Anak Kecil Pencipta Alat Keselamatan Udara
Daryn Murray, anak kecil umur 12 tahun menciptakan alat pembantu keselamatan udara. Anak pramuka dari Inggris ini terinspirasi setelah melihat di TV kejadian musibah jatuhnya pesawat supersonic Concorde di dekat Paris pada tahun 2000, saat itu ia baru berusia 7 tahun. Pesawat Concorde jatuh setelah terbakar - diduga roda robek terkena serpihan logam di landasan yang kemudian merambat mengenai bagian lain - saat lepas landas dari bandara.
Sekilas idenya sederhana. Namun ternyata orang dewasa tidak memperhatikan betapa bermanfaatnya ide tersebut. Idenya adalah sebuah mobil remote control yang membawa kamera berjalan pada suatu jalur khusus di sepanjang sisi landasan. Kamera pada mobil-mobilan tersebut dapat mendeteksi serpihan hingga sekecil kacang. Daryn Murray’s Aircraft Debris Protector, demikian sebutan alat itu, bila mencurigai adanya serpihan berbahaya di jalur landasan segera mengirim sinyal bahaya kepada pesawat yang akan menggunakan landasan tersebut.
Direktur Teknik The British Airport Authority (BAA) , Colin Crichton, menyatakan bahwa ide ini layak dikembangkan untuk meningkatkan keselamatan penerbangan. Penerapan ide Daryn juga sangat mudah mengingat biaya pembuatan alat ini sangat murah. Prototipe model buatan Daryn hanya menghabiskan biaya 100 poundsterling.
Daryn yang masih kecil cukup jeli memanfaatkan mainan remote control untuk digunakan sebagai alat bantu pemindaian, lebih jauh lagi dia pun cukup terampil mewujudkan gagasannya itu. Kecerdasan anak kecil memang patut diperhitungkan. Hebat.






