Meraih Bahagia & Sukses melalui IQ, EQ, SQ, PQ, AQ
bersama SEPIA Institute

Random Image

Siapa TOKOH KARTUN Sepia Modus Anda?
Coba saja fasilitas baru kami SEPIA Modus Online Quick Test!



Kini Anda bisa mendapatkan artikel SEPIA lewat email. Subscribe di menu sebelah kanan. Trims.


Menyeimbangkan Pengembangan Kecerdasan »

May 24, 2005

Selamat Datang

Filed under: Konsep

Salam.

Situs ini adalah media resmi SEPIA Institute yang berisi informasi berguna untuk komunitas SEPIA. Karena kami yakin interaksi itu perlu, maka kami menggunakan fasilitas blog ini untuk menjalin komunikasi, menyampaikan pemikiran baru dan bertukar pikiran.

Motto kami adalah : beramal dengan berbagi

Silahkan memberikan tanggapan, pertanyaan, dan usulan dengan bebas. Lebih penting lagi bila Anda bersedia berbagi pengalaman untuk meningkatkan pemahaman kita tentang SEPIA.

Terimakasih, dan selamat bergabung.

khairulu Silahkan beri komentar ya..., tanya, kritik, atau menambah ...
Komentar Anda akan turut menyempurnakan ilmu kami, dan berharga buat pembaca lainnya. Tks! - khairul -

20 Comments »

    Gravatar Image
  1. Irul, menarik sekali konsep SEPIA ini. bagaimana caranya untuk bisa mengikuti pelatihannya / Saya ini kalau baca saja seringkali merasa sulit mengaplikasikannya, mungkin dengan mengikuti pelatihan akan lebih bisa menerapkan konsep SEPIA ini didalam kehidupan sehari-hari termasuk dalam mendidik anak.
    Trims

    Comment by lelita — June 1, 2005 @ 7:44 am

  2. Gravatar Image
  3. Mas Khairul, akar dari SQ-EQ-PQ-IQ-AQ itu apa ya? Apa Sepia Institute ingin menambah Q-Q lainnya, atau tertarik men-sintesis-kan kelimanya? SQ-EQ-PQ-IQ-AQ, saya pikir masih mengarah ke “teknik” (pada how) belum pada “why”.

    ::: Akarnya adalah dua kelompok kecerdasan yaitu kecerdasan yang berkaitan dengan ‘karakter’ (soft skill) dan dengan ‘kompetensi’ (hard skill). Sekarang saya berfokus membuatnya lebih membumi (how) karena sudah banyak model kecerdasan yang dikembangkan telah menjelasakan ‘why’ nya. Sebagai awal dirumuskan 5 Langkah SEPIA menyempurnakan usaha, dan 5 Langkah SEPIA memilih bahagia sebagai model penjabaran teknisnya. :) khairul

    Comment by Ahmad Thoha Faz — December 22, 2005 @ 3:51 pm

  4. Gravatar Image
  5. Bagaimana cara mendapatkan buku SEPIA? Apakah buku itu dijual bebas?

    ::: salam Rika. bukunya dijual di Gramedia klasifikasi Psikologi. Atau bisa pesan lewat sms (lihat link kanan atas bergambar buku). tks ya.

    Comment by rika — May 20, 2006 @ 7:16 am

  6. Gravatar Image
  7. mas khaerul

    Comment by dani — May 29, 2006 @ 6:47 am

  8. Gravatar Image
  9. Assalamualikum WW.

    Mas Khairul, saya punya saran bagaimana kalau artikel di blog ini dibuat menjadi ebook dan dibuatkan link utk downloadnya berupa file pdf agar bagi pemula mudah untuk membacanya dan bisa dengan cepat diaplikasikan ke kehidupan sehari-hari.

    Wassalamualikum WW.

    Comment by Arif Prasetyo — September 6, 2006 @ 4:21 am

  10. Gravatar Image
  11. baik, saran mas Arif saya pertimbangkan

    Comment by khairulu — September 6, 2006 @ 7:24 am

  12. Gravatar Image
  13. mas khairul, apakah konsep semua aspek tsb (sepia) harus imbang dalam diri seseorang ? bagaimana dngan pemetaan yg dilakukan disebuah instansi pemerintahan misalnya, terhadap IQ, PQ, AQ, SQ, EQ ? manakah yang harus menonjol ..?

    Comment by dejade — October 31, 2006 @ 4:54 am

  14. Gravatar Image
  15. Mas Khairul, yang dimaksud seimbang di sini apakah penjumlahan dari hasil tes sepia modus sesuai unsur sepia sun tsb?bagaimana dengan besar nilainya, pengaruh gak??

    Comment by hok gie — November 8, 2006 @ 1:09 am

  16. Gravatar Image
  17. this is a great web

    Comment by suwandi — December 14, 2006 @ 5:32 am

  18. Gravatar Image
  19. Assalamu’alaykum,
    Wah, seneng banget soalnya di sini ada test yang simple tapi ngena banget!
    Cuman saya masih bingung dengan hasil test saya yang relatif kecil variansinya =D
    SQ: 31, EQ: 31, PQ: 30, IQ: 38, AQ: 31
    Maksudnya gimana ya?
    Mohon bantuan analisisnya..
    terima kasih banyak

    Comment by isti — January 28, 2007 @ 11:42 am

  20. Gravatar Image
  21. halo salam kenal

    Comment by Panca — March 4, 2007 @ 11:04 am

  22. Gravatar Image
  23. Assalamkm wrwb

    Sangat tidak adil (tidak tahu diri) jika saya cuma membaca dan menimba pengetahuan konsep SEPIA tanpa memberikan feedback. Alhamd4JJI, jika saya tidak mengajukan proposal L-RAMP dan mencari info orang-orang dibalik L-RAMP Indonesia, saya mungkin tidak menemukan artikel SEPIA (Mohon bantuannya ya mas). Saya pun punya moto hidup, “dengan berbagi kita akan semakin kaya”. Perkenankan saya menyampaikan beberapa komentar.
    

    1.Pertama kali saya membaca SEPIA, benak langsung mengasumsikan dengan salah satu lagu Sheila On 7. Sehingga, sedikit banyak ada asumsi tentang perselingkuhan dan semacamnya. Ternyata setelah saya baca, jauh banget. Bahkan teman saya yang mengintip saya ketika menulis tanggapan ini, mengatakan”ngapain mempelajari ilmu cewek?”. Bagi dia, SEPIA identik banget dengan wanita. Mau tanya, apakah pemberian nama SEPIA sedikit terpengaruh judul lagu tersebut?
    2. Apakah urutan S-E-P-I-A mempunyai makna tertentu. Misal, yang pertama paling penting, mempunyai dampak terbesar thp kecerdasan lain. Atau, semuanya mempunyai peran setara, cuma pengurutan, enak dibaca dan mudah diingat ?
    3.Ketika saya pertama membaca judul S-E-I-A, saya langsung bisa menebak apa maksudnya. Tapi untuk kecerdasan P, baru pertama saya baca. Kalau saya, Kecerdasan P / Kekuatan lebih cenderung kepada kecerdasan manajerial /organisasi. Ini sangat sesuai dengan definisi yang diberikan bapak Khairul dkk. Tapi kalau diganti, nanti nama SEPIA berubah dong jadi SEMIA … hehehe
    4.Setahu saya, konsep kecerdasan diluar IQ sudah dipelajari dan dikembangkan sejak lama. Dimulai dari EQ lalu diteruskan dengan SQ. Yang saya sesalkan, meskipun konsep kemanunggalan konsep IQ sudah usang, sistem pendidikan bangsa kita, Indonesia masih 99% menjadikan ketinggian IQ sebagai goal. Sepertinya, hasil kajian dan penemuan kecerdasan ini cuma beredar di buku dan seminar. Kalaupun ada pelatihan sosialisasi kepada guru, pengajar atau dosen, ketika kembali ke kampus, paradigma kemanunggalan IQ masih terus dipakai.
    5.Saya membaca puluhan (mungkin hingga ratusan) artikel tentang kebahagiaan. Aneh ya, semakin majunya jaman, semakin mudah terpenuhi kebutuhan materi manusia tetapi makna kebahagiaan kian mengering. Seingat saya, ketika jamannya Rosul, jarang sekali sahabat menanyakan hirarki ”kebahagiaan”. Menurut saya, banyak orang dijaman ini salah mengartikan kebahagiaan. Pemuda mengartikan bahagia dengan mempunyai cewek cantik. Bangga dibawa kemana-mana dan enak untuk dicicipi. Begitu juga cewek. Ibu-ibu senang punya menantu kaya tanpa harus mengetahui darimana sumber kekayaan itu. Pada umumnya, orang berasumsi kebahagiaan dapat dicapai dengan mempunyai materi dan harta sebanyak-banyaknya. Orang berpikir dengan menjadi kaya, kebahagiaan datang dengan sendirinya karena semua keinginan dan kebutuhan mampu dibeli. Tadi pagi saya membaca di Jawa Pos, Ical (AB) menghindar ketika berusaha ditemui warga korban Lapindo. Bagi saya, untuk apa mempunyai kekayaan hingga T tapi takut menemui orang dan dilaknati ribuan orang kota Porong. Di doakan jelek oleh orang terdzalimi 1 orang saja takut (habis, doanya mereka makbul sih), apalagi dimusuhi orang 1 kota.
    6.Hingga kini saya belum pernah menemui konsep kecerdasan kesehatan (Healhty Intelligence). Kita sering lupa, bagaimana pun hebatnya manusia, kalau sudah sakit, semua sirna. Seperti sekarang, penyanyi senior Indonesia, Chrisye sakit. Hampir seluruh kekayaan yang dikumpulkan semenjak awal karir hingga sekarang ludes untuk biaya pengobatan. Itupun, belum menjamin sembuh dari sakitnya. Seperti juga Lemelson, yang mempunyai kekayaan dan kecerdasan lain, harus menerima dipanggil sang kuasa akibat penyakit Kangker. Disis lain, ketika ingat sensei-sensei beladiri yang berumur 70 tahun (misal guru besar Aikido di Jepang) bahkan lebih, stamina masih terjaga dengan baik. Mampu lari kiloan meter dan mengalahkan pendekar-pendekar muda. Rosul sendiri melakukan olahraga untuk menjaga stamina yaitu olahraga gulat. Juga menganjurkan umatnya untuk menguasai berkuda, panah dan renang. Saya berkeinginan suatu saat nanti meneliti dan menulis kecerdasan kesehatan … jika tidak orang yang menulis tentang ini, insya 4JJI.
    Kecerdasan Kesehatan dimulai dari jenis makanan, pola makan, olahraga dll. Bahkan puasa adalah salah satu trik menjaga kesehatan karena telah terbukti secara klinis. Bagaimana jika mas Khairul dkk juga membahas kecerdasan kesehatan ini sehingga menjadi S-E-P-I-A-H?, tertarik?

    Comment by A. Purnomo — March 9, 2007 @ 10:46 pm

  24. Gravatar Image
  25. Saya berharap suatu saat anda bersedia membahas masalah “home schooling”. Karena fenomena ini cukup unik. Apalagi selama ini sekolah formal sudah membudaya sejak kita kecil.

    Comment by firmana — May 9, 2007 @ 6:30 pm

  26. Gravatar Image
  27. sayang skali q br tw test ky gni skr….
    mo nanya ne… hsil testQ yg dominan adl gian (45) poin laenya:suneo (40) truz sizuka (30) biz tu nobita (29) n the last doraemon (21)
    Hh…. berarti aq ga cerdas2 bgt dunk?? tapi mang sesuai se hasilnya…. bahkan sblm ngerjain pun aq mnduga figurQ bkalan gian.

    truz boleh mnta solusi ga?
    kl tnyata hasil testQ spt diatas,n skr aq tlnjur terjun ke dunia yg mnuntutQ harus cerdas, solutif, truz penuh strategi gmn??

    Comment by phia — November 17, 2007 @ 3:07 am

  28. Gravatar Image
  29. bagaimana caranya sy mendptkan artikel2 dari sepiasun lgsng ke email sy setiap harinya???

    Comment by yecceng — December 7, 2007 @ 3:47 am

  30. Gravatar Image
  31. Apa kabar Mas Khairul,….

    Wah rindu sekali nih ,…saya mohon maaf sekali ,…belum bisa mewujudkan cita-cita untuk menghadirkan Mas Khairul ke Tegal ,…luar biasa Mas karya dari orang yang tulus mampu menembus hati-hati pembaca ,..dan itu kata para salafus shalih ,..apa yang datang dari hati maka akan sampai ke hati ,…Ada satu pertanyaan…Mas bagaimana pendapat tentang buku
    Quantum Ikhlas dan pelatihannya…?

    Wasalamualaikum Wr Wb
    Rachmat R - Tegal

    Comment by Rachmat — September 6, 2008 @ 7:30 am

  32. Gravatar Image
  33. mas khairul download gratis ko ga bisa di unduh ya? padahal aku mau ngarsip, aku berencana nanti kalau anak ku lahir mau tak didik cerdas sepia. tolong dong kemana aku harus ngambil artikel dari jaman dulu samoai sekarang.
    thx

    Comment by Moh Nurohman — September 11, 2008 @ 1:24 pm

  34. Gravatar Image
  35. salam. (16) Mas Rachmat, alhamdulillah kita bisa terus silaturrahmi. Tentang Quantum Ikhlas saya belum mempelajarinya dengan mendalam. Sempat membacanya sekilas, menurut saya insya Allah isinya baik sekali. Ikhlas sebenarnya adalah wujud pengakuan atas ketidakberdayaan makhluk dan keMahaKuasaan Allah. Artinya, yang bisa kita usahakan itu hanya ikhtiarnya, seperti seorang ibu yang merawat kandungannya tanpa bisa menentukan seperti apa bayinya kelak. Jadi tentang pelatihan Quantum Ikhlas menurut saya akan memberikan hasil yang baik. (17) Mas Nur, saya hutang banyak nih kepada Anda. :) selain rangkuman referal SEPIA juga dokumentasi situs ini untuk diunduh. Saya merencanakannya pada bulan Desember, saat kewajiban-kewajiban tugas dari kantor sudah berkurang. Insya Allah materi situs ini akan disiapkan kembali utk bisa di download. Terimakasih mas Nur telah mengingatkan. Terimakasih juga untuk masukan dan komentar dari teman-teman semua. Jazakallahu khoiron katsir.

    Comment by khairulu — September 14, 2008 @ 12:28 am

  36. Gravatar Image
  37. saya ingin tukar link dg anda

    Comment by daywalker — October 21, 2008 @ 5:05 pm

  38. Gravatar Image
  39. mau download artikelnya gimana yach…

    Comment by ary — November 12, 2008 @ 9:13 am

Leave a comment



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.


Artikel lama, dipilih random, yang mungkin bermanfaat bagi Anda.
http://sepia.blogsome.com/2009/11/27//





Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here