Meraih Bahagia & Sukses melalui IQ, EQ, SQ, PQ, AQ
bersama SEPIA Institute

Random Image

Siapa TOKOH KARTUN Sepia Modus Anda?
Coba saja fasilitas baru kami SEPIA Modus Online Quick Test!



Kini Anda bisa mendapatkan artikel SEPIA lewat email. Subscribe di menu sebelah kanan. Trims.



November 23, 2009

Fokus (bagian 2) : dimanakah fokus diarahkan?

Orang yang fokus ternyata sering ‘tidak beruntung’. Hehe, benar, terlalu fokus menyebabkan kita tidak beruntung. Sebuah penelitian oleh Wiseman menunjukkan bahwa orang yang terlalu fokus seringkali justru luput dari peluang-peluang yang melintas di depannya. Orang yang gagal menunjukkan ciri sikap yang kaku dan tegang, sehingga perhatiannya hanya terpusat pada fokusnya. Sebaliknya orang yang beruntung, dalam penelitian Wiseman yang ditulis di buku Luck Factor, menunjukkan fleksibilitas dalam memindahkan fokusnya. (more…)


November 16, 2009

Fokus (bagian 1) : menjadi alami

“Sepertinya susah kalau memulai bisnis setelah berkeluarga,” komentar seorang teman saya.

“Selain perhatiannya banyak terpecah, juga kita jadi keluar dari zona nyaman,” katanya melanjutkan.

Memang demikian pula yang saya rasakan. Perhatian kita yang sudah berkeluarga akan terpecah dengan banyak urusan, mulai dari masalah mainan anak, anak sekolah, kesehatan, rumah, persoalan keluarga besar, hingga urusan karir dari pekerjaan yang sudah kita geluti. Masuk ke dunia bisnis tentu saja menambah kerumitan. Padahal kita menginginkan kenyamanan dan kebahagiaan. (more…)


August 2, 2009

Libur

Saat musim liburan justru keluarga saya tidak berlibur. Maksudnya, kami menghindari tempat-tempat untuk berlibur, misalnya Dunia Fantasi atau Kebun Binatang. Itu karena dulu kami pernah berlibur saat musim liburan, dan hasilnya adalah capek di jalan serta capek antri. Di DuFan Ancol, kami mengantri satu jam hanya untuk bisa naik mainan Bianglala. Liburannya tidak menghibur. Sejak saat itu kami sekeluarga berlibur saat orang lain tidak berlibur. Biasanya hari Selasa atau Rabu. Ada keuntungannya, sepi suasananya, jadi kami bisa melenggang santai. Ada kerugiannya, tidak semua fasilitas hiburan dinyalakan.

Musim liburan kemarin saya melanggar prinsip tersebut, walaupun istri sudah mengingatkan. Hari Minggu di bulan Juli, saat musim libur sekolah, kami mencoba ke taman buah Mekarsari di Bogor. Hasilnya? Kecewa. Untuk naik kereta antriannya sangat panjang. Batal, padahal sudah beli tiket. Anak mau pipis pun, antri di WC penuh. Padahal kami datang sudah hampir jam 3 sore, waktu yang kami perkirakan taman buah tersebut sudah mulai sepi. Sekali lagi, karena pengalaman buruk tersebut, kami menjadi semakin malas berlibur saat musim liburan. Kapok.

Kalau Anda di Bandung, saat hari libur Sabtu dan Minggu adalah saat yang tepat untuk… tetap di rumah! Itu karena jalanan di Bandung menjadi padat akibat tamu dari luar kota, terutama Jakarta.

Jadi apa itu libur? (more…)


June 13, 2009

Survival of the Fittest

Anda kurang tampan? Kurang tinggi? Kerempeng? Kegemukan? Bodo matematika? Kabar bagus buat Anda. Semua itu tidak terlalu penting di masa sekarang. Pilihan bentuk pekerjaan semakin banyak.

Tukul Arowana beruntung memiliki wajah tidak tampan (itu menurut dia sendiri loh). Karena justru wajahnya itulah daya tarik kelucuannya. Dalam sejarah kelucuan, jarang komedian yang berwajah setampan Tom Cruise. Ketampanan tidak memancing tawa. Ketidaktampanan bisa menarik tawa. Tidak tampan jadi peluang. Kata Tukul, “Wajah desa, rejeki kota.”

Mamalia beruntung karena fisiknya yang kecil, karena itu makannya juga sedikit, membuatnya bertahan dari kepunahan masa dinosaurus. Orang Indonesia beruntung karena kulitnya yang coklat membuat resiko kanker kulit menurun walau terpapar banyak sinar matahari katulistiwa. (more…)


June 8, 2009

Yang kecil, yang menentukan

“Saya mau pilih Prabowo,” kata Pandu. “Kenapa?” tanya saya. “Karena masih muda,” jawabnya pendek.

Iklan Gerindra memang ciamik, menarik. Prabowo tampak masih muda. “Prabowo tuh sudah tua juga, Ndu,” kata saya, mengingatkan bahwa usia Prabowo tidak jauh beda dengan SBY. “Yang penting coba sesuatu yang baru,” Pandu berkilah.

Saya juga, sebenarnya ingin calon presiden yang masih muda. Empat puluh tahunan gitu, seperti presiden Amerika. Tapi di sini masih jauh. Semua calonnya sudah udzur. Yang tua yang bicara.

Istri saya beda lagi. (more…)


June 3, 2009

Menang tapi kalah

RS Omni menang mutlak, sekaligus kalah mutlak.

RS Omni Internasional di Tangerang menggugat mantan pasiennya melalui pengadilan resmi, dan menang. Akibatnya, Prita Mulyasari yang menuliskan keluhannya lewat milis di internet, dijebloskan ke penjara. Masyarakat luas balik mengadili. RS Omni kalah telak dalam pengadilan masyarakat.

Rabu, pagi ini saya membaca tulisan tentang kasus Prita di halaman muka koran Kompas. Dengan oplah sirkulasi Kompas yang mencapai sekitar 700 ribu, kekalahan RS Omni pun mencapai puncaknya. Sekarang tidak hanya masyarakat internet yang mengetahui kasus Prita, masyarakat non-internet pun akan terkejut membaca kasus ini. Mengeluhkan layanan rumah sakit berdampak dipenjara. Lengkaplah sudah kekalahan RS Omni. (more…)


Artikel lama, dipilih random, yang mungkin bermanfaat bagi Anda.
http://sepia.blogsome.com/2006/11/30/jatuh-cinta-lagi-dan-antinya/


Next Page »


Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here