5 Langkah SEPIA memilih Bahagia

Memilih?
Ya, bahagia dan menderita adalah pilihan. Bagaimana mungkin memilih bahagia saat ditimpa musibah?
Kita harus membedakan antara musibah dengan penderitaan. Musibah - seperti kehilangan anak, kebakaran rumah, penyakit, kecelakaan, kemelaratan, penghinaan, pengkhianatan - berasal dari luar diri kita. Penderitaan, pada gilirannya, adalah perasaan sedih dalam jiwa kita, boleh jadi karena musibah atau bukan musibah. Musibah, kata para filsuf, adalah realitas objektif. Penderitaan adalah realitas subjektif. Musibah adalah dunia di luar diri kita. Penderitaan adalah picture in our head.
Sama halnya dengan musibah dan derita, keberuntungan juga belum tentu mendatangkan kebahagiaan. Kebahagiaan - seperti penderitaan - bersifat subjektif. Sebuah negative life event - seperti kehilangan bos - menimbulkan kebahagiaan bagi Ali dan penderitaan bagi Ani. Sebaliknya sebuah positive life event - di sini kita sebut keberuntungan - bisa membuat sebagian bahagia dan sebagian yang lain menderita.
Salah satu keberuntungan adalah sukses. Kita sering mengira bahwa sukses menyebabkan kebahagiaan. Dr Paul Pearsall, dalam penelitiannya selama bertahun-tahun menemukan orang yang justru menderita setelah sukses. Dr Pearsall membedakan antara sukses yang beracun, toxic success, dan sukses yang manis, sweet success.
dikutip dari buku Meraih Kebahagiaan oleh Jalaluddin rakhmat.
Lima langkah SEPIA memilih bahagia adalah :
- S : Sabar, senyum, syukur
- E : Elastis menyikapi perubahan
- P : Perbanyak pilihan hidup
- I : Identifikasi sumber bahagia
- A : Aktifkan hasrat untuk bahagia
kapan-kapan saja ya uraiannya…
kartun : Bahagia 0 Kilometer. Bahagia nggak usah dicari kemana-mana, cukup cari di hati Anda. Nol kilometer. Ha.
Eh, kalau menurutmu.. bahagia itu apa ya? Dirimu bahagia nggak?







Assallamualaikum wr.wr
saya pertama kali kenal bapak …waktu persentasi di komara..truz saya tau blog ini dari blok pak ananta wijaya ..
boleh kansaya ikut baca blog anda?
n” saya tunggu urayanya….. ! oh ya ,kapan bapak bisa persentasi di daerah kami lagi…pemuda-2 masyarakat kami perlu pigur n pemikiran seperti …
makasih pa khairul.
wassallammmm.
::: Wa’alaikum salam. Alhamdulillah, bisa ketemu lagi. Saya gembira juga dengan perkembangan Komara dan planet Baca. Sya juga sering mampir ke blog pak Ananta. Diskusi bisa dilanjutkan melalui pertanyaan dan komentar di situs ini. Tetap semangat dan ceria.
khairul
Comment by surya abdul karim — December 23, 2005 @ 11:44 am
Salam,
Blog Mas Khairul sering saya buka terutama ketika saya hilang motivasi dan inspirasi. Saya yakin, orang tidak suka dikatakan diajari tapi insya Allah orang suka dikatakan suka membaca dan belajar.
Benar, musibah merupakan sesuatu yang nilainya netral. Musibah berarti timpaan, terpaan, atau gaya dari luar. Bahagia atau derita merupakan pilihan makna terhadap timpaan atau terpaan itu. Betul Mas?
::: Rasulullah saw juga menangis ketika putranya bernama Ibrahim meninggal. Menangis adalah sarana yang diberikan Allah swt agar manusia bisa terus seimbang dalam menjalani hidup. Menangis bisa berarti sedih, namun tidak harus menjadi menderita. mungkin gitu ya..? khairul
Comment by Ahmad Thoha Faz — January 22, 2006 @ 3:44 am
Assalaamu
alaykum. Mas Khairul,artikel tentang hidup sukses dan bahagia ala SEPIA-nya kami jadikan salah satu artikel rutin buat para pelanggan message Mutiara Hikmah kami.Mutiara Hikmah utamanya kami kirim kepada para muslimah di Jepang, rutin 2kali sepekan dengan tema2 motivasi hidup, juga hadits2 Rasulullah sallallaahualayhi wasallam.Boleh,kan,ya?
terimakasih.
::: wa’alaikum salam ww. tentu saja boleh untuk disebarluaskan. semoga bermanfaat. amin.
Comment by muslimah jepang — March 14, 2006 @ 12:04 am
Assalaamualaykum
Mas, boleh gak saya minta aplikasi (program / software) quict test-nya ? … Trim’s
::: Wa’alaikum salam Mas Endang. Policy dari SEPIA Institute untuk hal itu adalah barter teknologi/materi terutama untuk keperluan riset. Kalau ada tools yang bisa dibarterkan mungkin bisa. Menurut saya sih, untuk keperluan yang hanya sedikit, cukup pakai layanan online. Kalau ada beberapa teman yang minta, bisa di capture kuesionernya, lalu di print, diisi offline, baru prosesingnya online, seperti halnya VALS survey. Begitu Mas.
khairul
Comment by endang — February 9, 2007 @ 9:56 am
SEPIA itu singkatan apa ? Senang sekali lihat Blog ini
Comment by macas — November 3, 2007 @ 12:55 pm