Meraih Bahagia & Sukses melalui IQ, EQ, SQ, PQ, AQ
bersama SEPIA Institute

Random Image

Siapa TOKOH KARTUN Sepia Modus Anda?
Coba saja fasilitas baru kami SEPIA Modus Online Quick Test!



Kini Anda bisa mendapatkan artikel SEPIA lewat email. Subscribe di menu sebelah kanan. Trims.


« Mengapa kita mencintai Muhammad rasulullah?Curangnya Bank : : nasib konsumen penerima kredit »

March 20, 2006

Cara Kaya 6 : Bercita-cita Menjadi Investor

Menjadi investor? Bukankah cita-cita yang umum adalah menjadi dokter, menjadi pilot, menjadi insinyur, atau menjadi artis?

Ya, itulah cita-citanya orang yang tidak kaya (atau yang orang tuanya tidak punya ilmu menjadi kaya). Ini tidak bermaksud menghina, ini hanya sekedar menunjukkan perbedaan orang yang kaya dengan yang tidak kaya (kelas menengah atau miskin) dalam mendidik anaknya.

Didikan orang tua (yang tahu caranya) kaya adalah : jadilah investor, baru kemudian apa pun profesi yang kamu inginkan!

Setelah jeda yang sangat lama, saya kembali membuka buku Kiyosaki berjudul Guide to Investing. Ini satu di antara 3 buku Kiyosaki yang menjadi favorit saya. Buku yang lain adalah Retire Young Retire Rich, dan Cashflow Quadrant. Ya, Anda benar, saya menjadikan Kiyosaki sebagai salah satu guru saya. Virtual tentu saja.

Buku Guide to Investing ini cukup padat isinya dan saya tidak bermaksud menulis ulang isi buku ini (silahkan baca sendiri). Satu hal yang menarik untuk dikaji adalah esensi dari semua kegiatan yang Anda lakukan untuk menjadi kaya adalah ‘muara akhirnya’ yaitu : menjadi investor.

Anda boleh menjadi seorang karyawan (E:employee), sebagai seorang pekerja mandiri (S : self employee), atau menjadi bisnisman (B : businesss owner). Anda bebas memilih menjadi apa pun, atau sebaliknya tidak menjadi satu pun dari karyawan, pekerja mandiri, atau bisnisman itu. Namun Anda wajib menjadi investor (I : investor). Inilah satu-satunya jalan menjadi kaya.

Nah, karena kita dilahirkan dengan kondisi berbeda-beda, maka tidak semua orang langsung bisa terjun total sebagai investor. Kita perlu belajar dulu, perlu pengalaman dulu, dan perlu modal dulu. Itulah kenapa kita semua memerlukan profesi E, S, B, sebagai jembatan menuju profesi ultima yaitu sebagai I (investor).

Kalau begitu kita perlu segera terjun ke pasar saham dong? Atau ikut MLM (kata orang MLM)? Atau jual beli rumah?

Salah.

Langkah pertama adalah mengenal apa itu investasi. Dan jauh dari yang dibayangkan kebanyakan orang, investasi itu bukan main saham, bukan jual beli rumah, bukan juga rame-rame ikut MLM. Itu semua cuma disebut ‘kendaraan investasi’. Investasi menurut Rich Dad nya Kiyosaki adalah : sebuah rencana!

Investor Lesson #4 : Investing is a plan, not a product or procedure. Investing is a very personal plan. (Guide to Investing. Kiyosaki)

Saya kutipkan percakapan Kiyosaki dengan ‘ayah kaya’ nya sebagai berikut :

Dalam salah satu pelajaran saya (Kiyosaki - red.) mengenai investasi, ia (ayah kaya - red.) bertanya, “Tahukan kamu mengapa ada begitu banyak tipe mobil dan truk yang berlainan?”

Saya memikirkan pertanyaan itu sebentar, lalu menjawab, “Aku rasa karena ada begitu banyak tipe orang yang berlainan dan mereka mempunyai kebutuhan-kebutuhan yang berbeda. Seorang lajang mungkin tidak membutuhkan station wagon besar berkursi sembilan, tapi suatu keluarga dengan lima anak mungkin membutuhkan itu. Dan seorang petani akan memilih truk pickup daripada mobil sport dua kursi.”

“Tepat,” sahut ayah kaya. “Dan itu sebabnya produk-produk investasi sering disebut ‘kendaraan investasi’.”

“Mengapa istilahnya ‘kendaraan’?” tanya saya lagi.

“Sebab tugas semua kendaraan adalah membawamu dari titik A ke titik B!” jawab ayah kaya. “Suatu kendaraan investasi hanya membawamu dari titik finansial sekarang ke titik finansial yang kamu inginkan, entah kapan di masa mendatang.”

“Dan itu sebabnya investasi itu adalah rencana,” sahut saya sambil mengangguk pelan. Saya mulai paham.

“Investasi itu seperti merencanakan suatu perjalanan, misalnya dari Hawaii ke New York. Jelas, kamu tahu bahwa untuk awal perjalananmu sepeda atau mobil tidak akan memadai. Kamu perlu kapal laut atau pesawat terbang untuk menyeberangi laut,” kata ayah kaya.

“Dan sekali saya mendarat, saya bisa berjalan, mengendarai sepeda, atau bermobil, naik kereta api, bus, atau terbang ke New York,” tambah saya. “Semuanya kendaraan yang berbeda.”

Ayah kaya mengangguk. “Dan yang satu tidak lantas berarti lebih baik dari yang lain. Jika kamu punya banyak waktu dan betul-betul ingin melihat negeri ini, maka berjalan kaki atau naik sepeda akan menjadi yang terbaik. Tetapi jika kamu perlu berada di New York besok, jelas bahwa terbang adalah satu-satunya pilihan terbaik bagimu jika kamu ingin tiba tepat waktu.”

“Jadi banyak orang mengarahkan fokus pada suatu produk, misalnya saham, dan kemudian suatu prosedur, misalnya trading (jual-beli), tetapi sebetulnya mereka tidak mempunyai rencana. Itukan yang hendak Bapak katakan?” tanya saya.

Ayah kaya mengangguk. “Kebanyakan orang berusaha meraup uang dengan apa yang mereka anggap investasi. tetapi trading bukanlah investasi.”

“Kalau bukan investasi, lalu apa?” tanya saya.

“Trading adalah trading,” sahut ayah kaya. “Dan trading adalah suatu prosedur atau teknik. Orang yang memperdagangkan saham tidak berbeda dengan orang yang beli rumah, memperbaikinya, lalu menjualnya kembali dengan keuntungan lebih tinggi. Satu orang dagang saham, orang lain dagang rumah. Itu tetap trading. Dan trading adalah suatu profesi. Tetapi trading bukanlah apa yang aku sebut investasi.”

“Dan bagi Bapak, investasi adalah suatu rencana, rencana untuk membawa Bapak dari posisi sekarang ini ke posisi yang Bapak inginkan,” sahut saya sambil berusaha keras memahami batasan-batasan ayah kaya.

Ayah kaya mengangguk dan berkata, “Aku tahu ini agak dipaksakan dan terasa detil. Aku ingin melakukan yang terbaik untuk mengurangi kebingungan di seputar subyek investasi. Setiap hari aku bertemu dengan orang-orang yang mengira mereka sedang berinvestasi, padahal secara finansial mereka tidak beranjak kemana-mana. Mereka ibarat mendorong sebuah gerobak berputar-putar.”


Ketika membaca buku Guide to Investing saya sebenarnya tidak paham tentang ‘investasi adalah rencana’. Saya baru paham setelah membaca buku Retire Young Retire Rich yang menjelaskan konsep Wealth Ratio (WR).

Investasi adalah sebuah rencana maksudnya begini: dengan rencana tersebut Anda menggunakan berbagai kendaraan investasi untuk bisa berpindah dari miskin (WR=0) menjadi bebas finansial (WR=1) dan terus berkembang menjadi berkelimpahan (WR>1). Tentunya Anda masih ingat tentang konsep WR ini di tulisan sebelumnya.

Jadi, apapun yang sekarang sedang Anda kerjakan di kantor atau bisnis, Anda ‘tidak akan pernah menjadi kaya’ kecuali Anda mulai membuat rencana, kemudian berlatih menggunakan kendaraan investasi, dan selanjutnya menggunakan ilmu dan uang yang Anda peroleh itu untuk diubah menjadi sumber pasif income hingga WR>1.

Eh, ngomong-ngomong, bolehkan saya tidak memilih jadi investor? Ya boleh saja. Paling-paling Anda gagal jadi kaya (yang berarti terus menjadi budak masalah finansial). Kan menjadi kaya juga sebuah pilihan….

khairulu Silahkan beri komentar ya..., tanya, kritik, atau menambah ...
Komentar Anda akan turut menyempurnakan ilmu kami, dan berharga buat pembaca lainnya. Tks! - khairul -

34 Comments »

    Gravatar Image
  1. kalo bercita-cita menjadi investor, apakah hanya sekedar perencana saja? kalo hanya merencanakan saja tanpa dilaksanakan, kapan bisa jadi kaya?

    ::: setuju. harus mulai dilakukan sejak sekarang. kalau ditunda akan makin berat karena ‘biaya hidup’ (expense) setiap orang akan terus meningkat. semakin dini memulai belajar investasi akan semakin baik.

    Comment by ami — March 21, 2006 @ 9:14 am

  2. Gravatar Image
  3. kurang tepat mas, sebuah perencanaan, justru merencanakan sederet pelaksanaan, jadi bukanlah sebuah rencana yang sempurna jika pada akhirnya tidak dapat atau tidak mungkin untuk dilaksanakan, banyak orang yang berkata rencana tinggal rencana, justru disitulah kita pada akhirnya bisa membedakan sebuah rencana kedalam kategori rencana “matang,setengah matang dan mentah”, ayooo pilih yang manaaaa??

    ::: lebih baik punya ‘rencana yang buruk’ daripada tanpa rencana sama sekali ya… Ayuk kita bikin rencana. :)

    Comment by koko ajibawono — March 28, 2006 @ 9:49 am

  4. Gravatar Image
  5. orang yg tdk bisa berencana sama dengan merencanakan kegagalan karena tdk punya tujuan yg jelas dalam hidup tentang apa yg ingin dicapai, kpn waktu pencapaiannya, bagaimana caranya mencapainya dan sebagainya

    Comment by darma — August 11, 2006 @ 2:47 pm

  6. Gravatar Image
  7. Berencana berinvestasi maaf pak saya belum paham caranya. Apa menabung itu suatu investasi, walaupun sedikit jumlahnya dan memakan cukup waktu lama.

    Comment by armando — September 2, 2006 @ 3:15 pm

  8. Gravatar Image
  9. Investasi itu ’sebuah RENCANA’, jadi menabung bisa menjadi investasi selama kita tahu tujuan akhir dari menabung itu untuk dikonversi menjadi asset yang meningkatkat WR kita. Menabung sendiri hanya salah satu jalan antara. Menabungnya juga bisa bermacam-macam : nabung deposito, nabung ORI (obligasi), nabung asuransi, nabung tanah, nabung emas, dll. Semakin likuid (mudah diuangkan) biasanya juga semakin rentan merosot nilai daya belinya.

    Banyak pilihan dalam menabung, karena itu sebuah rencana yang berisi tujuan akhir, waktu/kapan, dan strategi (garis besar cara mencapai tujuan), menjadi dasar utama bagaimana kita memilih cara menabung yang paling tepat buat kita.

    Comment by khairulu — September 4, 2006 @ 5:23 am

  10. Gravatar Image
  11. perencanaan bukan mimpi, lebih bagaimana kita dapat melihat SWOT pribadi kita. kemudian berlatih menggunakan cara- cara yang ada dalam rencana kita untuk kemudian melaksanakan dengan resiko.

    Comment by laksamana — November 23, 2006 @ 1:09 pm

  12. Gravatar Image
  13. mo kasih koment apa yaa…

    Comment by fian — December 2, 2006 @ 1:15 pm

  14. Gravatar Image
  15. bagus seh “tapi rencabna Ga punya modal “bikin minder”

    Comment by adi — January 27, 2007 @ 9:32 am

  16. Gravatar Image
  17. rencana dengan rasa optimis tinggi itu sangat bagus apalagi didukung dengan modal yang memadai pasti lebih ok. Thx aku senang dengan ulasannya.

    Comment by Anto — February 7, 2007 @ 3:36 am

  18. Gravatar Image
  19. To KHAIRUL.
    INVESTASI KLO PUNYA MODAL ENAK. NAH SAYA INI MASIH DALAM POSISI EMPLOYEE.INCOME SEKARANG AJ MASIH NGOS-NGOSAN BUAT HIDUP DIJKARTA. BAGAIMANA? KASIH DUNK SOLUSINYA

    Comment by aslam — February 27, 2007 @ 3:48 am

  20. Gravatar Image
  21. Saya baru baca buku (Guide to Investing. Kiyosaki)yang bahasa Indonesia, tapi belum selesai, dan saya mulai belajar ber-Investasi dari sini: www/swisscash.net/idgod1000303
    kaya’ nya sudah mulai menghasilkan….benar lho…

    Comment by dicky — March 5, 2007 @ 6:21 pm

  22. Gravatar Image
  23. buat yang udak kaya bagi kita modal dong biar bisa jadi kaya seperti anda kan enggak ada ruginya kalo modalin cuma Rp. 1.000.000,- doang.
    ditunggu yach
    terima kasih.

    Comment by novi — March 29, 2007 @ 7:15 pm

  24. Gravatar Image
  25. ya sudahlah. Menjadi apapun juga tetap saja adalah sebuah kendaraan. Investor, employee atau business owner sama saja. Semuanya adalah jalan menuju sukses. Berapa banyak dan tak terhitung orang sukses punya rumah mewah, mobil mewah, anak2nya terjamin secara finansial dan pendidikan karena ‘hanya’ jadi karyawan. Dan berapa banyak yang ‘terkapar’ karena mati2an ingin jadi investor..jadi, sama sajalah, tergantung masing-masing orangnya. Rasullullah sendiri tidak pernah tuh menganjurkan kita jadi investor. Tapi Beliau menganjurkan kita berusaha dalam ekonomi justru sebagai pedagang. 9 dari 10 pintu rizky adalah dari wiraswasta. Jadi jangan bersedih deh kalo gak bisa jadi investor. Jadi karyawan tetapi dengan perencanaan yang matang juga insya Allah akan menuai sukses. Wallahu’alam…gitcu looh…

    Comment by jinggo — March 30, 2007 @ 3:25 am

  26. Gravatar Image
  27. artikelnya menarik bermanfaat, karena itu saya juga ingin memberikan info yg semoga bermanfaat.

    cara mempunyai uang diantanranya memang dengan investasi, asuransi, saham, bikin mall,tetapi bagaimana jika anda tidak punya modal jutaan rupiah..
    karena itulah sekarang telah muncul situs www.rahasia.net.tc
    yang memberikan tips dan rahasia yang bisa dikerjakan siapapun bahkan anak pelajar smu.
    anda pun bisa menjadi kaya jika mereka saja bisa.
    selengkapnya lihat saja di
    http://rahasia.net.tc

    BUKTIKANLAH

    Comment by diana — April 28, 2007 @ 4:09 am

  28. Gravatar Image
  29. TIPU! TIPU JE SEMUA NI BOLEH JADI KAYA KONON TAK NAK LAH JOIN

    Comment by badrul — May 2, 2007 @ 2:23 am

  30. Gravatar Image
  31. kaya.memang 1 kata yg sangat kita inginkan dan rencana merupakan suatu proses untuk mencapai satu kata tersebut,kaya semua org bisa tapi mengatur sebuah rencana yg tepat dan dilaksanakan tidak semua org bisa,yg terpenting sekarang sejauh mana dan sebesar apa kita mau jadi kaya………. betul ga??????

    Comment by Chiro — May 5, 2007 @ 7:08 pm

  32. Gravatar Image
  33. Ok juga ulasannya mas, saya juga coba invest di http://www.gnforex.com/?id= GN000749 selama ini cukup lancar walaupun agak lambat

    Comment by con — June 7, 2007 @ 1:59 pm

  34. Gravatar Image
  35. rencana harus segera di wujudkan, kalau di tunda tunda. kesuksesan yang akan kita raih pasti bakal ikut- ikutan tertunda. kapan kita bahagia dengan kesuksesan kita. pada hakikatnya kesuksesan itu tiada ujungnya. jadi terus berjuanglah….

    Comment by icha — June 17, 2007 @ 4:17 am

  36. Gravatar Image
  37. Rencana, kita bisa berencana tuhan yang tentukan tapi berencana penting karena kita tidak membuat satu rencana tapi seribu rencana yang membuat kita kaya dalam berencana, maka berencanalah untuk kebaikan kehidupan ini

    Comment by Asep Sutami — July 1, 2007 @ 2:23 am

  38. Gravatar Image
  39. setuju ! mas khaerul investasi dimulai dari memilih kendaraan atau media investasi.karena walau sudah dipilih2 aja belum tentu waktu menjali akan semudah dalam rencana. untuk itu jika ada yg mau belajar investasi di bursa berjangka jakarta ( produk investasi berjangka : mata uang dan index saham, kami sediakan free trainning dan simulasi real time.pialang07@yahoo.com

    Comment by hernowo — July 31, 2007 @ 8:33 am

  40. Gravatar Image
  41. bagaimana memulai investasi dengan modal 0(nol),apakah harus bekerja keras?(jika tidak mempunyai keahlian!!!!

    Comment by anto's — November 15, 2007 @ 3:06 pm

  42. Gravatar Image
  43. hemm….hemmm….
    semuanya pada sibuk mikirin bagaimana mau jadi kaya…
    sebenarnya jadi kaya tuh mudah banget…kok.
    neh…aku bagikan tipsnya :
    1. Tiap hari sisihkan Rp. 50 ribu doang..bagi yang gak mampu semampunya asal sepertiga dari pendapatan per hari.
    Jangan di ambil tuh uangnya….meskipun cuman 1000 perak.
    2. lanjutkan terus selama 30 tahun ato lebih …nah….pada saat tua anda tinggal foya2 mo diapakan tuh uang.
    3. Klo emang gak mampu cara di atas…sekarang pejamkan mata dan berdoa seraya mengucap ” AKU BERSYUKUR ATAS SEMUA NIKMAT YANG KAU BERIKAN YA DZAT YANG MAHA KAYA”…..nah itu yang paling akhir..heheheheh moga bermanfaat.

    Comment by Widarianto — January 29, 2008 @ 5:37 am

  44. Gravatar Image
  45. tambahan juga, simpan uangmu yang 50 ribu itu dalam emas. kalau dalam rupiah, mungkin kelak nilainya ikut turun karena inflasi, sehingga 50 juta kelak kembali senilai 50 ribu saat ini. :D

    Comment by khairulu — January 29, 2008 @ 6:19 am

  46. Gravatar Image
  47. segala puji bagi Allah yang telah menjadikan kita hamba-hambanya yang sempurna. Sesungguhnya dunia adalah sebentar dan masa depan adalah kematian. selama dunia ini dapat kita genggam, genggamlah dunia selama hatinya tetap pada akhirat.kaya adalah hamba-hamba yang tidak lagi meminta. menjadi kaya yang sempurna adalah dengan mensyukuri nikmat yang ada. dan tak ada yang dapat merubah nasib seseorang kecuali seseorang itu mau berikhtiar merubah nasibnya

    Comment by khumaidi — March 31, 2008 @ 4:27 am

  48. Gravatar Image
  49. Bagi rekan Trader yang sudah membuka rekening real di PasarValas.com/BetOnMarkets.com jangan lepaskan peluang untuk menjadi afiliasi. Silakan kunjungi www.PasarValas.com untuk informasi lanjut.

    Comment by PerlaTraders — April 4, 2008 @ 4:14 pm

  50. Gravatar Image
  51. hebat luar biasa…

    Comment by irwandiaz husen — May 4, 2008 @ 1:46 pm

  52. Gravatar Image
  53. menjadi investor masih jauh dari pikiran saya. tapi informasi yang anda berikan bisa memotivasi saya untuk berfikir ke arah sana. terima kasih.
    http://iisdhian21.blogspot.com

    Comment by Rhyno — December 17, 2008 @ 4:19 pm

  54. Gravatar Image
  55. terima kasih atas tips dan masukannya

    Comment by iklangede.com — December 23, 2008 @ 3:28 am

  56. Gravatar Image
  57. Menjadi kaya adalah mudah asal tau caranya :

    HUKUM YDS:

    1. Anda harus Yakin Bahwa Anda Kaya
    2. Anda harus Disiplin
    3. Anda Harus Sabar

    Anda Harus Punya Philosophi :

    HARI INI HARUS LEBIH BAIK DARI KEMARIN !!!!!!

    Contoh :

    Misalnya Anda punya warung kecil, setiap hari keuntungan anda bersih 150 ribu rupiah, sisihkan 5 ribu untuk hari ini dst.
    besok kekayaan anda sudah 10.000, sebulan lagi anda sudah lebih kaya 150 ribu, jadikan ini sebagai habit seumur hidup anda….. Bayangkan jika sudah 30 tahun dengan hitungan bunga berbunga…..!!!!!!
    Gunakan Rumus ini mulai sekarang. 3 bulan saja sudah terlihat hasilnya, pasti lebih dari hitungan matematik, karena ada faktor X (quantum) yang menyertainya. Hasilnya anda akan kaget bercampur kagum.

    Comment by Harry — December 28, 2008 @ 12:54 pm

  58. Gravatar Image
  59. untuk menjadi kaya Anda harus punya “kendaraan”
    “Kendaraannya” adalah mesin pencari uang otomatis,
    terapkan YDS,
    Yakin, Anda harus yakin bahwa kendaraan anda mampu membawa anda menjadi kaya
    Disiplin, Pasang iklan sehari 7 kali,
    Sabar, setiap hari downline anda akan bertambah hingga mencapai 200 orang,(kerja keras anda hanya mencari 200 downline
    Jika 200 downline telah tercapai, Berati Mesin Pasif income Anda sudah bekerja. Bersiaplah Jadi kaya!!!!!

    Comment by Bisnisbintang.Com — December 28, 2008 @ 1:21 pm

  60. Gravatar Image
  61. investasi adalah sebuah rencana…
    rencana yang bagaimana bisa menjadi sukses????

    Comment by roy — January 24, 2009 @ 9:04 am

  62. Gravatar Image
  63. Tidak ada orang yang MERENCANAKAN untuk GAGAL, yang ada adalah orang yang GAGAL dalam BERENCANA.

    so Buat REMCANA JUST DO IT, JATUH BANGUN JATUH BANGUN terus sampai PUNCAK, Never Give Up begitu kata orang :0

    lam kenAL semuanya.

    Comment by rachman — April 30, 2009 @ 11:23 am

  64. Gravatar Image
  65. klik yawwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwww

    Comment by moh bahri — May 15, 2009 @ 2:30 am

  66. Gravatar Image
  67. Kaya jd jutawan,,, wah gw bgt tuh,, hehehe… tau ga informasi mengenai tradding saham tx..

    Comment by praptin — August 2, 2009 @ 3:36 pm

Leave a comment



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.


Artikel lama, dipilih random, yang mungkin bermanfaat bagi Anda.
http://sepia.blogsome.com/2005/05/29/menulis-sebagai-terapi-emosi/





Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here