Meraih Bahagia & Sukses melalui IQ, EQ, SQ, PQ, AQ
bersama SEPIA Institute

Random Image

Siapa TOKOH KARTUN Sepia Modus Anda?
Coba saja fasilitas baru kami SEPIA Modus Online Quick Test!



Kini Anda bisa mendapatkan artikel SEPIA lewat email. Subscribe di menu sebelah kanan. Trims.


« Playboy dan Teori Jendela PecahCara Kaya 6 : Bercita-cita Menjadi Investor »

March 13, 2006

Mengapa kita mencintai Muhammad rasulullah?

(tulisan buat rekan-rekan yang muslim)

Pernahkan Anda merasa prihatin terhadap siswa, atau anak, atau orang lain, yang karena kebodohannya kemudian melakukan hal-hal yang membahayakan dan merugikan diri mereka?

Bayangkanlah Anda sedang memperhatikan orang yang Anda sayangi, mungkin anak Anda atau orang tua Anda, lalu Anda mengetahui bahwa orang tersebut karena ketidaktahuannya melakukan hal-hal yang akan membahayakan dirinya. Apa yang Anda rasakan? Tentu Anda prihatin, khawatir, dan gelisah bukan? Anda tentu sangat ingin menolongnya, sangat ingin memberitahunya, bahkan Anda mungkin melarang dengan sekuat tenaga untuk mencegahnya melakukan hal-hal yang salah.

Sekarang bayangkan Anda menjadi sosok orang yang sedang diperhatikan tersebut (mungkin Anda ingat lagi dulu sewaktu kecil dan sedang diawasi oleh ibu Anda). Bayangkan bahwa saat itu Anda sedang diperhatikan, dijaga, dan dicintai, namun Anda tidak sadar. Anda sebenarnya sedang dibela mati-matian oleh orang yang begitu tulus mencintai Anda, berani membanting tulang untuk menghidupi Anda, menyuapi, merawat, dan bahkan membela dengan resiko pengorbanan jiwa demi membela Anda. Namun, sekali lagi, Anda tidak tahu betapa ada orang lain sungguh-sungguh mencintai dan membela Anda. Anda tidak tahu. Sampai suatu saat …, ketika Anda sedang sendiri, ketika Anda mungkin sedang gelisah dan sedih, ketika mungkin Anda sedang jauh dari orang itu, atau ketika orang itu tak lagi dapat Anda temui karena telah meninggal, tiba-tiba.. ya tiba-tiba Anda menyadari bahwa selama ini orang tersebut telah membela Anda dengan seluruh jiwa raganya, orang ini telah diam-diam terus mendoakan agar Anda selamat dan berhasil, orang ini diam-diam telah mengorbankan seluruh jiwa raganya untuk Anda. Maka, Anda akan mulai merasakan betapa mengharukan apa yang telah beliau perbuat itu demi melindungi Anda. Anda akan rasakan bahwa cintanya yang tulus itu sungguh amat sangat mulia. Anda terharu. Kalau Anda rasakan betul betapa baiknya orang tersebut kepada Anda selama ini, maka air mata Anda akan menetes saat mengenangnya.

Seribu empat ratus tahun lalu, ada seseorang yang oleh Tuhannya telah dibukakan tabir gaib kehidupan di alam semesta ini. Orang ini telah melihat hal-hal yang tidak dilihat manusia lain. Orang ini telah mengetahui apa yang tak diketahui orang lain. Kemudian, karena kelembutan hatinya, orang ini dengan keprihatinan yang tinggi ingin agar orang lain pun melihat apa yang telah dilihatnya, ingin agar orang lain tahu apa yang telah diketahuinya, ingin agar orang lain merasakan apa yang telah ia rasakan. Demikianlah orang ini, Muhammad rasulullah, kemudian berjuang mati-matian dengan resiko seluruh jiwa raganya untuk menyampaikan kebenaran. Dia orang yang terpandang, dia orang yang kaya, tapi dia tinggalkan semua itu demi cintanya kepada manusia lain. Dia alami penderitaan hebat selama bertahun-tahun demi cintanya untuk membela manusia lain, kita semua. Dia tidak minta imbalan dari kita, bahkan tidak juga ucapan terimakasih Ketulusan beliau ini murni dari kecintaan kepada kita semua. Itulah Muhammad rasulullah, orang yang telah membaiki kita, yang telah mendoakan kita, yang telah membela kita semua, baik kita sadar ataupun tidak. Bagaimana mungkin kita tidak terharu atas kebaikan orang ini? Bagaimana mungkin kita abaikan ketulusan cinta orang ini? Bagaimana mungkin kita sepelekan apa yang beliau lakukan untuk membela kita ini? Demikian baiknya orang ini. Ketika kita sampaikan terimakasih kita atas beliau melalui doa shalawat untuk beliau, maka saat itu pula jutaan malaikat ganti mendoakan kita. Doa shalawat kita itu seakan menjadi sepercik sinar lilin, yang kemudian dipantulkan kembali menjadi cahaya matahari! Bahkan ketika beliau sudah meninggal pun, kebaikan beliau masih terus tercurah kepada kita. Subhanallah.

Sungguh mulia insan Muhammad, sungguh baik beliau ini. Semoga Allah karuniakan keselamatan dan kebaikan atas diri beliau. Allahumma shalli ‘alaa Muhammad, wa ‘alaa ‘aali Muhammad.

khairulu Silahkan beri komentar ya..., tanya, kritik, atau menambah ...
Komentar Anda akan turut menyempurnakan ilmu kami, dan berharga buat pembaca lainnya. Tks! - khairul -

12 Comments »

    Gravatar Image
  1. hmmm…..kita memang sangat tidak tau berterima kasih dan karenanya sangat pantas diazab oleh Allah….Ya Allah….Sungguh tiada makhluk yg lbh mulia dibandingkan maula kami Muhammad SAW…berikan hidayah pd kami untuk menghargainya dan berikan kekuatan untuk mengikuti ajaran dan petuahnya….kabulkanlah yaa Allaaaaah……

    Comment by @rif — April 15, 2006 @ 7:38 am

  2. Gravatar Image
  3. Muhammad memang orang baik tidak bedanya seperti Nabi Isa dan nabi2 lain, Khong Hu Cu, Sidharta Gautama,dll. Kalau dipahami secara mendalam, apakah nabi Muhammad bisa menjamin menyelamatkan kita karena perbuatan2 kita yang selalu berbuat jahat(kalau mau jujur). Muhammad sendiri minta terus didoakan lho, dia sendiri tidak yakin apakah bisa selamat di akhirat. Kita berusaha mencapai Tuhan (sorga)dengan segala usaha manusia namun tetap gagal (jujurlah, akan dosa2 kita). Hanya ada satu Nabi dan satu2nya Nabi yaitu Nabi Isa (coba telaah Quran anda) yang menyatakan sendiri dan menjamin bahwa kita akan selamat bila percaya kepadaNya. Dia mau datang sendiri ke dunia sebagai manusia dan Tuhan karena kita sampai kapanpun tidak mampu ke Atas atau sorga melalui perbuatan2 kita yang setiap saat selalu berdosa. Pengorbanan Nabi Isa merupakan karunia alias gratis bagi siapa saja yang bertobat dan percaya padaNya. Begitu diselamatkan tentunya kita boleh berbuat semau gue. Sangat disayangkan bahwa setiap kotbah di mesjid, jarang dibicarakan mengenai Nabi Isa secara terang-terangkan bahkan cenderung diabaikan. Menurut saya, Islam yang benar contohnya AA Gym. Dia tampaknya banyak mengacu pada Nabi Isa yang menyejukkan hati. Saran saya bacalah lebih mendalam mengenai kisah Nabi Isa ini di Quran dan tak perlu malu baca juga di Alkitab-nya orang Kristen. Saya yakin anda punya pemahaman yang benar mengenai Islam itu sendiri. Apabila ada kata2 saya yang kurang berkenan, mohon dimaafkan.

    ::: nabi Isa adlh salah satu Nabi paling dimuliakan dalam Islam, yaitu disebut sebagai ‘ulul azmi’ bersama Nabi Ibrahim, Musa, Nuh, dan Muhammad. saya setuju umat Islam utk mengenal lebih dalam Nabi Isa.

    Comment by Agus — May 19, 2006 @ 12:36 pm

  4. Gravatar Image
  5. Ralat

    … Begitu diselamatkan kita TIDAK boleh berbuat semau gue….

    Comment by Agus — May 19, 2006 @ 12:42 pm

  6. Gravatar Image
  7. Sebagai umat islam kita harus tetap yakin akan 2 kalimat SYAHADAT yg kita ikrarkan. Kita harus menempatkan Allah SWT dan Muhammad SAW diatas segala-galanya. Di hari kiamat kelak kita dianjurkan untuk mengharapkan syafaat hanya pada nabi Muhammad SAW dan orang mukmin yang dikehendaki oleh Allah SWT. Memang sebelum hari kiamat tiba, Nabi Isa AS akan turun kebumi untuk menyelamatkan orang mukmin. Namun, atas dasar apa Allah SWT mengutus Nabi Isa AS bukannya Nabi Muhammad SAW untuk menyelamatkan orang mukmin adalah hanya Allah dan Rasul-Nya yang mengetahui. Namun, sebagai seorang mukmin, saya tegaskan lagi bahwa kita harus yakin pada Nabi Muhammad SAW. LAILAHAILALLAH MUHAMMADARASULULLAH.

    Comment by Arif Prasetyo — September 5, 2006 @ 1:27 am

  8. Gravatar Image
  9. yang yau alamat jokam australia dunk… bagi-bagi Alhamdullilah jaza kummullohu khoiron.

    Comment by aleg — September 5, 2006 @ 9:21 am

  10. Gravatar Image
  11. Arti makna shalawat yg sering disalah artikan terutama oleh non muslim, kalau ga tau tanyalah sama ahlinya (Ustadz,kyai dll)

    Sumber: www.daawah.com

    Alah SWT memerintahkan hamba-hamba-Nya yang beriman agar membaca Shalawat dan Salam untuk Nabi. Allah sendiri yang memerintahkan shalawat kepada Nabi, Jadi itu bukan inisiatif Nabi Muhammad, juga bukan ide beliau. Nabi Muhammad tidak merasa hebat, maka meskipun beliau sangat dekat dengan Allah, nomer satu dicintai Allah, tetapi beliau tetap orang yang paling rajin beribadah kepada Allah
    Bershalawat itu maknanya banyak, tidak terbatas kepada doa semata. Karena itu di dalam Al-Quran Al-Karim kita menemukan adanya ayat yang menceritakan bahwa Allah SWT dan para malaikat-Nya bershalawat kepada Nabi SAW. Dan untuk itu umatnya pun diperintahkan untuk bershalawat kepada beliau juga.
    Firman-Nya : `Sesungguhnya Allah dan Malaikat-Malaikat bershalawat untuk Nabi; hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penghormatan kepadanya. (Al Ahzab:56)

    Allah SWT bershalawat kepada Nabi SAW ? Apakah maknanya Allah berdoa kepada Nabi ? Tentu saja bukan. Makna Allah SWT bershalawat kepada Nabi adalah bahwa Allah SWT memberinya rahmat. Makna para malaikat bershalawat kepada nabi adalah memintakan ampunan dan pasti terkabul, sebab malaikat suci, tidak pernah menolak perintah dan melanggar larangan. Sedangkan bila shalawat itu dari orang mukmin maka maknanya adalah Doa supaya beliau diberi rahmat dan kasing sayang. Dan shalawat Rasulullah berarti untuk memberi ketenangan kepada ummatnya.

    Imam Al-Bukhari meriwayatkan, Abu ‘Aliyah berkata, “Shalawat Allah adalah berupa pujianNya untuk nabi di hadapan para malaikat. Adapun shalawat para malaikat adalah do’a (untuk beliau).”
    Ibnu Abbas berkata, “Bershalawat artinya mendo’akan supaya diberkati.”
    Maksud dari ayat di atas, sebagaimana disebutkan oleh Ibnu Katsir dalam tafsirnya yaitu : “Sesungguhnya Allah Subhannahu wa Ta’ala menggambarkan kepada segenap hambaNya tentang kedudukan seorang hamba-Nya, nabi dan kekasihNya di sisiNya di alam arwah, bahwa sesung-guhnya Dia memujinya di hadapan para malaikat. Dan sesungguhnya para malaikat bershalawat untuknya. Kemudian Allah memerintahkan kepada penghuni alam dunia agar bershalawat untuknya, sehingga berkumpullah pujian baginya dari segenap penghuni alam semesta.”

    Firman-Nya : Dan mendoalah untuk mereka, sesungguhnya doa kamu itu menjadi ketentraman jiwa bagi mereka dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.(At-Taubah:103)

    Jadi kalau kita mengucap shalawat kepada Rasulullah, adalah untuk kebaikan kita sendiri, bukan kebaikan Rasulullah. Sebab kebaikan terhadap Rasulullah adalah untuk ummatnya.
    Apabila kita ucapkan satu kali, yang berbalik kepada kita (kebaikan) sepuluh kali. (Hadits).
    Apabila kita memohon kedudukan tinggi dan mulia serta syafaat bagi Rasulullah, yang beruntung adalah kita (umat Islam), sebab kelak di akherat Rasulullah SAW diberi hak syafaat yang penggunaannya untuk seluruh umat Islam.
    Mengucap shalawat dan salam cukup dengan Allahumma solli alan nabi wasallim. Ucapan ini sesuai dengan petunjuk yang tertera pada Alquran nur qarim.

    Dan mendoakan seorang nabi tidak salah, karena salam yang kita sampaikan kepada orang yang bertemu dengan kita pun maknanya adalah doa. Kalimat Assalamu alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh maknanya adalah Semoga keselamatan terlimpah atasmu serta rahmat dan barkahnya. Buat orang Islam, saling mendoakan satu sama lain adalah hal yang biasa dan telah menjadi syiar agama. Termasuk memberi salam kepada Rasulullah SAW dan bershalawat kepadanya.
    Kalau kita mendoakan keselamatan dan kepada seseorang bukan berarti kita meyakini bahwa dirinya ada dalam ketidak-selamatan. Doa keselamatan itu sama saja bila kita menyapa teman dengan mengatakan semoga Anda sekeluarga dalam keadaan sehat wal afiat. Apakah bila kita menyapa demikian berarti teman kita itu sekeluarga sedang dirawat di rumah sakit ? Tentu tidak, karena salam dan shalawat itu sifatnya syiar yang hidup di tengah sesama kita. Dan mendoakan keselamatan tidak berarti yang kita salami itu sedang sakit tidak bisa bangun.

    Membaca shalawat atas Nabi ketika berdo’a, sangat dianjurkan. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah :
    “Setiap do’a akan terhalang, sehingga disertai bacaan shalawat untuk Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Salam .” (HR. AI-Baihaqi, Hadits hasan)

    “Sesungguhnya Allah memiliki malaikat yang berpetualang di bumi, mereka menyampaikan kepadaku salam dari umatku.” (HR Ahmad, Hadits shahih)

    Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Salam bersabda :
    “Jika kalian mendengar muadzin maka ucapkanlah seperti apa yang ia ucapkan, kemudian bershalawatlah untukku. Karena se-sungguhnya barangsiapa yang bershalawat untukku satu kali, Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali. Kemudian mohonkanlah kepada Allah wasilah untukku. Sesungguhnya ia ada-lah suatu tempat (derajat) di Surga. Ia tidak pantas kecuali untuk seorang hamba dari hamba-hamba Allah. Aku berharap bahwa hamba itu adalah aku. Barangsiapa memintakan wasilah untukku, maka ia berhak menerima syafa’atku.” (HR. Muslim)

    Do’a memintakan wasilah seperti yang diajarkan Rasulullah dibaca dengan suara pelan. Ia dibaca seusai adzan dan setelah membacakan shalawat untuk nabi. Do’a yang diajarkan beliau yaitu:
    “Ya Allah, Tuhan yang memiliki seruan yang sempurna ini. Dan shalat yang akan didirikan. Berikanlah untuk Muhammad wasilah (derajat) dan keutamaan. Dan tempatkanlah ia di tempat terpuji sebagaimana yang telah Engkau janjikan.” (HR. Al-Bukhari)

    Bershalawat untuk Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Salam sangat dianjurkan, terutama pada hari Jum’at. Dan ia termasuk amalan yang paling utama untuk mendekatkan diri kepada Allah. Bertawassul dengan shalawat ketika berdo’a adalah dianjurkan. Sebab ia termasuk amal shalih. Karena itu, sebaiknya kita mengucapkan :
    “Ya Allah, dengan shalawatku untuk Nabimu, bukakanlah dariku kesusahanku… Semoga Allah melimpahkan berkah dan keselamatan untuk Muhammad dan keluarganya.”

    Sumber : www.daawah.com

    Link terkait:
    www.eramuslim.com
    www.alsofwah.or.id
    www.swaramuslim.net

    Comment by Jamal — December 4, 2006 @ 3:14 pm

  12. Gravatar Image
  13. mohon beri penjelasan apa arti shalawat. Saya orang muslim tapi selalu ingin menjawab pertanyaan non-muslim yakni ” Mengapa kita mesti mendoakan Nabi padahal beliau yang mulia telah dijamin selamat”. Saya tidak puas dg jawaban bahwa itu sebagai bukti cinta dan hanya salam penghormatan. Tapi mengapa kalau salam penghormatan dan hanya salam cinta, kita mengatakan “semoga keselamatan atas baginda “. Mohon tolong cari jawaban untuk ku

    Comment by garda — February 26, 2007 @ 6:12 pm

  14. Gravatar Image
  15. Sejak ribuan tahun silam orang-orang non-muslim selalu mempertanyakan SHALAWAT YANG AGUNG ITU, sebenarnya mereka sudah mengerti koq, tapi malu untuk mengakuinya!, maka jawablah seperti dalam surat AL-KAAFIRUUN.
    1. Katakanlah: “Hai orang-orang kafir,
    2. Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.
    3. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah.
    4. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah,
    5. Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah.
    6. UNTUKMU AGAMAMU, DAN UNTUKKU LAH AGAMAKU.

    Comment by CJ. Hidayat — June 26, 2007 @ 2:36 am

  16. Gravatar Image
  17. Mas Agus,
    Ada doa seperti ini di Al Kitab anda.
    9.Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu,
    10.datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

    Berarti :
    1. sekarang Bapa tidak kudus, karenanya Bapa minta didoakan seperti ini.
    2. Kehendaknya tidak terjadi di dunia

    Comment by donce — July 26, 2007 @ 12:38 am

  18. Gravatar Image
  19. “Bapa kami yang ada di sorga, dimuliakanlah nama-Mu”
    artinya : Kita memuliakan nama Allah Bapa di sorga). Memberikan kemulian artinya sama dengan memuji dan meninggikan nama-Nya yang kudus)

    “Datanglah kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga”

    “Datanglah kerajaan-Mu”, artinya :
    kita berdoa memohon agar “kerajaan Allah”–yaitu situasi hidup yang penuh cinta kasih dan kedamaian datang dan hadir dalam dunia ini / dalam kehidupan kita.

    “jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga”
    artinya :
    Pada hakekatnya, kita sebagai manusia diberikan oleh Tuhan kehendak bebas (free will). Tuhan tidak akan memaksakan kehendak-Nya apabila kita tidak mau menuruti dan taat pada Kehendak-Nya. Betapa pentingnya kita mencari kehendak Tuhan dan mengikutsertakan Tuhan dalam setiap langkah kehidupan kita, dalam setiap pengambilan keputusan dalam hidup (contoh :memilih pasangan hidup, memilih pekerjaan, dll). Dengan mengabaikan Tuhan dan berjalan dalam kehendak dan pemikiran kita sendiri, kita kemungkinan besar dapat berjalan ke arah yang salah yang dapat membawa kesengsaraan ( krn menuruti keinginan daging /diri sendiri).

    Namun apabila kita mau berjalan di dalam rencana-Nya dan menyerahkan keputusan dan kehendak kita pada-Nya,kita akan melihat bahwa rencana dan rancangan-Nya dalam hidup kita sungguh Indah lebih dari yang kita harapkan sebelumnya.

    dengan berdoa ‘Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di dalam sorga”, ini adalah pernyataan iman kita sebagai orang percaya yang menyerahkan kehendak bebas kita di tangan Tuhan, agar bukanlah kehendak kita manusia yang jadi (yaitu :tindakan yang mengandalkan rencana dan kehendak sendiri tanpa melibatkan campur tangan Tuhan dalam setiap langkah kita), melainkan kehendak Tuhan dalam hidup kita.
    Tuhan tidak pernah merancangkan yang jahat untuk umat-Nya karena sungguh mengasihi kita semua.

    ini adalah pernyataan iman dari kita yang mengharapkan kehendak Tuhan yang indah, baik, dan membawa terang (yang terjadi di sorga), untuk juga terjadi di bumi / dalam kehidupan kita.

    teman teman semua,
    saya dilahirkan tidak mempunyai agama tertentu, namun dalam pencarian iman saya akhirnya memeluk suatu agama yang saya percayai dan anut.
    untuk tiap orang, ada suatu masa di mana kita mencari hakiki iman kita kepada sang Pencipta dan dalam setiap agama ada banyak cara yang berbeda satu dengan lainnya.
    Sebelum kita mempelajari dengan baik ajaran dan konsep suatu agama, hendaknya kita tidak menilai dengan pandangan kita dan konsep kita sendiri yang mungkin terbatas dan belum tentu benar.

    Tidak usah meributkan perbedaan pendapat dan keyakinan.
    Seseorang bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri dan pencipta-nya dan sebaiknyalah daripada terus bertentangan dan memburuk burukkan agama lain, lebih baik kita berfokus pada bagaimana meningkat kualitas hubungan kita dengan Tuhan dan sesama tanpa memandang dari agama manapun itu. Cinta adalah cinta. Cinta kasih adalah hal utama. Cinta kepada Tuhan dan sesama.
    Tindakan Cinta kepada sesama berarti juga menghormati, toleransi dan menghargai hak orang lain.
    Dan saya yakin inilah yang diajarkan di tiap agama yang mengajarkan kebaikan dan menuntun umat manusa menuju kehidupan kekal di surga.

    Comment by lia — October 3, 2007 @ 2:59 pm

  20. Gravatar Image
  21. Dear All,

    Islam adalah agama yg sempurna, Nabi Muhammad SAW diutus kedunia ini untuk menyempurnakan agama-agama yang dibawa oleh para nabi/rasul sebelumnya yaitu mulai nabi adam As, kitab al-qur’an adalah bukti konkritnya bahwa didalamnya dibahas tentang nabi2 terdahulu termasuk nabi isa As sebagai nabi Alloh untuk mengajak umatnya meng-esakan Alloh SWT, dalam al-quran jelas bahwa agama islam diturunkan untuk menyempurnakan agama - agama yg dibawa oleh para nabi & belum smpurna, sehingga islam datang mnjadi sempurnalah ajaran Tauhid, islam agama yg menghormati & mengakui keberadaan para nabi termasuk nabi isa As, dengan demikian islam adalah agama yg smpurna. sebuah undang2 atau peraturan akan terhapus atau tidak berguna ( tidak terpakai ) apabila ada praturan / undang2 baru, begitulah islam.

    dengan datangnya islam maka agama-agama yg dibawah oleh para nabi terdahulu akan terhapus dengan sendirinya, al hasil bahwa agama yg harus diikuti & dijalani adalah agama islam.

    demikian dijelaskan sesuai dgn pengetahuan yg saya miliki ttg islam, terima kasih,

    salam,

    Adi

    Comment by adi — December 19, 2007 @ 8:03 am

  22. Gravatar Image
  23. orang kafir gak usah masuk kesini, lihat alkitab lho yang bertentangan satu ayat dengan ayat lain, itu yang mesti diperhatiin, gak usah sok tahu arti sholawat

    Comment by fikri irawan — March 13, 2008 @ 8:10 am

Leave a comment



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.


Artikel lama, dipilih random, yang mungkin bermanfaat bagi Anda.
http://sepia.blogsome.com/2005/07/16/lagu-lirik-doktrin/





Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here