Meraih Bahagia & Sukses melalui IQ, EQ, SQ, PQ, AQ
bersama SEPIA Institute

Random Image

Siapa TOKOH KARTUN Sepia Modus Anda?
Coba saja fasilitas baru kami SEPIA Modus Online Quick Test!



Kini Anda bisa mendapatkan artikel SEPIA lewat email. Subscribe di menu sebelah kanan. Trims.


« Lagu, Lirik, DoktrinKiat Sederhana Mengurangi Stress »

July 21, 2005

Melatih Kecerdasan Emosi Anak : Mengenali Emosi

Kini orang tua semakin peduli dengan karakter anak, sejak mulai dipopulerkannya konsep kecerdasan emosi oleh Daniel Goleman di tahun 1995. Para orang tua semakin sadar dan yakin bahwa keberhasilan anak tidak lagi cukup dengan ketrampilan teknis dan pengetahuan ilmiah, namun juga dengan kemampuan pengendalian diri dan hidup bermasyarakat.

Secara garis besar ada dua hal utama dalam kecerdasan emosi, yaitu mengenali dan mengelola emosi. Langkah pertama mengajarkan kecerdasan emosi adalah mengenalkan berbagai jenis emosi kepada anak. Bagaimana caranya?

Tips sederhana dalam mengajarkan kecerdasan emosi adalah dengan sering menyebutkan berbagai jenis emosi kepada anak. Misalnya anak sedang cemberut, maka sebagai orang tua kita dapat menegaskan situasi emosi tersebut kepada anak, misalnya dengan menanyakan, “Adik cemberut, apa sedang kesal? Adik kesal apa karena Ibu melarang nonton TV?” Dengan demikian anak dipandu untuk terbiasa mengenali kondisi emosi dirinya dan penyebab munculnya emosi itu.

Cara lain adalah dengan menunjukkan berbagai gambar, atau mengomentari situasi baik di majalah, TV, maupun media lainnya. Misalnya ketika melihat TV di mana ada tokoh yang sedang sedih karena dinakali oleh tokoh lainnya (hal ini sering muncul di film kartun), maka kita berkomentar, “Aduh, kasihan sekali si anu, pasti dia sangat sedih karena tindakan nakal temannya itu..” Hal yang sama dapat dilakukan pula saat membaca dongeng. Orang tua perlu berkali-kali menyebutkan situasi emosi para tokoh dalam cerita tersebut. Selain memperkenalkan berbagai jenis emosi, pada saat yang sama anak juga belajar hal-hal yang menyebabkan munculnya emosi tersebut, misalnya perasaan sedih salah satu tokoh cerita karena ditipu atau dihina tokoh yang lain. Orang tua juga dapat pula memberikan penilaian moril atas situasi tersebut, misalnya menghina adalah suatu perbuatan buruk dan jahat, sehingga anak menjadi tahu nilai moril dari suatu perilaku. Dalam hal ini secara langsung kita juga telah mengembangkan kecerdasan spiritual anak (kecerdasan dalam mengenali dan mengelola nilai-nilai).

Ketika orang tua marah, sedih, bingung, kesal, gembira, dan situasi emosi lainnya, orang tua juga perlu menyampaikan alasannya. Misalnya, seorang anak bermain dan tidak membereskan mainannya setelah selesai, sang Ibu bisa berkata, “Adik, Ibu sangat kesal melihat mainan yang berantakan, karena Ibu menjadi repot membereskannya. Ibu akan senang kalau Adik membantu Ibu membereskan mainan sendiri.” Dengan pernyataan itu sang anak akan belajar mengenali situasi emosi ibunya (kesal), sebab munculnya (mainan berantakan), dan mengapa sebab tersebut menyebabkan munculnya emosi tertentu (kesal karena repot membereskannya). Perlu ditunjukkan ekspresi yang sesuai dengan emosi saat melatih anak kecil (kalau kesal ya jangan tersenyum, namun tunjukkan wajah serius dan cemberut). Semakin dewasa nanti semakin mungkin menyampaikan emosi dengan ekspresi yang berlawanan misalnya dalam bentuk sindiran (kesal, namun tersenyum).

Apabila anak sedari dini usia telah sering dilatih untuk peka dalam mengenali emosi, maka semakin dewasa akan semakin mudah mengenali emosi, dan akhirnya dapat menyesuaikan sikapnya dengan situasi emosi yang ada.

khairulu Silahkan beri komentar ya..., tanya, kritik, atau menambah ...
Komentar Anda akan turut menyempurnakan ilmu kami, dan berharga buat pembaca lainnya. Tks! - khairul -

76 Comments »

    Gravatar Image
  1. teruskan…

    Comment by nelly — September 17, 2005 @ 5:18 am

  2. Gravatar Image
  3. Apa ada instrumen untuk mengukur/mengetahui tingkat kecerdasan emosi yang sudah valid (seperti IQ)? Bisa tolong ditunjukkan?

    >> Belum ada yang ’sekuat’ konsep IQ. yang ada adalah EI test semisal yang dikembangkan Mayer & Salovey, dan Daniel Goleman
    http://en.wikipedia.org/wiki/Emotionalintelligencetests

    Comment by Aulya — September 30, 2005 @ 9:02 am

  4. Gravatar Image
  5. u very cute

    Comment by etha — October 16, 2005 @ 6:23 am

  6. Gravatar Image
  7. kalo pada orang dewasa, ada hubungannya dengan kepercyaan diri g kecerdasan emosi itu?

    ::: percaya diri adalah sikap mental positif yang sangat baik bagi seseorang. percaya diri memang juga dipengaruhi EQ, terutama bila menghadapi tantangan yang sulit. Sebenarnya munculnya percaya diri lebih disebabkan citra positif seseorang terhadap dirinya sendiri yang bisa muncul dari berbagai hal, mungkin karena yakin IQ nya cukup baik, SQ nya cukup, dll. Jadi percaya diri merupakan hasil dari pengembangan 5 kecerdasan secara seimbang.

    Comment by hanum — March 7, 2006 @ 6:31 am

  8. Gravatar Image
  9. Ada tentang cara melatih kecerdasan emosi pada remaja seusia SMA gak?

    Comment by Minnatul Maula — March 31, 2006 @ 12:04 am

  10. Gravatar Image
  11. Hubungan kecerdasan emosi dengan stres kerja? teori yang mendukung apa? tolong kirim ke email saya

    Comment by maya — June 28, 2006 @ 8:35 am

  12. Gravatar Image
  13. saya ingin bertanya apakah ada pengaruh antara pola asuh orang tua terhadap tingkat kecerdasan anak?terus apa ada penelitian terdahulu tentang hal itu?apakah ada buku khusus yang menjelaskan pengaruh tsb.thanks.tolong infonya kirim ke email saya

    Comment by dyas — October 15, 2006 @ 9:49 pm

  14. Gravatar Image
  15. sebelum mengajarkan/melatih emosi pada anak, tentunya orang tua terlebih dahulu yang harus “cerdas” dalam emosi. Cerdas dalam mengenali emosi diri sendiri dan orang lain, mengontrol dan mengekpresikan emosi secara tepat. Setuju?

    ::: betul sekali teh Sri. Teladan sikap adalah cara mengajar yang terbaik. Jangan sampai terjadi kisah demikian:

    “Nak, kamu jangan sekali-kali merokok, tidak baik…,” kata seorang Bapak sambil mengepulkan asap dari mulutnya. :)

    Comment by Sri Maslihah — December 12, 2006 @ 1:20 am

  16. Gravatar Image
  17. apa ada hubungan emosional dangan penyakit hati dalam kajian islam, spt: iri, dengki, prasangka, gunjing dll

    Comment by faizin — December 15, 2006 @ 3:09 pm

  18. Gravatar Image
  19. saya ingin tanya bisa gak minta contoh istrumen untuk mengukur eq tapi dlm bahasa indonesia?? thanks.tolong infonya kirim ke email

    ::: saya belum temukan instrumen EQ bahasa Indonesia. Ada teman bisa bantu? khairulu

    Comment by Sarmuji — January 2, 2007 @ 5:59 am

  20. Gravatar Image
  21. Assalamualalaikum
    saya mau menanyakan bagimana hibungan kecerdasan emosi dapat mempengaruhi kecenderungan berwiraswsata

    ::: kalau kita cerdas emosi tentu lebih mampu mengatasi emosi seperti rasa takut (pada suatu yang baru), rasa cemas (terhadap ketidakpastian bisnis), rasa malu (untuk menjual sesuatu misalnya), dll. jadi cerdas emosi sangat membantu dalam berwiraswasta. namun dorongan wiraswasta bukan masalah EQ, tapi lebih karena masalah minat/aspirasi (AQ). khairul

    Comment by SEPTI RIZAWTI HAMDAN — January 20, 2007 @ 10:30 pm

  22. Gravatar Image
  23. wak kayaknya informasi belum lengkap ya mas kahirul. Tapi aku belum bisa nambahin. Tapi aku salut. Sukses deh.

    Comment by Ismumamdar — February 11, 2007 @ 5:37 am

  24. Gravatar Image
  25. Bagaimana cara memotivasi anak berumur empat tahun (Tk A1)yang malas belajar (menulis dan membaca), karena dia lebih senang bermain dan selalu mengatakan tidak bisa,
    Thanks

    Comment by Masy'ari — February 16, 2007 @ 1:23 am

  26. Gravatar Image
  27. Sebelum melatih kecerdasan anak, orang tua harus sudah gape menguasai emosinya sendiri terlebih dahulu. Peran uswah dari ortu penting bgt. Gimana anak bisa mendengarkan petuah cerdas emosi dari orang tua kalau orang tua setiap hari bertengkar. Saya sering melihat kualitas pengendalian emosi seseorang sangat dipengaruhi oleh atmosfir keluarga. Saya punya temen yang murah senyum tapi kalau marah menakutkan. Ternyata setelah kenal dengan kedua orang tuanya, saya jadi paham. Papanya murah senyum dan enak diajak bicara. Tetapi ketika ngobrol dengan mamanya, beda 1800. Mamanya suka memperbesar masalah dan suka marah-marah tidak memandang tempat. Kata teman saya, pasangan itu hampir cerai beberapa kali.
    Saya sendiri belajar dari ayah dan ibu. Saya mengagumi beberapa karakter emosi ayah saya. Bagaimana dia tetap tenang mengendalikan emosi ketika berhadapan dengan orang-orang. Bagaimana memimpin forum dimana semua orang memaksakan kepentingannya sendiri. Dimana orang maunya cuma emosi. Dimana benar saja tidak cukup. Pendekatan persuasif mutlak dilakukan. Desa saya beberapa bulan ini mudah sekali terbawa emosi akibat cobaan lumpur Lapindo. Desa saya merupakan salah satu tanggul kolam lumpur Lapindo.

    Comment by a. purnomo — March 9, 2007 @ 10:02 pm

  28. Gravatar Image
  29. yang juga harus diperhatikan oleh orang tua adalah mengarahkan emosi anak kearah yang baik. Jangan sampai mereka melampiaskan emosinya dengan cara cara yang tidak kita inginkan

    Comment by zen — April 7, 2007 @ 6:05 pm

  30. Gravatar Image
  31. bisa bantu teori hubungan EQ dengan pengelolaan konflik secara konstruktif ga? tlg kirim ke imelku ya..thx a lot

    Comment by dini — April 17, 2007 @ 9:42 am

  32. Gravatar Image
  33. menarik ya artikel di atas, karena di situ memberikan cara-cara penanaman nilai moril(akhlak) khususnya kepada anak-anak, agar nanti setidaknya mereka peka akan kondisi baik dari dalam dirinya maupun lingkungannya.

    Comment by zulkifli — May 5, 2007 @ 10:19 am

  34. Gravatar Image
  35. sedih adalah bagian dari emosi. saya adalah mahasiswa psikologi ingin mengetahui selukj beluk tentang kesediahan remaja yang di tinggal pacarnya.. bisa kah bapak membantu saya? apkah pengertian kesedihan? apa pengaruh sedih terhadap aktifitas.. itu aja dulu .. thanx

    ::: sedih adalah salah satu bentuk emosi. sedih dan kecewa muncul ketika kenyataan tidak sesuai harapan. Misalnya seorang gadis ingin memutuskan pacarnya, tiba-tiba si pacar itu memutuskan dia duluan. Semestinya si gadis tersebut senang karena keinginannya terkabul bukan? Ternyata tidak. Si gadis menjadi sakit hati. Bukan karena hubungan tersebut putus (karena itu sesuai harapan), tapi karena dia diputuskan bukan memutuskan (keduluan sehingga tidak sesuai harapan). Nah, hanya karena diputusin duluan itu bisa menjadikan si gadis sakit hati ataupun sedih karena ada hal yang di luar harapan dia ternyata terjadi (yaitu diputusin duluan).

    Comment by narkinzo — May 27, 2007 @ 3:44 am

  36. Gravatar Image
  37. Banyak info berguna disini, tp bisa ga bantu saya menemukan, uraian yg mengatakan / teori bahwa stres juga mempengaruhi pola asuh orang tua. Makasih jawabannya :)

    Comment by ayu — June 3, 2007 @ 2:26 am

  38. Gravatar Image
  39. bagaimana cara mengatasi anak usia dini dalam menangkap pelajaran karena di usia seperti itu mereka sangat sulit sekali untuk belajar karena mereka malas. trus bagaimana cara memotivasi mereka jika kita adalah orangtua yang ingin sekali memotivasi supaya anak mereka pintar dan pandai. trima kasih .

    Comment by IRMA NURIFA — June 4, 2007 @ 5:04 am

  40. Gravatar Image
  41. tolong buat teman-teman psikolog yang memiliki alat tes untuk mengukur EQ anak sd/smp/sma bahasa indonesia, dengan skoring,norma dan analisanya, bisa kontak ke email saya ini atau 0271-5837780, trimakasih-solo

    Comment by dodo — June 17, 2007 @ 2:54 am

  42. Gravatar Image
  43. anak yang bisa mengekspresikan dirinya apakah bisa disebut anak dengan kecerdasan emosi yang baik, bagaimana dengan anak dengan emosi yang labil apakah kecerdasan emosinya buruk dan bagaimana untuk kondisi yang alamiah sebagaimana masalah hormonal yang mempengaruhi perempuan setiap datang bulan

    Comment by rantinelasari — June 26, 2007 @ 2:00 am

  44. Gravatar Image
  45. apa hubungan mental dengan batin seseorang ??? Pentingkah seseorang mengetahui perasaan orang lain ??

    Comment by tika — September 10, 2007 @ 1:23 am

  46. Gravatar Image
  47. artikelnya bgs dan menarik.saya mau tanya apakah ada pengaruhnya antara lingkungan keluarga terhadap kecerdasan emosional anak usia pubertas(menjelang remaja)?tolong balas di email saya.thanks.

    Comment by echa — September 21, 2007 @ 10:32 am

  48. Gravatar Image
  49. Salam,
    Artikelnya sangat menarik dan mudah difahami. saya ingin bertanya, bagaimana cara mengontrol emosi pada diri anak dan orang dewasa?

    Comment by yusi elsiano — October 16, 2007 @ 10:00 am

  50. Gravatar Image
  51. artikelnya oke dan bagus. saya mao memberikan komentar bahwa kecerdasan emosional anak tidak harus dipancing tetapi harus ditumbuhkan melalui situasi agar anak lebih peka terhadap emosional yang ia miliki.contohnya berikan mereka pilihan strategis bagaimana ia harus memilih antara belajar atau bermain tetapi dengan memberikan sebuah konsekwensi yang tidak memberatkan seperti boleh bermain tetapi setelah belajar ataupun sebaliknya dengan menumbuhkan rasa tanggung jawab anak. terima kasih

    Comment by jays — December 31, 2007 @ 2:52 am

  52. Gravatar Image
  53. tolong dong,,
    ada hasil penelitiannya g?tentang perkembangan kecerdasan emosi dengan kegiatan pembelajaran eksak di kelas.
    bagaimana angket untuk mengukur kecerdasan emosi siswa SMU di kelas?
    apa cirinya atau tandanya seorang siswa punya kecerdasan emosi yang tinggi dikelas?
    apa bedanya antara kecakapan hidup yang tinggi dengan kecerdasan emosi yang tinggi?
    bagaimana supaya bisa mengembangkan kecerdasan emosi siswa pada pelajaran eksak khususnya fisika?
    apa pembagian kelompok untuk saling bekerjasama dalam kelas dapat mengembangkan kecerdasan emosi siswa?
    siswa dalam kelaskan beragam ada yang pintar,males belajar,kaya,miskin,juga kepribadian yang berbeda bagaimana melatih ato mengasah kecerdasan emosi siswa yang beragam latar itu?
    makasih,,,

    Comment by amie — January 6, 2008 @ 2:06 pm

  54. Gravatar Image
  55. apa cirinya kalo orang punya kecerdasan emosi tinggi dikelas?
    bagaimana membedakan kalo orang itu punya kecerdasan emosi tinggi dengan kecakapan hidup yang tinggi?
    apa pelajaran eksak bisa meningkatkan kecerdasan emosi?

    Comment by amie — January 6, 2008 @ 2:09 pm

  56. Gravatar Image
  57. tolongin saya
    bagaimana angket untuk mengukur kecerdasan emisional?
    bagaimana mengukur perilaku seseorang yang mempunyai kecerdasan IQ,EQ,SQ bagus?

    Comment by Eppy — February 8, 2008 @ 4:13 am

  58. Gravatar Image
  59. bagaimana angket untuk mengukur kecerdasan emosional siswa SMA?please kirim ya ke e-mail saya sekarang.saya ingin mengkolerasikannya dengan kualitas belajar.syukron..

    Comment by yuny rahmawati — March 25, 2008 @ 8:06 am

  60. Gravatar Image
  61. Emosi menurut perspektif islam & kecerdasan emosi..blh kamu tlg jelaskan…emailkan kepada sy

    Comment by hanafi — April 12, 2008 @ 8:08 am

  62. Gravatar Image
  63. saya minta tolong beritahu cara mengukur tingkat emosi pada remaja

    Comment by rio — May 16, 2008 @ 2:36 pm

  64. Gravatar Image
  65. Emosi masih sulit diukur, namun bisa kita petakan (profiling).

    Mengukur berbeda dengan memetakan. Misalnya mengukur suhu ruangan dan didapat 40 derajat celcius. Kita petakan sebagai berhawa panas. Kita bisa kaitkan hasil pengukuran dengan pemetaan. Namun kadang hal ini tidak mudah. Sebuah ruangan bisa kita sebut gelap atau terang. Bisa kita ukur luminasinya (ukuran pencahayaan). Mengukur luminasi tidak seumum mengukur suhu ruangan. Jadi bisa saja namun belum tentu praktis.

    Demikian pula pengukuran emosi. Sya kira bisa dilakukan namun belum tentu praktis (misal, seberapa agresif seseorang dibandingkan rata-rata orang, dsb).

    Profiling lebih mudah dilakukan. Caranya dg membuat inventory ciri-ciri emosi yang akan dipantau. Contoh sederhana profiling misalnya Sepia Modus Test.

    Saran saya gunakan penelitian emosi dengan inventory test (pemetaan karakter/profiling).

    Comment by khairulu — May 17, 2008 @ 2:17 am

  66. Gravatar Image
  67. apa ciri-ciri anak yang mamiliki kecerdasan emosi tinggi dan bagaimana seharusnya kecerdasan emosi pada anak SD.nuwun

    Comment by novia rs — June 5, 2008 @ 3:42 am

  68. Gravatar Image
  69. contoh angket kecerdasan emosional pada siswa SMA

    Comment by lusi — August 1, 2008 @ 7:33 am

  70. Gravatar Image
  71. tolong dong,,
    ada hasil penelitiannya g?tentang perkembangan kecerdasan emosi dengan kegiatan pembelajaran eksak di kelas.
    bagaimana angket untuk mengukur kecerdasan emosi siswa SMU di kelas?
    apa cirinya atau tandanya seorang siswa punya kecerdasan emosi yang tinggi dikelas?
    apa bedanya antara kecakapan hidup yang tinggi dengan kecerdasan emosi yang tinggi?
    bagaimana supaya bisa mengembangkan kecerdasan emosi siswa pada pelajaran eksak khususnya fisika?

    Comment by istri — September 4, 2008 @ 1:33 am

  72. Gravatar Image
  73. Apakah kecerdasan emosional dapat di program ?

    Barangkali artikel “kecerdasan emosional” berikut berguna >> KECERDASAN EMOSIONAL

    Comment by Raja Cilik — September 16, 2008 @ 5:10 am

  74. Gravatar Image
  75. ass. tolong berikan jurnal tentang kecerdasan emosional.!! makasih

    Comment by nindya — October 21, 2008 @ 7:24 am

  76. Gravatar Image
  77. tolong kasih tips mengendalikan emosi anak yang meledak-ledak

    Comment by ita — November 14, 2008 @ 2:12 pm

  78. Gravatar Image
  79. mas bagaimana cara mengukur kecerdasan emosional untuk anak sma? terima kasih sebelumnya

    Comment by eko — November 29, 2008 @ 6:47 am

  80. Gravatar Image
  81. Mau tnya,, bagaimana mengkorelasikan kecerdasan emosional anak sma yang diukur menggunakan angket dengan prestasi belajar siswa SMA yang diambil dari nilai raport. thx

    Comment by TIA — December 2, 2008 @ 9:40 am

  82. Gravatar Image
  83. tolong kecerdasan itu terdiri dari aspek apa aja

    Comment by alfian — December 9, 2008 @ 10:43 am

  84. Gravatar Image
  85. mas khairul lebih banyak lagi yah memberikan contoh2 tentang mengali or memahami emosi anak, supaya banyak orang mengerti, aku mau tanya bagai man menghapai anak yang bandel dalam hal pergaulan?bagai mana cara memberi taunya?tks

    Comment by Qurotul a'yuni — February 15, 2009 @ 10:03 am

  86. Gravatar Image
  87. mas khairul…Saya mau tahu juga hubungan kecerdasan emosional terhadap stress kerja..THX

    Comment by Dina — February 18, 2009 @ 9:06 am

  88. Gravatar Image
  89. maaf, saya mau tanya

    akhir2 ini saya sering sekali tdk bisa mengontrol emosi, kalu sudah emosi, siapa saja yg ada didekat saya pasti ikut saya damprat, saya tau perbuatan saya tdk baik

    saya ingin sekali memperbaikinya

    masalahnya cuma satu, saya sering cemburu pada suami saya yg sekarang demam face book, sehari2 selalu ber-fb ria

    ber-ym ria

    dan yg paling saya cemburui ada seorang wanita

    saya sudah bicara, tp suami saya tetep aja, sellau bilang kl gak ada hub apa2

    saya ingin tdk tau apa2 (kadang saya berpikir begitu)

    tp kl rasa ingin tau saya dateng, saya mulai cari tau, dan ketika tau suami saya masih berhubungan, saya kembali emosi

    saya tersiksa, saya tidak ingin emosi saya merusak hubungan saya, hubungan dg anak buah maupun anak2 saya

    saya mencintai mereka

    terkadang saya sampai menangis kl ingat betapa saya sudah sangat keterlaluan

    tolong saya
    terima kasih

    Comment by ririn triyani — March 30, 2009 @ 4:24 am

  90. Gravatar Image
  91. Buat ririn, pertama2 kita sembuhkan dulu hati kita. Makin kita sedih, makin buruk akibatnya. Makin kita sehat, makin baik akibatnya.

    Ada artikel sepia yg semoga relevan:
    http://sepia.blogsome.com/2006/11/30/jatuh-cinta-lagi-dan-antinya/

    Mudah2an kalau kita menjadi baik, maka Allah melimpahi dengan yg baik. Law of attraction berlaku spt hukum alam. Jadi kita mengingat dan mengharapkan yang baik2 saja. Lalu ikhlas dan tawakkal.

    Semoga ririn mjd riang gembira selalu. Amin

    Comment by khairulu — March 30, 2009 @ 9:00 am

  92. Gravatar Image
  93. sepertinya sudah banyak cara untuk meredm emosi tapi susah.atau karena dulu sering nahan emosi jadi sekaranglah saatnya meledak

    Comment by elly — April 10, 2009 @ 6:58 am

  94. Gravatar Image
  95. saya sedang membuar skripsi dengan judul “hubungan kecerdasan emosional dengan prestasi belajar matematika” yang saya bingung bagaimana membuat kuesioner untuk menentukan skala kecerdasan emosional. tolong dong siape aje bantu ane ye.. demi kepentingan bangsa dan negara cos ane kan lagi menuju gelar S1 siape tau berguna ilmu ane nanti. thanks

    Comment by hana raihana — April 10, 2009 @ 8:06 am

  96. Gravatar Image
  97. ass…
    minta tolong kirimkan contoh angket buat siswa yah?
    please. krm ke e-mail aku yah?
    thanx

    Comment by Bibah — April 15, 2009 @ 8:53 am

  98. Gravatar Image
  99. Aslm….
    saya sedang membuat skripsi tentang meningkatkan percaya diri pada anat tunarungu, tapi saya bingung cara membuat angket untuk anak tunarungu itu seperti apa? mohon bantuannya ya

    Comment by ririn — May 16, 2009 @ 5:40 am

  100. Gravatar Image
  101. mas, mu nanya nih,gimana ya cara meredam kepanikan??
    masalahnya kalo menghadapi suatu permasalahaan bawaannya panik . dan klo mau menghadapi sesuatu sudah negatif thinking duluan. terimakasih ya mas.

    Comment by Kaka — May 28, 2009 @ 5:39 am

  102. Gravatar Image
  103. arigato inponaaa…

    Comment by t.adi — June 12, 2009 @ 12:14 pm

  104. Gravatar Image
  105. bagaiman cara kita mengukur kecerdasan emosional?apa punya angket atau tesnya? tolong saya di berikan…
    terus pa da pengaruh EQ dengan motivasi belajar?
    terimakasih sebelumnya…?

    Comment by leila — July 3, 2009 @ 8:11 am

  106. Gravatar Image
  107. bagaimanakah cara seorang guru dalam mengatasi emosi dari perkembangan anak remaja?

    Comment by TYKA — July 24, 2009 @ 6:17 am

  108. Gravatar Image
  109. apa aja sih ciri” kecerdasan emosi?
    maksud dri kecerdasan emosi sendiri apaan sih?

    Comment by miia — August 11, 2009 @ 8:57 am

  110. Gravatar Image
  111. saya jadi tertarik tentang SQ TERHADAP Stres kerja, bisa tolong kirmkn k saya teori2 yang mendukung dan tidak mendukung? bisa kasih contoh angketnya??thanks before

    Comment by indah — August 31, 2009 @ 8:50 am

  112. Gravatar Image
  113. tolong dounk jelaskan cara mengukur dan mengenal emosi

    Comment by afif — October 18, 2009 @ 12:26 pm

  114. Gravatar Image
  115. saya mau tanya kalau kuesioner untuk mengukur kecerdasan emosi pada anak usia prasekolah itu bagaimana?
    saya tunggu jawabannya, trmksh…

    Comment by ika — October 31, 2009 @ 5:21 am

  116. Gravatar Image
  117. tolong mas gimana instrumen/angket untuk mengukur kecerdasan emosional siswa dalam mengikuti pelajaran matematika

    Comment by melkior wewe — November 1, 2009 @ 2:20 pm

  118. Gravatar Image
  119. tolong bantu buat angket untuk mengukur kecerdasan emosi yang valid dan reliabel bagi siswa saat mengikuti pelajaran matematika

    Comment by maria — December 26, 2009 @ 3:22 am

  120. Gravatar Image
  121. kak… apakah ada alat ukur untuk melihat kecerdasan emosi anak usia dini??? ditgg blsan nya ya aku cri kok enggak ada… TQ…

    Comment by winda — January 19, 2010 @ 5:29 am

  122. Gravatar Image
  123. mas, tlg infonya, apa c yg biasanya dipakai utk membuat skala stres kerja? aspek, gejala, atau dampaknya? makasih

    Comment by intan — January 23, 2010 @ 1:54 pm

  124. Gravatar Image
  125. aq lagi pusing bgt neeeee…………. Please help me,, tlg ngasi tau aq gmn cara yg bisa qta lakukan utk mengetest kecerdasan emosional anak usia 2 ato 3 tahun…
    terima kasih sebelumnya utk bantuannya^_^

    Comment by rina — March 24, 2010 @ 2:23 pm

  126. Gravatar Image
  127. do you know about the importance of emotion in the students ??

    Comment by Rasyid Indrawan — May 29, 2010 @ 1:48 am

  128. Gravatar Image
  129. untuk melatih emosi dan terhindar dari stres adalah 1.ambil tindakan aktif contoh bermain bola,membaca,bermain game solatdll 2.menyadari dan tahu keberadaan kita,kita sedang dimana,berada di mana,dengan siapa , depan kita ada apa di sekeliling kita, ada apa dll 3.bisa mengontrol emosi kita mengontrol/menahan perasaan marah,tertawa,sedih,perbuatan yg melangar hukum ada loh hadis rosulilah sayidina MUHMMAD SWA.yg berbunyi:sesunggunya orang yang kuat bukanlah orang yang kuat secara fisiknya tetapi orang yang kuat adalah orang yang bisa menahan amarahnya dan mengontrol emosinya.wasalam

    Comment by julius — February 18, 2011 @ 4:30 pm

  130. Gravatar Image
  131. Artikel yang bermanfaat..
    Blognya juga sangat menarik..

    Saya juga punya blog yang berisi pendidikan anak-anak..
    Ada:
    1. Lagu anak
    2. Artikel parenting (cara mendidik buah hati).
    3. Artikel pendidikan kreatif..
    4. Dongeng anak moral
    Kalau mau berkunjung ada di
    http://lagu2anak.blogspot.com

    Salam kenal..
    Mari bertukar link… (kak zepe)

    Comment by Kak Zepe LaguAnak.blogspot.com — October 5, 2011 @ 6:14 am

  132. Gravatar Image
  133. If time is money you’ve made me a waeltheir woman.

    Comment by Geralynn — December 2, 2011 @ 11:19 am

  134. Gravatar Image
  135. P5gQTK rjnemaymyuar

    Comment by pxjart — December 3, 2011 @ 11:01 am

  136. Gravatar Image
  137. HlfqKk , [url=http://bjoetxxqkuho.com/]bjoetxxqkuho[/url], [link=http://aihruklcukse.com/]aihruklcukse[/link], http://pmvbylrelxpu.com/

    Comment by opilrnesf — December 3, 2011 @ 3:29 pm

  138. Gravatar Image
  139. PsZrKD ksehpkdtntyo

    Comment by bztdkjovlx — December 5, 2011 @ 12:30 pm

  140. Gravatar Image
  141. aBDORI , [url=http://ibralagpmkfl.com/]ibralagpmkfl[/url], [link=http://rjdffnqgbinh.com/]rjdffnqgbinh[/link], http://ayvlkffkbjob.com/

    Comment by vxouyw — December 8, 2011 @ 5:12 pm

  142. Gravatar Image
  143. That is understandable that money makes people disembarrass. But what to do if someone doesn’t have money? The only one way is to get the credit loans “goodfinance-blog.com” or just credit loan.

    Comment by business loans — July 2, 2012 @ 3:25 am

  144. Gravatar Image
  145. apa ada hubungannya tingkat pengetahuan orang tua terhadap melatih kecerdasan emosional anak?jika ada apa da bku yg membahas tentang itu?tlog krim jawabannya k email saya thx

    Comment by nisa — August 29, 2012 @ 2:34 am

  146. Gravatar Image
  147. Highly energetic article, I liked that a lot. Will
    there be a part 2?

    Comment by paydayloansukuk.co.uk — November 27, 2012 @ 11:14 am

  148. Gravatar Image
  149. My partner and I absolutely love your blog and find the majority of your post’s to be what precisely I’m
    looking for. Would you offer guest writers to write content
    for yourself? I wouldn’t mind publishing a post or elaborating on a few of the subjects you write about here. Again, awesome web log!

    Comment by SexRoulette — January 8, 2013 @ 11:00 pm

  150. Gravatar Image
  151. Tips yang sangat menarik :)

    Comment by Akbar — April 1, 2013 @ 3:55 am

Leave a comment



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.


Artikel lama, dipilih random, yang mungkin bermanfaat bagi Anda.
http://sepia.blogsome.com/2005/07/12/punya-buku-sendiri-gitu-loh/





Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here