Kecerdasan Supranatural
Saya yakin tanpa keraguan untuk menyatakan adanya Kecerdasan Supranatural. Jika kita sepakat dengan Gardner tentang kecerdasan kinestetik (fisik) maka semestinya mudah untuk membuktikan bahwa kecerdasan supranatural itu ada.
Ilmu-ilmu yang berkaitan dengan tenaga dalam, telepati, telekinesis, hipnotis tenaga batin, menangkap jin, bahkan sihir, membuktikan adanya kemampuan manusia untuk belajar dan mencipta di wilayah tersebut. Kecerdasan supranatural ini dekat dengan kecerdasan kinestesis, artinya kecerdasan ini erat kaitannya dengan pengelolaan tubuh dimana tubuh manusia dipandang lebih dari sekedar tubuh fisik yang tampak. Dalam pandangan para pembelajar ilmu-ilmu supranatural tubuh manusia terdiri dari berlapis-lapis tubuh. Hanya tubuh paling dasarlah yang kelihatan dalam pengamatan mata biasa manusia.
Dalam kitab suci umat Islam diceritakan kemampuan supranatural Nabi Sulaiman yang sanggup mempekerjakan jin, bercakap dengan burung, dan sebagainya. Diceritakan pula kisah tantangan Sulaiman untuk memindahkan singgasana Ratu Balqis dari tempat yang jauh ke tempat Sulaiman. Berkata Ifrit dari bangsa jin menyatakan kesanggupannya untuk memindahkan dengan lebih cepat daripada Sulaiman berdiri dari duduk. Lalu berkata seorang ahli kitab yang menyatakan sanggup lebih hebat dari Ifrit. Tak sampai sekedipan mata, singgasana Ratu Balqis telah berpindah ke hadapan Sulaiman (QS An Naml (27) : 38-40). Subhanallah.
Kecerdasan supranatural jauh berbeda dari kecerdasan spiritual. Kecerdasan spiritual yang oleh Gardner disebut kecerdasan eksistensial (dimana para filosof disejajarkan dengan ahli agama) lebih pada kecerdasan merasakan ‘keberadaan’ sesuatu yang lebih agung dari manusia. Itulah ‘Tuhan’ dalam berbagai kepercayaan manusia dan filosof. Kecerdasan spiritual masuk dalam domain kecerdasan karakter dalam model SEPIA. Sebaliknya kecerdasan supranatural lebih bersifat kemampuan belajar dan penciptaan, yang masuk dalam domain kecerdasan kompetensi dalam model SEPIA. Kecerdasan supranatural masuk dalam kelompok Kecerdasan Intellektual (IQ), sama halnya dengan kecerdasan kinestetik yang dipopulerkan Gardner. Tidak ada kaitan sama sekali antara tingkat kecerdasan supranatural dengan tingkat kecerdasan spiritual (lihat saja dukun), sama halnya tidak ada kaitan sama sekali antara kecerdasan logika-matematika dengan kecerdasan spiritual.
Pernah melihat tayangan Pemburu Hantu di sebuah stasiun TV? Para penangkap hantu tersebut memiliki kecerdasan supranatural, karena mampu menangkap jin dan memasukkannya ke dalam botol. Sedangkan pengelola acaranya memiliki kecerdasan power, karena mampu memanfaatkan kecerdasan supranatural itu untuk menghasilkan laba. Dalam hal ini penonton tentu tidak disebut cerdas, karena hanya pasif menikmati tontonan.







bagaimana ingin mempelajari ilmu supranatural,karena saya sangat tertarik dengan hal-hal itu.
Biasanya ilmu yang terkait dengan tenaga dalam dan tenaga batin berorientasi mengembangkan kekuatan supranatural. Bisa melalui ilmu silat seperti Satria Nusantara, Merpati Putih, Hikmatul Iman, Reiki, dsb.
Comment by muhammad nasrullah — July 31, 2005 @ 12:55 pm
“David Blaine” si magic street..saya sempat terbengong
lihat shownya di tv…bisa melayang,menghidupkan lalat
mati,ditaruh dlm tank air selama 40 hari…gila diluar
kemampuan manusia sesungguhnya.Gimana mas Khairul ??
Ilmu apa itu?? Ilmu setan?? Gimana menurut pandangan agama?
>> Namanya sulap, mungkin memang ada trik tipuannya. Kalaupun pakai ilmu ghoib ya sah-sah saja, karena ilmu Allah itu luas. Dalam kisah Nabi Musa terdapat cerita para ahli sihir yang kemudian beriman setelah melihat mukjizat Musa, yaitu tongkat yang berubah menjadi ular, betul-betul memakan halusinasi ular dari tali-tali. Melihat itu para ahli sihir kontan beriman, bahkan tetap beriman walau dihukum bunuh oleh Firaun dengan cara disalib dan dipotong kaki tangannya. Ini berarti masalah beriman dengan berilmu merupakan hal yang berbeda. Sepanjang dengan ilmu ghoib nya itu dia tetap beriman, maka tidak menjadi masalah ilmu apa yang dipelajari. Sulaiman juga bisa ilmu ghoib (misalnya bicara dengan binatang dan menyuruh angin). Allah tidak menghukum Iblis karena ilmunya, tapi karena membangkang perintah Tuhan (tidak mau sujud -wujud penghormatan- kepada Adam). Iblis ‘jatuh’ karena kesombongannya, bukan karena ilmunya.
Pandangan saya sendiri, beberapa ilmu cenderung menggoda pemiliknya karena kekuatan ilmu tersebut. Misalnya ilmu sihir memberi peluang seseorang untuk bertindak aniaya ketika tidak mampu mengendalikan emosinya lalu menggunakan ilmu tersebut secara sewenang-wenang. Sama halnya dengan punya pistol atau senjata nuklir. Di tangan orang yang kuat morilnya dia bisa bermanfaat, di tangan yang lemah morilnya bisa berbahaya.
David Blaine, hmmm… aku juga seneng nonton. Memang ajaib. Sama dengan David Copperfield, mungkin memang ada ilmu ghoib nya. Kita nikmati saja, haha…
khairulu
Comment by Ria Kusuma — October 6, 2005 @ 12:47 am
dear mas khairul,salam kenal….
saya mau bertanya,bisakah kita gabungkan antara ilmu magic atau spiritual dengan kemampuan bawah sadar?sehingga lebih mudah pengaplikasianya?apa benar pendapat orang kalo dalam keadaan lemah karena puasa (seperti mutih dll)menyebabkan alam bawah sadar menerima dengan kuat perintah yang terangkai dalam kalimat kalimat mantra atau doa yang dibaca?sehingga menjadikanya berkekuatan?
::: Jujur saya katakan, bahwa saya tidak kompeten dalam ilmu supranatural. Pernah belajar ilmu tenaga dalam dan silat, tapi rasanya tidak pernah naik kelas. Hanya bisa mecahin ubin, sementara teman lain sudah bisa besi kikir. Nah, ada satu teman saya yang berbakat sehingga guru kami menurunkan ilmu ghaib kepadanya. Teman saya itu bisa kebal (lidahnya diiris golok tidak apa-apa), bisa mengobati pakai mantra (dia coba pada seekor anjing yang luka pincang dan sembuh, dia juga pernah membalikkan tenung dukun lain sehingga berbalik menyerang si pengirim). Percaya nggak percaya, karena lihat sendiri ya saya percaya.
Ini menurut saya (yang sangat mungkin salah). Tenaga batin muncul karena kesungguhan kuat untuk mendapatkannya disamping talenta. Itulah mengapa tidak semua lapar disebut puasa. Kalau lapar bisa menguatkan tenaga batin, berarti orang Ethiopia yang kelaparan akan jadi sakti semua. Lapar bentuk puasa bahkan yang dengan ritual khusus baru bisa menguatkan tenaga batin.
Nah, tenaga batin ini adalah jenis ilmu yang ‘dirasakan’ seperti halnya ilmu silat, dan bukan ‘dipikirkan’ seperti halnya ilmu matematika. Jadi saya setuju bahwa alam bawah sadar berperan lebih banyak dalam hal ini. Tentang mantra, itu ibarat kunci rumus tenaga gaib, yah sama saja dengan kenapa antena TV bisa menangkap siaran TV dan bukan siaran radio. Semua ilmu ada kuncinya, dan hal yang gaib seringkali jembatannya adalah mantra atau doa. Saya sendiri tidak belajar mantra (teman saya yang mengobati anjing itu belajar). Karena mantra itu hanya kunci, maka penguatan tenaga batin menjadi syarat sesungguhnya penguasaan ilmu gaib. Jadi menurut saya puasa bukan menyebabkan kita mampu mengakses alam bawah sadar lebih baik, tapi ditujukan untuk menguatkan tenaga batin. Untuk mengakses alam bawah sadar teknik seperti hipnoterapi bisa efektif tanpa perlu puasa.
Doa berbeda. Doa itu lebih merupakan permohonan kepada Allah. Mantra seperti rumus, doa adalah permohonan. Karena semua hal itu pada dasarnya yang memberi adalah Allah, keduanya bisa sama dahsyatnya. Bahkan doa bisa lebih dahsyat karena tidak dibatasi tepi-tepi ilmu seperti mantra. Tapi keduanya cuma jalan. kalau mantra disyaratkan punya energi batin, maka doa disyaratkan keikhlasan dan kekhusyukan. Allah dalam dalam Quran menjanjikan (QS Al Baqarah 186) “Dan apabila hamba-hambaKu bertanya tentang Ku katakan sesungguhnya Aku dekat. Kukabulkan doa siapa yang yang memohon kepadaKu. maka penuhilah kewajiban dariKu dan berimanlah kepadaKu, agar mereka selalu dalam kebenaran.” Apakah berpuasa bisa membuat doa lebih makbul? Tentu bisa, kalau puasanya sesuai dengan syariat yang diperintahkan Tuhan. Apakah ada puasa yang tidak sesuai syariat? Ada, biasanya puasa hari Jumat (yg dilarang dalam Islam kalau tidak dirangkai dengan puasa Kamis atau Sabtu), yang ditujukan untuk mendapat ilmu kebal. Nah, kalau yang puasa Jumat ini jelas untuk mantra, bukan doa.
Mantra itu dijamin hasil dunianya, tapi tidak hasil akhiratnya. Yah, seperti matematika lah. Sebaliknya, doa dijamin hasil akhiratnya, tapi tidak hasil dunianya (tidak mesti dikabulkan sesuai keinginan duniawi kita). Jadi kalau pilih mantra, pilihlah yang sesuai syariat, sehingga ilmunya bermanfaat.
Begitulah yang saya tahu, tapii…. saya tidak kompeten ilmu supranatural loh….
khairul
Comment by dewabrata — November 4, 2005 @ 2:07 am
Saya tidak setuju kalo penonton dibilang tidak cerdas…saya termasuk bagian penonton mungkin anda juga..sebenarnya yg tidak cerdas itu penonton yg kebanyakan nonton.Kalo diambil paling dasar lagi mungkin yg paling cerdas disini justru malah penonton.Kalo mereka gak nonton mana laku TV beserta programnya.Ok?!
Comment by Rony Prasetya — December 14, 2005 @ 4:00 am
Mas,katanya orang yang punya ilmu itu matinya sulit!mas,menguasai ilmu keslamatan dosa gak?
::: Saya kurang tahu kebenaran itu. Saya dengar memang ada yang ‘ilmunya’ menuntut diwariskan sebelum meninggal. Tapi sejujurnya saya tidak tahu tentang itu. Yang saya tahu bahwa ada seorang ahli ilmu yang punya kesaktian di masa Nabi Sulaiman, dia lebih hebat drpd jin Ifrit utk memindahkan singgasana ratu Balqis. Nabi Sulaiman sendiri punya ilmu ‘aneh-aneh’ seperti berbicara dengan binatang dan menyuruh jin. Jadi berilmu menurut saya sah-sah saja selama dilandasi iman kepada Allah dan tidak membuat diri menjadi takabur.
khairul
Comment by dani — December 28, 2005 @ 4:47 pm
Kebetulan saya lahir dan tumbuh di lingkungan yang keanehan-keanehan semacam itu tumbuh pesat. Saya pernah belajar, paling tidak dua kali tapi–saya sangat beruntung– gagal. Mungkin karena rasa keingintahuan lebih besar daripada keinginlakukan saya terhadap hal-hal demikian.
Saya percaya kemampuan supranatural itu ada, tapi tidak semua yang ada itu untuk dikagumi kan? Bahkan untuk kalangan ahli ibadah pun berlaku kaidah “Laysa ma tsabata takhshishuhu kamula takhlishuhu” (dia yang tampak keistimewaannya bukan berarti sempurna pembersihan jiwanya). Wallahu ‘alam
::: semestinya memang kita mencontoh Sulaiman a.s. yang diberi kelebihan-kelebihan namun selalu sadar bahwa itu adalah ujian, apakh dia akan bersyukur atau menjadi kufur. khairul
Comment by Ahmad Thoha Faz — January 22, 2006 @ 4:41 am
apakah membawa dan memakai jimat itu menurut kacamata agama adalah syirik?
::: benda tertentu dengan kondisi tertentu memang bisa menjadi media kekuatan alam. Ini tidak berbeda dengan antena TV yang dengan bentuk tertentu bisa menangkap gelombang siaran TV. nah, ilmu tentang jimat seringkali tidak jelas apa yang dikelola dan bagaimana hasilnya. Percaya mutlak pada jimat tanpa dasar ilmu yang jelas bisa menyesatkan. Berbeda dengan percaya kepada antena TV yang dengan ilmu bisa kita ketahui hasilnya. Semua hal di dunia ini sumbernya dari Allah, termasuk kekuatan jimat (kalau terbukti). yang dikhawatirkan adalah terjerumus mendewakan (atau menuhankan) jimat tersebut, yang sama saja dengan menuhankan obat flu Procold misalnya. maksudnya kita boleh yakin bahwa obat flu bisa menjadi jembatan pengobatan flu (ada ilmunya), namun jangan sampai percaya bahwa obat flu itulah penyembuh flu. Dia cuma jalan, jadi bila obat flu nya tidak ada (atau lupa bawa jimat) maka orangnya tidak lalu gelisah seperti kehilangan sesuatu yang luar biasa.
Untuk menjadi syirik tidak perlu jimat, cukup Anda menganggap atasan Anda sebagai segala-galanya, itu sudah syirik. Demikian juga kalau kecintaan kita pada benda, pacar, dsb, membuat kita menomorduakan Allah, ya itu sudah syirik. Jimat bisa berbahaya bila ada kaitannya dengan kekuatan jin, kecuali Anda sekualitas nabi Sulaiman yang bisa menundukkan jin. Saya sih tidak punya ilmu tentang jimat. Sama halnya tidak punya ilmu tentang mantra. jadi saya tidak pakai jimat maupun mantra. Yang bisa saya lakukan adalah berdoa kepada Allah, dan menggunakan obat atau ikhtiar yang saya punya ilmunya.
Comment by anan — February 15, 2006 @ 7:55 am
DALAM HAL INI SAYA TIDAK AKAN BERKOMENTAR,SAYA HANYA INGIN BERTANYA.APAKAH DUNIA GHAIB ITU BISA DILIHAT ATAU DIMASUKI OLEH ORANG YANG TIDAK MEMPUNYAI KECERDASAN SPIRITUAL ?
::: Bisa saja, karena dunia ghaib berhubungan dengan kecerdasan SUPRAnatural, bukan SPIRITual. Tidak semua orang bisa melihat dunia ghaib, tapi semua orang sebenarnya bisa beriman terhadap adanya dunia ghaib (jin, malaikat, surga, neraka) karena keberadaannya sangat rasional dan dapat dirasakan melalui suara hati.
Comment by ADIT — March 6, 2006 @ 9:46 am
sebelumnya salam kenal, saya hanya ingin bertanya yaitu 1.Apakah bedanya khodam dengan jin ?
2.Apakah orang yang memiliki ilmu ghoib akan mengganggu proses akhir hidupnya ?
:: nah, tentang itu ilmu saya masih sedikit nih. ada rekan lain bisa bantu?
Comment by sampur ariyanto — March 30, 2006 @ 4:45 pm
Mau nanya juga,
1. Sudah pernah lihat Jin?
2. Mau lihat??
terus terang dulu saya pernah berminat dan belajar untuk itu, untuk saya nggak sempet “naik kelas”,tapi sekarang setelah saya pikir2 lagi, kasihan jin juga ya, dia mungkin lagi enak2 berduaan sama istrinya eh kita intip, kan ngawur namanya ..hehe ya tooh mas,
Comment by Aji Bao — May 10, 2006 @ 10:50 am
Ronny Prasetya itu bodo bangeeet…..hehehe
bukan gitu maksudnya yang nulis artikel..
dasar bego lu Ron
Comment by M. Rizky — June 13, 2006 @ 10:36 am
pikin minta ilmu supaya pintar dan berwibawa dan juga dapat jodoh yang soleh agus kusdiana di jauhkan dari segala penyakit tanggal lahir 18 april 1984 ibu esah bapak oman sunarya
Comment by agus — June 15, 2006 @ 4:08 am
Salut buat mas Khairul,komentar2 anda menandakan kematangan.
Maaf saya sedikit pernah belajar yg begituan.Setahu saya khodam dari segi bahasa artinya pendamping atau pembantu.Jadi PRT (pembantu Rumah Tangga) juga bisa disebut Khodam.Nah kaitannya yg ditanyakan sampur ariyanto,khadam ada 2 jenis.1 dari golongan jin (biasanya terdapat pada keris,batu akik ataupun dari lelaku yg bukan dibimbing oleh ahli agama)2 dari golongan malaikat (terdapat pada ayat-ayat suci al quran -yg saya tahu- juga asma ul husna.wallaahu’alam bissowab.
Comment by ditto — November 4, 2006 @ 11:45 am
mo ikutan ah..menurutku kecerdasan supranatural itu memang ada, bisa dipelajari dan bisa dirasionalisasi.cuma saja ilmu kita blm cukup untuk menguaknya dan pengetahuan kita belum cukup utk menjabarkannya.sehingga kita masih menganggap mistik, ya karena nggak tau itu.bagi saya yang goblok, handphone yg bisa ngeluarin suara teman kita pdhl dia di luarnegeri, bs kirim email, bisa nyimpen gmbr2 dan video porno dalam sebuah kotak berukuran sebesar bungkus rokok,itu masih mistik bagi saya.jadi semua tidaklah aneh.lha wong kita diciptakan lebih mulia dari malaikat dan jin.kita bisa menembus ruang dan waktu dan kita bisa menembus pakem2 yang sudah sunatullah.sebenere manusia mempunyai kemampuan transenden.tetapi itu semua perlu usaha dan semacam proses upaya yang sungguh2 serta tingkat kekariban kita dengn Tuhan perlu dipertimbangkan
Comment by ayonk — December 21, 2006 @ 3:51 am
sedemikian hebatkah otak manusia itu? apakah anak yg kurang tanggapan dpt disembuhkan? bgimana caranya, thanks.
Comment by teguhyan — January 14, 2007 @ 8:26 am
manusia adalah ciptaan tuhan. jadi kemampuan ang dimiliki manusia adalah kemampuan tuhan. dalam diri kita terdapat sifat-sifat tuhan. wajar saja jika hal diluar logika, yang mungkin disebut kecerdasan supranatural dimiliki manusia baik secara sadar atau tidak dan di pelajari atau tidak.dunia bukanlah sesuatu ang sempit “untuk dipandang” so rahasia tuhan sulit untuk diungkapkan.
Comment by romiro — February 22, 2007 @ 4:30 pm
Rony Prasetya itu ngomong apa sih? Hehe…
Comment by Abang Bakso — March 2, 2007 @ 3:16 am
EPIA itu kompleks banget ya. Punya ilmu banyak itu enak. Selain dtinggikan maqomnya oleh 4JJI, kita bisa mengetahui realita dan dimensi dunia dan kehidupan dengan cara perspektif yang lebih. Tapi terkadang punya ilmu itu juga amanah dan tanggungjawab yang tidak ringan. Saya kenal ulama (insya 4JJI levelnya udah waliyu4JJI) yang berusaha menghindari ke kuburan. Saya memanggilnya abah hasyim. Ziarah ke kuburan emang bisa senantiasa mengingatkan kita tentang kematian, sehingga iman bisa meningkat. Tapi bagi abah itu menyakitkan. Karena abah tidak tega mendengar rintihan orang yang disiksa di dalam kubur. Saya ketika mendengar cerita itu saja langsung merinding. Ketika abah pertama kali diangkat jadi wali4JJI, banyak orang yang dibuat marah. Karena abah bisa melihat pikiran yang mendominasi seseorang. Sebagai contoh, kalau anda suka nonton bokep dan suka begituan serta senantiasa itu-itu saja yang anda pikirkan, abah bisa melihatnya dengan jelas di pikiran anda. Tetapi seiring berjalannya waktu, abah bisa mengontrol untuk tidak ngomong macem-macem ke orang meski bisa melihat dengan jelas pikiran orang tersebut.
Abah mempunyai murid, alhamd4JJI diangkat juga jadi waliy4JJI, saya memanggilnya abah amang. Abah yang satu ini pun aneh. Pernah ada tamu dari arab (ternyata dikemudian hari kita diberitahu kalau dia juga wali4JJI), ngomongnya pake arab….eh, ternyata abah bisa ngomong arab dengan baik. Perlu kalian ketahui, kalau abah amang tidak pernah belajar bahasa arab. Masih banyak kejadian aneh-aneh yang lain. Kalau banyak orang tidak percaya…ya, silahkan. Seperti kata mas khairul….gimana tidak percaya, saya tahu sendiri dan pernah mengalami kejadian aneh-aneh tsb.
Saya ketika duduk SMP beberapa tahun silam juga pernah diberi kesempatan melihat alam gaib. Enak tambah ilmu. Tapi tidak enak karena jadi ngeliat penghuni alam gaib yang jelek-jelek. Mulai kepala tanpa tubuh beterbangan hingga yang mirip banget sama manusia. Kebetulan latihan saya melihat disekitar kuburan…hihiii. Terus kalau lewat tempat-tempat tertentu, bisa merasakan kehadiran komunitas mereka.
Tentang kecerdasan supranatural, saya pernah tergelitik. 1) Gimana ya, kalau seluruh atau ribuan pendekar tenaga dalam yang yahud berkumpul dan menyerang satelit mata-mata USA, bisa gak ya?. Biar USA gak semena-mena sama negara lain. 2)Kalau orang Indonesia banyak yang jago santet, teluh atau sihir, mengapa Indonesia terjajah hingga 3,5 abad?. Mengapa mereka tidak menyantet saja para kompeni VOC saja?. Saya pikir ketika abad itu orang indonesia cerdas supranatural tapi lemah di SEPIA yang lain ya. Lemah di P sehingga tidak bisa mengorganisir kecerdasan yang lain……apa begitu?.
Comment by A. Purnomo — March 9, 2007 @ 10:39 pm
Minyak Pengasihan Garis keras, jimat judi
di:www.dayaka.cjb.net si dia langsung terdila-gila
Minyak Pengasihan Garis keras, jimat judi
di:www.dayaka.cjb.net si dia langsung terdila-gila
Minyak Pengasihan Garis keras, jimat judi
di:www.dayaka.cjb.net si dia langsung terdila-gila
Comment by wawan — June 12, 2007 @ 9:47 am
Minyak Pengasihan Garis keras, jimat judi
di:www.dayaka.cjb.net si dia langsung terdila-gila
Minyak Pengasihan Garis keras, jimat judi
di:www.dayaka.cjb.net si dia langsung terdila-gila
Comment by wawan — June 12, 2007 @ 9:48 am
Apa ada ciri-ciri orang yang mempunyai kekuatan supranatural? kalau ada apa saja?
Comment by Ni — July 11, 2007 @ 7:09 am
didunia ini ada 4 unsur elemen, api, air, udara dan tanah. bagaimanakah caranya untuk menembus ruang dan waktu? saya pernah mengalami kejadian waktu kecil, saya berada diruang dan waktu yang membuat saya berada di alam lain dan bertemu dengan orang-orang yang tidak saya kenal. namun setelah sadar saya kembali kepada alam dunia. apa beda antara alam mimpi(tidur)dunia mimpi dengan alam kematian (dunia barzah)?
please infonya…
trus bagaimana kita bisa mengatur alam tidur kita (dunia mimpi)?…
Comment by gunawan sugih mitra — July 20, 2007 @ 8:01 am
bagaimana cara kita untuk melakukan telekinesis ,telepaty ,apakh orang biasa bisa mempelajarinya .
Comment by IIM — September 10, 2007 @ 4:51 pm
apa benar mas kalau manusia bisa mengalahkan jin atau sebangsanya,bukankah kita hidup dialam yang lain bila dibandingkan dengan kehidupan jin.Kalau jin bisa melihat kehidupan kita tapi apa benar kita juga bisa hidup dan tahu alam jin?Bahkan sampai ada manusia yang bisa memasukkan jin kedalam botol,mohon penjelasannya.Trims
::: melalui kisah Nabi Sulaiman, dan juga dalam banyak berita hadits, pastilah kita bisa melihat alam jin bila kita mempelajari ilmunya. Pertanyaan yang lebih penting, setelah melihat jin, akankah iman dan ibadah kita akan bertambah?
Comment by Hari Djunaedi — September 11, 2007 @ 5:16 pm
Mas, saya suka banget sama Telekinesis. Menurut mas, saya bisa belajar gak sih? klo bisa tolong ajarin saya…
Comment by Tomi — November 19, 2007 @ 4:33 am
Bisa di klik di gantharwa.wordpres.com untuk menggali ilmu kesejatian dari tanah nusantara ini. silahkan…..
Comment by anton l — January 25, 2008 @ 8:11 am
kk, belajar telekinesis gmn sih?? ada yg lwt YM g… kk, add saya y, di shandy.shadow@yahoo.com makasi
Comment by Shandy — January 25, 2008 @ 10:22 am
hallo, aku pinjam tempat nih. Aku mau jawab komentar A.Purnomo yang mempertanyakan tentang santet, kenapa jika kita jago santet kok dijajag sampai 3,5 abad.
jawabnya gampang bung. Untuk nyantet itu kan harus tahu nama enamknya, weton (hari kelahiran berdasarkan kalender Jawa), misalnya, jumat wage, senin pahing, dll. Jika dulu mbah-mbah kita ndak bisa nyantet blanda, jepang itu karena tidak tahu wetonnya. Lha gimana… wong di belanda dan jepang sana ndak ada itungan seperti di jawa juga ndak tahu nama emaknya. Jadinya ya begini ni…..
Comment by masruri — February 23, 2008 @ 9:07 am
Oh ya, ada yang perlu ditambahkan. informasi disini bagus-bagus. walau belum kenal benar, Bung khairul ini orangnya lembut, lugu, pinter, ndak suka konflik. Dan saking lugunya terkadang kurang jeli dalam menganalisa. Misalnya, tayangan di televisi tentang penangkapan hantu itu ya kurang pas jika anda sebut sebagai kecerdasan supranatural. Menurutku itu adalah “kecerdasan sandiwara”, ha ha . . .
untuk menambah wawasan dari penulis yang berlatarbelakang pelaku lapangan, bung nampaknya perlu membaca buku-buku saya. silakan buka : www.infometafisika.com
Terima kasih.
Masruri
Comment by masruri — February 23, 2008 @ 1:55 pm
Apakah Supranatural itu bisa membuat hidup kita lebih tentram dan nyaman bisa i ya bisa juga tidak, rasa nya kalo kita memiliki kemampuan suprantural tanpa di barengi dengan iman yang kuat hasilnya Nol.Karena ilmu itu sendiri dapat memperbudak kita dan menjadi kan ilmu sebagai tuhan-tuhan kecil dalam hidup kita.Tuhan menciptakan semua nya di bumi untuk manusia, yang aneh nya apa yang di ciptakan untuk manusia itu bisa menjadi tuhan dalam diri manusia tersebut,ini kan aneh nama nya,maka nya disini juga di perlukan ilmu pikir yang positif setelah punya pikir yang postif bertindak lah sesuai dengan ajaran agama ( spiritual ) maka lengkap lah semua bekal kita untuk bisa menjadi manusia yang sempurna dalam segala ilmu dan bidang.Dan semua nya perlu seimbang karena dunia sendiri seimbang dan kalo dunia udah gak seimbang maka kiamat pon dekat lah.Guru ku bicara kepada ku banyak ilmu dan banyak belajar itu melelah kan dan semua nya sia-sia semua itu ibarat seperti menjala angin sia sia diatas segala kesia-sian dan semua kembali kepadaNya jadi lah bijak dalam menjalani hari-hari mu,hiduplah hari ini saja dan sadarlah akan hari ini saja hari esok akan tiba dengan caranya sendiri
Comment by dori girsang — February 26, 2008 @ 8:22 am
banyak oarang yang mengatakan dunia supranatural sangat erat dengan hal yang berbau mistik,saya menyenangi dunia supranatural sejak dari SD banyak hal baru yang saya dapatkan ,oleh karena itu saya ingin berbagi pengalaman gaib saya,bagi yang berminat silahkan hubungi saya di,aryo.tatang@yahoo.co.id
Comment by aryotatang — March 6, 2008 @ 1:04 am
slm knal aja ma mas khairul,
saya mau tanya dg mana caranya, saya bisa melihat atau merasakan yg namanya makhluk ghaib. karna saya sangat tertarik yg namanya ilmu supranatul. thank, , , , , ,
Comment by hery — March 24, 2008 @ 2:08 pm
y tentu saja berbeda
orang yg memilki tenga supranatural malah rata2 banyak sekali yg memilki kecerdasan supranatural g begitu tinggi cz keadaan ini membalik dimana ego n kesombongan justru malah membuat orang tsb terpuruk
Comment by mbah gendeng — June 27, 2008 @ 1:19 pm
apakah ada buku khusus untuk umum yang mempelajari ilmu seperti itu dan apakah tidak berbahaya jika suatu masyarakat awam yang menggunakan ilmu tersebut?
Comment by denis — November 21, 2008 @ 3:42 am
apakah ada ciri-ciri khusus tentang orang yang memiliki tenaga supranatural dan tidak memilikinya?
Comment by denis — November 21, 2008 @ 3:51 am
tolong uraikan mantra uang ghoibnya? akuingin sekali membantu yang miskin
Comment by venjus — November 25, 2008 @ 3:24 am