Konflik Otak

Cobalah menyebutkan warna-warna pada gambar secara cepat. Kesulitan?
Saat melihat warna maka otak kanan yang abstrak dengan segera mengambil peran. Saat itu kita tahu apa warna-warna apa yang ada. Namun saat akan mengucapkan nama warna, otak kiri yang sistematik ganti mengambil peran. Otak kiri ini cenderung membaca tulisan di atas warna. Hasilnya adalah kita kesulitan menyebutkan warna-warna tersebut. Kita tahu warnanya, namun salah mengucapkan namanya.
Ketika kita sadar, dan kemudian berusaha menekan informasi dari kata-kata, barulah kita dapat menyebutkan nama warna dengan benar. Itupun dengan agak susah payah. Sudah dicoba?







OK, Good..! Permainan yg cukup menarik. Ternyata, saya jadi tahu sebegitu “ribet” kebiasaan kita dlm mengolah informasi, sehingga proses kerja yg mustinya sederhana menjadi rumit.
Comment by untung s. drazat — August 6, 2005 @ 4:40 am
ternyata kita harus konsentrasi dan mungkin jika kemampuan otak terus dilatih akan lebih cepat menyebutkan warnanya. saya mau tanya apakah tingkat kecerdasan seseorang yang diberikan oleh Allah itu berbeda - beda ?
>> Saya yakin Tuhan memberikan kita semua perbedaan agar kita saling menolong. Jadi pasti tingkat kecerdasan manusia berbeda-beda. Untungnya tingkat kecerdasan (potensi) tidak selalu sama dengan penggunaan kecerdasan itu sendiri (aktualisasi). Ibaratkan ada semangkuk air, lalu kita masukkan ujung sebuah spon berbentuk segitiga ke dalamnya maka tepi yang kita pilih dari spon tersebut akan mempengaruhi kecepatan penyerapan air. Bila kita pakai ujung lancip dari spon, maka penyerapan akan lambat. Bila kita pakai tepi dasar sisi segitiga, maka penyerapan akan lebih cepat karena permukaan kontak spon dengan air menjadi makin luas.
Demikian pula halnya dengan cara kita menggunakan kecerdasan. Sedikit teknik yang merubah cara kita menggunakan otak dapat meningkatkan kemampuan penggunaan kecerdasan secara luar biasa. Contoh : penggunaan otak kanan sebagai bantuan otak kiri dalam menghitung, dengan visualisasi angka menjadi bentuk gambar ternyata dapat mempercepat proses menghitung. Kecerdasan tetap, tapi cara memakainya beda. Hasil menjadi berbeda. Khairulu
Comment by astria — October 15, 2005 @ 2:30 am
permainan yg hebat. kita harus lebih berkonsentrasi dan tidak berpacu pd keterangan yg diberikan..
Comment by anonymous — August 10, 2007 @ 7:26 am