 8:15 am

Leave a comment



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.


Artikel lama, dipilih random, yang mungkin bermanfaat bagi Anda.
http://sepia.blogsome.com/2006/03/20/cara-kaya-5-bercita-cita-menjadi-investor/





Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here