Meraih Bahagia & Sukses melalui IQ, EQ, SQ, PQ, AQ
bersama SEPIA Institute

Random Image

Siapa TOKOH KARTUN Sepia Modus Anda?
Coba saja fasilitas baru kami SEPIA Modus Online Quick Test!



Kini Anda bisa mendapatkan artikel SEPIA lewat email. Subscribe di menu sebelah kanan. Trims.


« Mengelola iri hatiNganggur, kerja, ibadah, sama capeknya »

February 7, 2007

Kiat tidur

Jam kita berangkat dan bangun dari tidur mempunyai efek psikologis. Kalau kita bangun, dan merasa masih kurang tidur, maka kita cenderung merasa ngantuk dan mengalami ‘bad mood’, perasaan yang tidak enak. Padahal boleh jadi kita sudah tidur cukup lama.

Dulu, waktu mahasiswa, bila terpaksa begadang hingga dini hari, saya melakukan kiat kecil yaitu mengubah jam dinding di kamar saya menjadi lebih awal. Ini tipuan psikologis. Misalnya sebenarnya sudah jam 01.15 dini hari, maka sebelum tidur saya ubah jarum jamnya menjadi pukul 09.15 malam (pukul 21.15). Jadi, walau alam sadar tahu bahwa itu cuma tipuan, ajaibnya alam bawah sadar saya percaya saja, dan kemudian bisa memulai tidur dengan normal. Tentu saja saat bangun tetap menggunakan weker kecil sesuai jam aslinya, yaitu sekian menit sebelum jam 5 pagi. Lalu saya kembalikan jam dinding menjadi seperti semula. Rasanya memang sudah tidur 8 jam! Dan tubuh ini merasa cukup segar (walaupun sekitar jam 10 pagi akan mengalami kantuk).

Teman saya punya cerita lucu. Pernah suatu kali dia bersama teman-temannya tidur bersama dengan janji bahwa pagi harinya mereka akan lari pagi. Dari beberapa orang itu telah bersepakat untuk ‘ngerjain’ salah seorang dari mereka. Maka pada malam itu ada yang sengaja bangun lebih awal, kalau tak salah sekitar jam 2 dini hari, lalu membangunkan yang lain kecuali satu orang. Kemudian mereka ini mengubah jam dinding dari jam yang sebenarnya menjadi jam 5 pagi. Baru kemudian mereka membangunkan teman terakhir mereka yang masih tidur. Selanjutnya mereka berpura-pura semangat untuk olahraga pagi. Setelah selesai bersiap-siap, mulailah mereka lari pagi. Tentu saja komplotan bandel ini membiarkan teman mereka yang satu itu agar berlari kencang di depan, sementara mereka sendiri berjalan pelan-pelan. Kontan saja petugas hansip menjadi heran karena ada orang lari malam-malam! Hahaha.

Nah, berikut ini adalah kiat tidur yang lebih ilmiah. Deepak Chopra menulis tentang seni tidur nyenyak yang ditemukan dalam kitab kuno Ayurveda. Deepak menuliskan kiat itu dalam buku yang terjemah Indonesianya berjudul “Tidur Nyeyak, Mengapa Tidak?” terbitan Ikon Teralitera, 2003 (judul asli: Restful Sleep, 1994). Secara garis besar waktu kita dalam dua puluh empat jam akan terbagi menjadi waktu yang ringan/mudah berubah (Vata), sedang (Pitta), dan berat/tenang/lambat (Kapha). Setiap waktu mempunyai durasi 4 jam, dan dimulai pada pukul 10 pagi, yaitu akhir masa Kapha dan masuk Pitta. Dengan demikian secara keseluruhan dalam 24 jam terjadi dua kali siklus, yaitu Pitta (10.00-14.00), Vata (14.00-18.00), Kapha (18.00-22.00), Pitta (22.00-02.00), Vata (02.00-06.00), dan Kapha (06.00-10.00). Itulah yang disebut siklus Dosha.

Kiatnya adalah berangkat tidur malam pada saat Kapha, yaitu saat berat dimana sesuatu menjadi lembam sulit berubah. Karena itu kiatnya adalah tidur sebelum atau tepat pukul 10 malam! Bila melewati masa Kapha, kita akan masuk masa Pitta dimana tubuh kita menjadi ringan dan riang. Itulah kenapa setelah melewati pukul 10 malam rasa kantuk tiba-tiba menguap dan tubuh kita menjadi lebih ringan, enteng, riang. Akibatnya kita baru ngantuk kembali setelah melewati pukul 12 malam, dimana kondisi fisik kita mulai jatuh kelelahan. Itupun sering diikuti sulit tidur dan kegelisahan. Jadi kiatnya adalah: tidur sebelum jam 10 malam. Demikian saran kitab Ayurveda.

Kiat yang lain adalah hasil penelitian ilmiah bahwa siklus tidur kita dari awal hingga mencapai REM (Rapid Eye Movement) seluruhnya berkisar 90 menit. Jadi bila kita bisa tidur sepanjang 90 menit (1,5 jam) dan kelipatannya, maka akan berpeluang bangun dalam kondisi segar karena siklus tidurnya tuntas dan tubuh mendapatkan cukup waktu istirahat. Jadi untuk mendapatkan kesegaran tubuh perlu diatur agar tidur kita bisa mencapai 1,5 jam, 3 jam, 4,5 jam, 6 jam, atau 7,5 jam. Selama ini anjurannya adalah tidur 8 jam yang merupakan pendekatan dari 7,5 jam (anggap 30 menit awal barulah memulai usaha tidur).

Sekarang saya sedang bereksperimen untuk tidur dengan target bangun pukul 03.30. Dengan demikian waktu yang ideal untuk memulai tidur bila mengejar total 6 jam adalah pukul 21.30. Sejauh ini hasilnya oke juga!

Oh ya, tidur dengan lampu dipadamkan atau remang-remang juga sangat membantu fisik kita untuk lebih cepat pulih. Kabarnya karena adanya lampu listrik telah menyebabkan manusia modern menjadi terus aktif hingga larut malam, dan akibatnya mengalami guncangan siklus tidur yang bisa berakibat insomnia. Manusia gua jaman dulu lebih sehat tanpa insomnia karena bisa tidur lebih teratur. Hehe.

khairulu Silahkan beri komentar ya..., tanya, kritik, atau menambah ...
Komentar Anda akan turut menyempurnakan ilmu kami, dan berharga buat pembaca lainnya. Tks! - khairul -

7 Comments »

    Gravatar Image
  1. waktu kuliah dulu saya juga punya problem dg tidur, siang hari saya kerja di Cikini jakpus dan pulang kerja harus kuliah samapai jam 10malam di jaktim, terus pulang ke Bekasi, sampai rumah jam 12malam terus begitu selama 7tahun(kuliahnya lama ya hehe) jadi sekarang kayak jetleg gitu lah hehe, baru bisa tidur kalau sudah lewat jam 12 malam, tapi sy punya resep bagaimana tidur singkat tapi nikmat, 1)BACA DOA 2)BAYANGKAN KITA TIDUR DI TEMPAT YG MENURUT KITA PALING NYAMAN, kalau saya membayangkan tidur di tepi danau 3)BEBASKAN NAPAS SEBEBASNYA 4)KENDURKAN SEMUA OTOT SELEMASNYA 5)KALAU PERUT MASIH KOSONG JG LUPA PESEN NASI GORENG DULU 6)ULANGI PROSES 1-4 7) TIDUUUURRRR

    Comment by Jibao — February 15, 2007 @ 1:26 am

  2. Gravatar Image
  3. Menarik juga, jadi pengen tanya…saya adalah seorang auditor yang karena kerjaan,mengharuskan saya tidur di atas jam 10.Bahkan bisa jadi baru tidur sekitar pagi hari. Kalau sudah begitu, bangunnya otomatis agak siang dan tentunya tidak dalam keadaan fresh. Jujur, saya iri sama orang yang dia bisa tidur dalam waktu 4 jam atau kurang dan tetap efektif bekerja di keesokan harinya. Kalau ada yang mau kasih tips, boleh juga tuh…

    Comment by putik — March 2, 2007 @ 6:16 am

  4. Gravatar Image
  5. haduh … saya udah insomnia kira2 tiga tahun semenjak jadi penyiar malam. Pernah pas hari libur akhirnya bisa tidur jam 10 malem … subhanallah enaknya. Jadi bisa bangun earlier buat tahjud dan subuh tepat waktu. Sekarang? Insomnia lageeee! Baru bisa tidur lewat jam 2 malam apapun kondisinya …. apa obat tidur bagus buat dikonsumsi ya?

    Comment by fajar — March 3, 2007 @ 5:03 pm

  6. Gravatar Image
  7. Saya juga mengalami kesulitan tidur,untuk memulai tidur sangatlah sulit, ini dimulai sejak Oktober 2005 jadi udah 1 tahun lebih, tiap malam kalo mau tidur harus minum obat tidur dulu, tidak terhitung dari CPZ,Diazepam,Xanax,Otede,Lelap ampe Antimo juga saya gunakan, sekarang saya ingin banget bisa tidur normal bebas dari obat,apakah bisa?saya pernah coba untuk tidur tanpa obat namun hasil semalaman ampe pagi kaga bisa2 tidur juga…tidur jadi sesuatu yang teramat berharga skrg bagi saya..mohon bagi teman2 yang baca artikel saya dan pengen membantu bisa kirimkan email ke stealerst@yahoo.com tentang kiat2 memulai bobo tanpa obat tidur…Terima Kasih sebelumnya..

    Comment by Michael — April 13, 2007 @ 5:19 am

  8. Gravatar Image
  9. Ass,

    Terlepas dengan perbedaan agama yang mungkin kita anut, namun saya ingin meluruskan bahwa tidur itu bukanlah jumlahnya yang penting. Tidur yang ideal memang dilakukan pada malam hari dengan tanpa penerangan yang berlebihan (remang-remang atau gelap). Persoalan tersulit adalah bila kita mengelola hidup kita termasuk tidur hanya dengan pendekatan ilmiah atau lainnya. Pada hal Tuhan sudah mengajarkan tidur kepada manusia. Semua agama yang dibawa oleh nabi termasuk agama nabi Adam as, nabi Isa as dan nabi Muhammad saw bernama islam (patuh dan tunduk kepada maunya Allah). Islam mengajarkan tidur dimulai dengan wudhuk, zikir, doa dan doa. Wudhuk adalah tindakan fisik tetapi berdampak non-fisik karena yang dibasuh adalah anggota badan yang memegang peranan penting dalam gerak gerik manusia. Zikir adalah kegiatan ritual menyebut nama-nama Allah yang baik. Sementara itu, doa merupakan senjata terampuh bagi kaum muslimin. Membaca selawat kepada nabi sebanyak-banyaknya merupakan strategi paling jitu untuk mengurangi resiko diperolehnya tidur tidak berkualitas. Tidur berkualitas merupakan dambaan banyak manusia di dunia ini. Jadi mari kita masyarakatkan tidur berkalitas dengan amalan seperti tadi.

    Yakinlah bahwa ajaran nabi benar. Kita saja tidak mau mempraktekkannya. Smg.

    Comment by Supli Effendi Rahim — June 11, 2007 @ 2:36 am

  10. Gravatar Image
  11. insa Allah kita masih dalam perlindunganNYA

    Comment by sanwani — June 12, 2008 @ 4:51 am

  12. Gravatar Image
  13. aslm, gini nih dari dulu saya punya ketergantungan dengan yang namanya game, hingga kalu mau tidur saja harus ngegame dulu baru bisa tidur nyenyak!!
    jadi kalu tidur biasanya lewat tengah malam!! gituu!!
    kalu dipikir2 aku biasa tidur pukul 1 kalu ngikutin saran di atas mestinya bangun jam 4.30 buat salat subuh, padahal kan susah banget buat gitu!! jam 5 bangun aj masih ngantuk T_T

    Comment by khadiq — October 15, 2009 @ 1:42 pm

Leave a comment



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.


Artikel lama, dipilih random, yang mungkin bermanfaat bagi Anda.
http://sepia.blogsome.com/2005/06/08/super-eksekutif/





Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here